Puji Tuhan !!! Kota Kristen Berhasil Direbut dari ISIS, Seluruh Lonceng Gereja Dibunyikan

Kota Kristen Berhasil Direbut dari ISIS, Seluruh Lonceng Gereja Dibunyikan
 Lonceng Gereja kota Bartella di Irak berdentang setelah dibebaskan dari ISIS.

Buku-buku musik pujian berserakan di lantai. Bangku-bangku bergulingan. ISIS mungkin memang telah menghancurkan Gereja Ortodoks Suriah Mart Shmony. Namun, penduduknya yang telah mengungsi dari kota mayoritas Kristen, Bartella akan mengingat hal bersejarah tentang okupasi ini.

Bartella telah diduduki kaum Assyria semenjak Abad ke-1, kota itu menjadi kota Kristen tertua di dunia. Bartella merupakan rumah bagi 15.000 penduduk hingga musim panas 2014. Kala itu, kelompok teroris ISIS menyerang wilayah utara Irak.

Dikutip dari Telegraph, Minggu (23/10/2016), pasukan elit Irak, Golden Division berjuang mati-matian untuk merebut kota itu dari tangan ISIS. Dan pada hari Sabtu 22 Oktober 2016, mereka berhasil membebaskan kota itu. Lonceng gereja pun berdentang kencang di seluruh kota untuk pertama kalinya selama 2 tahun membisu.


Bagi umat Kristen Bartella, berdirinya gereja mereka merupakan keajaiban. Mereka berharap tempat itu akan menjadi pusat komunitas di masa akan datang.


"Kami merasakan sesuatu yang tidak bisa Anda jelaskan, betapa bahagianya kami. Kami sekarang kembali ke rumah di tanah nenek moyang kami, gereja kami, dan warisan kami," kata seorang warga kristen Hussam Matteh, matanya merah berbingkai air mata, seperti dilansir Financial Times, Minggu (23/10/2016).

Jalan di barat menuju Bartella, hanya 9 mil dari Mosul, dipenuhi oleh bekas-bekas peperangan antara ISIS dan tentara Irak, seperti bom yang belum meledak, serta pecahan mortir. Tiap rumah di sepanjang jalan itu terdapat bekas cat bertuliskan, "milik ISIS", atau "milik Muslim Sunni", atau "Nursairi" sebutan Kristen dalam bahasa Arab.

Para pejuang, yang telah bersumpah untuk bertahan dan membebaskan daerah itu dari cengkeraman tangan ISIS, segera beribadah di depan altar yang berbekas menghitam oleh ledakan. Mereka membersihkan debu sebelum duduk di bangku-bangku. Lembar-lembar halaman naskah kuno berserakan di lantai.

"Kami adalah pahlawan Golden Division, kami tak akan berhenti hingga mencapai Mosul," demikian teriakan para tentara Irak.

Pertempuran untuk membebaskan kota kedua Irak, Mosul, masih berlangsung. Pasukan Irak kini maju ke dataran Nineveh, salah satu wilayah Kristen yang paling kuno di dunia. Diketahui kekuatan ISIS semakin melemah dan diperkirakan tak lama lagi kota Mosul akan dibebaskan.

sumber : liputan6.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pemerintah Sudan Tangkap 6 Orang Kristen dan Ancam Bongkar Gereja

sumber : www1.cbn.com

Enam orang Kristen Sudan ditangkap setelah dilaporkan menolak menyerahkan sebuah sekolah Kristen kepada pemerintah. Tiga di antaranya diketahui adalah pendeta yang berasal dari sebuah gereja Injili yang berlokasi sekitar 125 mil dari ibukota Sudan, Khartoum.

"Mereka sudah dibebaskan dengan jaminan pada hari yang sama," ujar seorang sumber kepada Open Doors, sebuah kelompok Kristen yang memonitor kebebasan beragama di seluruh dunia seperti dikutip cbn.com, Kamis (13/10). "Hal ini tidak jelas apakah pemeriksaan hukum lebih lanjut telah direncanakan."

Sementara itu, pemerintah Sudan menyatakan sudah memperingatkan lima gereja untuk melakukan pembongkaran, mengingat tanah gereja berada di tanah berstatus "ditetapkan untuk investasi."

Sudan diketahui merupakan negara Islam. Umat Kristen, yang jumlahnya hanya kurang dari lima persen dari populasi, kerap mengalami pelecehan dan dianiaya.

Bulan lalu, tiga orang Kristen, dituduh mata-mata oleh pengadilan Sudan dan mengancam keamanan nasional.

Ketiganya kini menunggu persidangan. Jika terbukti bersalah, orang-orang tersebut akan menghadapi hukuman mati.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kepala Patung Bayi Yesus ini Beda Warna dengan Badannya



sumber : bbc.co.uk

Sebuah patung bayi Yesus yang berada di area sebuah Gereja di Timur Kanada telah menarik perhatian setelah menjalani pemugaran yang tidak biasa.

Kepala patung batu putih yang menghilang dari luar Gereja Sainte Anne des Pins di Sudbury tahun lalu tersebut, sekarang telah digantikan oleh seniman lokal – dengan menggunakan tanah liat berwarna oranye terang.



"Ini benar-benar mengejutkan untuk mata karena besarnya kontras dalam warna," ujar Father Gerard Lajeunesse seperti dikutip bbc.com, Kamis (20/10).


Pasca hilangnya kepala karena dirusak orang tidak bertanggung jawab, pihak Gereja telah berjuang untuk menemukan siapa saja yang mau membantu memperbaiki. Adalah seorang seniman perempuan bernama Heather Wise yang menawarkan diri untuk membuat pengganti sementara.

Wise dalam keterangannya kepada Sudbury com awal bulan ini mengatakan bahwa ia berencana untuk mengukir permanen kepala bayi Yesus di tahun depan.

Merespon apa yang disampaikan Wise, Father Lajeunesse menyampaikan terima kasih atas tindakan "yang keluar dari kebaikan hatinya sendiri".

Father Lajeunesse mengungkapan bahwa beberapa umat terkejut atau kecewa dengan penampilan baru patung. Namun, untuk mengganti keseluruhannya dibutuhkan biaya hingga 10.000 dolar Kanada. "Ini adalah percobaan pertama. Ini adalah perjalanan pertama," tuturnya.

Father Lajeunesse berharap setelah semua proses pemugaran total selesai, ini akan menyenangkan semua orang pada akhirnya.


Sumber : bbc.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Datangi Gereja, Walikota Bekasi: Tidak ada Minoritas dan Mayoritas Yang ada Anak Bangsa Indonesia

Di Kota Bekasi, tidak ada minoritas dan mayoritas. Yang ada anak bangsa Indonesia yang hidup berdampingan, saling menghargai dan penuh toleransi. Sebab, Kota Bekasi adalah miniatur Indonesia yang penduduknya beragam suku dan agama serta hidup kekeluargaan. Penegasan itu diungkapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat pengukuhan Majelis Umat Beragama di Aula Kecamatan Pondok Melati, Senin (17/10).

Usai peresmian Majelia Umat yang dihadiri semua perwakilan agama yang ada di Indonesia, Rahmat langsung berkunjung ke beberapa lokasi. Diantaranya ia melihat pekerjaan P3BK di Jatirahayu, dan mengunjungi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Hankam Raya di Jalan Raya Hankam nomor 45, Kecamatan Pondok Melati.


Disambut beberapa pendeta, Wali Kota Bekasi berdialog langsung dengan jamaat GKI tersebut. Ia selaku wali kota mengatakan bahwa selepas pengukuhan Majelis Umat, dirinya ingin mengunjungi GKI Hankam Raya. Dikatakan, sebagai bagian dari pemerintah dirinya wajib mengayomi semua umat beragama, tak terkecuali jemaat GKI. Sebagai kepala saerah dirinya harus tetap berada di tengah-tengah setiap umat beragama.

“Saya semenjak tahun 2010 sudah berkeliling kota Bekasi untuk selalu mengajak masyarakat beragama mejaga sikap toleran, tidak boleh kita mempertentangkan perbedaan agama suku dan ras. Sebagai anak bangsa yang lahir di tanah NKRI ,menjadi kewajiban saya memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bekasi, ” katanya.

Ia menambahkan, “Agama islam juga mengajarkan kepada saya bahwa islam adalah agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia, “jelas Rahmat Effendi.

Ia dan para pemangku jabatan menyempatkan diri berkunjung ke GKI Hankam Raya sebagai bagian dari kewajiaban dirinya selaku kepala daerah dan wali kota semua umat beragama.

Sebelumnya, Rahmat sudah melantik beberapa Majelis Umat di berbagai kecamatan. Diharapkan, setiap kecamatan se Kota Bekasi terbentuk Majelis Umat yang dapat mempererat kebersamaan dan hidup berdampingan sesama masyarakat di Kota Bekasi yang penduduknya sangat hetrogen.

sumber : sindosatu.com

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Defenisi GEREJA, Baca dan Bagikan !!!



Pertanyaan: Apa itu gereja?

Jawaban:Banyak orang yang memandang gereja sebagai gedung. Ini bukanlah pengertian Alkitab mengenai gereja. Kata gereja berasal dari kata bahasa Yunani “Ekklesia” yang didefinisikan sebagai “perkumpulan” atau “orang-orang yang dipanggil keluar.” Akar kata dari ”gereja” bukan berhubungan dengan gedung, namun dengan orang. Adalah ironis bahwa saat Anda bertanya kepada orang mereka pergi ke gereja apa, biasanya mereka akan mengatakan Baptis, Metodis, atau denominasi lainnya. Banyak kali mereka menunjuk pada denominasi atau pada bangunan. Baca Roma 16:5: “Salam juga kepada jemaat di rumah mereka…” Paulus menunjuk pada gereja di rumah mereka, bukan pada gedung gereja, namun kumpulan orang-orang percaya.

Gereja adalah Tubuh Kristus. Efesus 1:22-23 mengatakan, “Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.” Tubuh Kristus terdiri dari semua orang percaya mulai dari saat Pentakosta sampai saat Pengangkatan. Tubuh Kristus terdiri dari dua aspek:


(1) Gereja universal/sedunia yaitu gereja yang terdiri dari semua orang yang memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. 1 Korintus 12:13-14 mengatakan “Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.” Kita melihat bahwa siapapun yang percaya adalah bagian dari tubuh Kristus. Gereja Tuhan yang sebenarnya bukanlah bangunan gereja atau denominasi tertentu. Gereja Tuhan yang universal/sedunia adalah semua orang yang telah menerima keselamatan melalui beriman di dalam Yesus Kristus.

(2) Gereja lokal digambarkan dalam Galatia 1:1-2, “Dari Paulus, seorang rasul, … dan dari semua saudara yang ada bersama-sama dengan aku, kepada jemaat-jemaat di Galatia.” Di sini kita melihat bahwa di propinsi Galatia ada banyak gereja – apa yang kita sebut sebagai gereja lokal. Gereja Baptis, gereja Lutheran, gereja Katolik, dll bukanlah Gereja sebagaimana gereja universal, namun adalah gereja lokal. Gereja universal/sedunia terdiri dari mereka-mereka yang telah percaya pada Yesus untuk keselamatan mereka. Anggota-anggota gereja universal/sedunia ini sepatutnya mencari persekutuan dan pembinaan dalam gereja lokal.

Secara ringkas, gereja bukanlah bangunan atau denominasi. Menurut Alkitab, gereja adalah Tubuh Kristus – setiap mereka yang telah menempatkan iman mereka pada Yesus Kristus untuk keselamatan (Yohanes 3:16; 1 Korintus 12:13). Dalam gereja-gereja lokal terdapat anggota-anggota dari gereja universal/sedunia (Tubuh Kristus).

sumber : http://beritagereja.com/
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja di Spanyol Didenda, Lonceng Terlalu Berisik


Ilustrasi. Gereja “Our Lady of the Assumption Church” di Mostoles, (Foto: catholicherald.co.uk)


MOSTOLES, SATUHARAPAN.COM – Pihak berwenang sebuah kota kecil Spanyol, Mostoles mempertimbangkan mendenda sebuah gereja abad pertengahan, “Our Lady of Assumption Church” sebesar 16.000 euro (lebih kurang Rp 228.841.467) karena dentuman lonceng gereja yang dinilai “terlalu berisik."

Pejabat berwenang dari kota yang terletak di barat laut ibu kota Spanyol, Madrid tersebut mengatakan pada hari Selasa (18/10) bahwa mereka mendapat keluhan dari warga, karena setelah dilakukan pengukuran kebisingan suara oleh teknisi tingkat kebisingan dari dentuman lonceng gereja tersebut sekitar 30 desibel lebih tinggi dari ambang batas normal yakni 55 desibel yang diizinkan oleh peraturan kota.

Para ahli mengatakan percakapan normal menghasilkan 55-60 desibel, sementara sebuah pesawat dalam penerbangan menghasilkan 110-120 desibel.

Pastor paroki Ignacio Torres mengatakan kepada surat kabar setempat “El Pais” bahwa lonceng selalu berdentang dan lonceng-lonceng biasanya hanya dibunyikan pada siang hari dan sebelum Misa pada sore hari. Dia mengatakan tidak tahu bagaimana gereja akan membayar denda jika aturan ditegakkan.

(catholicherald.co.uk)
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Perayaan Natal Nasional 2016 Dilaksanakan di Sumut dan Sulut


Ilustrasi: Suasana Natal Ikatan Keluarga Besar Teon-Nila-Serua (IKB TNS) se-Jabodetabek dan Sukabumi, di Gereja Tiberias, Menteng Prada, Jakarta, Sabtu (30/1). (Foto: Esther Telaumbanua)


JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Plt Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Abdul Rahman Masud dan Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi menyampaikan kepada Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin Perayaan Natal secara Nasional Tahun 2016 akan dipusatkan di di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut) pada 26 Desember 2016, dan perayaan di Tondano, Sulawesi Utara (Sulut) pada 27 Desember.

Mereka menyampaikan kepada Menag di Gedung Kemenag, Jakarta, hari Kamis (20/10) bahwa Presiden Joko Widodo akan menghadiri perayaan Natal tersebut.

Abdul Rahman Masud mengatakan selain menghadiri perayaan Natal, kehadiran Presiden juga dalam rangka kunjungan kerja dan meresmikan Geotermal di Kabupaten Tapanuli Utara dan Pelabuhan di Kota Bitung.

"Rencananya, Presiden akan meresmikan Geotermal pad 26 Desember. Sore atau malamnya, menghadiri Natal di Humbang Hasundutan,” kata Abdul Rahman Masud.

"Pada 27 Desember pagi, Presiden akan bertolak ke Manado, untuk kemudian menghadiri Natal di Tondano-Kabupaten Minahasa,” kata Abdul Rahman Masud.

Kedatangan Abdul Rahman Masud dan Eusabius Binsasi adalah dalam rangka meminta Surat Keputusan Kepanitiaan kepada Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Abdul Rahman Masud surat itu penting sebagai dasar penyiapan beragam kegiatan dan acara agar bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya dan untuk bisa berkoordinasi dengan baik. (kemenag.go.id)
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Mafia Tanah Kuasai Makam Kristen 9 Tahun


Ilsutrasi: Pemakaman Kristen di Lahore, Pakistan. (Foto: washingtonpost.com)

SATUHARAPAN.COM - Sebuah pemakaman Kristen yang dikuasai mafia tanah selama sembilan tahun, akhirnya direbut dan dikembalikan kepada komunitas Kristen. Samual Payara, presiden Yayasan Masa Depan Baik Pakistan menyatakan bahwa mafia tanah telah meratakan tembok pembatas makam dan membangun sebuah gudang penyimpanan di area pemakaman.

Payara juga mengungkapkan bahwa pemakaman yang berhasil direbut itu merupakan makam bersejarah bagi komunitas Kristen. Baba Aslam, pemimpin Majelis E-Aama Pakistan yang menaungi pergerakan umat minoritas di Pakistan sebelumnya menghubungi Samuel Payara mengenai penguasaan ilegal dari mafia tanah terhadap pemakaman Kristen tersebut.

Samuel Payara segera menghubungi otoritas tertinggi di pemerintahan Punjab, dan menjelaskan kepada mereka mengenai situasi yang terjadi. Baik Samual Payara maupun Baba Aslam meminta Koordinator Distrik Lahora dan pejabat Tehsil Municipal di Kota Ravi untuk memperhatikan penguasaan mafia tanah terhadap pemakaman Kristen tersebut.

Pejebat pemerintahan kemudian menyegel gudang penyimpanan itu, dan kemudian mengambil alih pemakaman dari mafia tanah. Pemerintahan juga mengamankan seluruh barang yang ada di dalam gudang.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Punjab, khususnya kepada pemimpin kabinet, Shahbaz Sharif dan jaringan informasinya,” ujar Payara.

Pemerintah juga didorong untuk membangun kembali tembok pembatas makam yang sudah diratakan oleh mafia tanah. Mafia tanah telah membangun pintu masuk tersendiri menuju area pemakaman tersebut, dan membangun gerbang khusus untuk jalur mereka ke area tersebut. Tembok dan gerbang itu juga diminta untuk dipindahkan sehingga fungsi makam dapat kembali seperti semula.

sumber : suaraharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Unik, Bangunan Ini Adalah Kombinasi 3 Rumah Ibadah

Sebuah rumah ibadah dibangun di Berlin, Jerman. Uniknya, satu bangunan itu menjadi rumah ibadah untuk 3 agama sekaligus. (Sumber Davide Abbonacci dan Kuehn Malvezzi via Haaretz)

Liputan6.com, Berlin - Kira-kira satu dekade lalu, gagasan mendirikan bangunan dengan ruang ibadah bagi tiga agama monoteistik tercetus saat berlangsungnya penggalian arkeologi di Fischerinsel, Mitte, bagian selatan kota Berlin.

Pada 2012 digelarlah sebuah kompetisi arsitektur internasional untuk menciptakan sebuah bangunan yang menggabungkan masjid, gereja, dan sinagog. 
Dikutip dari Haaretz pada Jumat (20/5/2016), kompetisi itu dimenangkan oleh kantor arsitek Kuehn Malvezzi -- dimana mereka akan membangun 'House of One' seluas 670 meter persegi pada tahun 2017 mendatang.

'House of One' akan menjadi sebuah bangunan yang untuk pertama kalinya memiliki tiga ruang ibadah bagi tiga agama.

Jumlah warga Yahudi di Berlin memang sedikit dibandingkan dengan warga Kristen ataupun Muslim. Namun demikian setiap agama akan diberi jatah ruang ibadah dengan luas yang sama walaupun dengan rancangan yang berbeda.

Setiap ruang ibadah memiliki tinggi sekitar 32 meter. Tampilan luar bangunan ini akan didesain sederhana, menonjolkan susunan batu bata polos dan tidak akan menampilkan simbol agama tertentu.

Pendanaan proyek ini didapat melalui sumbangan. Sejauh ini, dana yang sudah terkumpul sekitar 1 juta euro atau setara dengan Rp 1 miliar.

Salah satu pimpinan proyek ini, Rabbi Tovia Ben Chorin mengatakan, bangunan ini menjadi tantangan bukan hanya bagi warga Berlin, tapi bagi setiap orang yang tertarik pada dialog antar agama.

Ketika ditanya mengapa didirikan di Berlin, ia menjawab melalui situsnya.

"Sebagai seorang Yahudi, kota ini adalah 'Kota Penuh Luka' sekaligus 'Kota Mujizat'. Di sinilah dirancang pemusnahan sistematik atas kami. Dan dari kota ini jugalah muncul jawaban…karena kota ini merupakan kota multi budaya, gagasan ini akan menyebar ke negara-negara lain di seluruh dunia," ujar pria itu.

Salah seorang pimpinan proyek lainnya Imam Kadir Sanci, juga sangat senang dengan kehadiran proyek ini

"Proyek ini adalah tanda, suatu pertanda kepada dunia bahwa mayoritas Muslim cinta damai dan bukan kekerasan. Tempat ini juga akan menjadi tempat di mana budaya-budaya yang berbeda dapat saling belajar," imbuhnya.

Situs Dengan Riwayat Panjang

Seorang rekanan di Kuehn Malvezzi, Arsitek Wilfried Kuehn mengatakan kepada Haaretz bahwa proses penelitian House of One bersifat multidisiplin dan terus berlangsung.


Sebuah rumah ibadah dibangun di Berlin, Jerman. Uniknya, satu bangunan itu menjadi rumah ibadah untuk 3 agama sekaligus. (Sumber Davide Abbonacci dan Kuehn Malvezzi via Haaretz)

Tahap pertama adalah mempelajari situs itu dan riwayatnya. Proyek ini dibangun di atas puing-puing salah satu gereja tertua di Berlin, yaitu Petrikirche. Temuan sejumlah situs arkeologi di tempat itu nantinya akan dipamerkan.

Salah satu tembok akan dibangun di atas pondasi yang dulunya adalah tembok gereja bergaya neo-Gothic yang dibangun pada 1853 itu.

Tahap ke dua penelitian mencakup pembelajaran mengenai rancangan mesjid, gereja, dan sinagog.

"Kami tertarik dengan ruang ibadah yang tidak memiliki desain tematik karena satu dan lain hal mengalami transformasi untuk keperluan keimanan yang berbeda, misalnya Hagia Sophia di Istanbul atau Mezquita-Cattedral di Cordoba," kata Kuehn.

Dulunya Hagia Sophia adalah sebuah gereja yang kemudian diubah menjadi mesjid, sedangkan hal sebaliknya terjadi pada katedral di Cordoba, Spanyol, itu.

Perbedaan mencolok antara bagian dalam dan luar gedung memang disengaja.

"Setiap agama memiliki ruang suci mereka masing-masing untuk dipergunakan sebagai ruang ibadah yang semuanya terletak di tingkat yang sama -- mengelilingi ruang tengah yang merupakan tempat bergaul dan menjadi rumah belajar. Dengan demikian, bangunan ini dapat menyatukan ketiga agama ini -- intim sekaligus asing pada saat yang bersamaan. Bisa dibilang ruang tengah berkubah itu berperan mirip seperti kota," ujar Kuehn.

Para arsitek itu memutuskan tidak membangun menara mesjid ataupun gereja, karena "melakukan komunikasi dari dalam House of One ke dunia luar menggunakan menara-menara itu tidak memberikan kisah yang tepat. Bagi kami, penting agar House of One hadir di kota ini sebagai kesatuan yang berbeda daripada lingkungan sekitarnya," tegasnya

Kuehn mengatakan, meski terdapat tiga agama Ibrahim di Jerman, namun interaksi ketiganya sangat kecil.

"Karena hanya ada sedikit rumah ibadah bersama di muka publik. Agama, iman, dan teologi adalah topik-topik yang mulai memainkan peran penting dalam produksi artistik, dalam debat-debat serius atau pameran-pameran lembaga budaya utama," imbuhnya.

sumber : liputan6.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Manado Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Natal Nasional 2016

sumber : istimewa | jawaban.com

Kota Manado Sulawesi Utara menyatakan diri siap untuk menjadi tuan rumah Perayaan Natal Nasional 2016. Hal itu disampaikan Bupati Minahasa Jantje Sajow usai menyambut kunjungan survey lokasi perayaan yang dilakukan oleh Tim Kreatif Presiden Joko Widodo, di Kompleks Stadion Maesa Tondano, Kamis (13/10).

Tempat pelaksanaanya sendiri masih belum ditentukan, akan tetapi Stadion Maesa Tondano masuk dalam proyeksi sebagai satu di antara lokasi yang kemungkinan besar menjadi tempat pelaksanaan. Jantje menyatakan bahwa jika penunjukan Natal Nasional itu resmi dilakukan di Manado, tentu saja pihaknya akan sangat bersyukur dan sangat siap serta menerima dengan senang hati.

“Memang lokasi pelaksanaan Natal Nasional 2016 sementara disurvei, dan Minahasa satu di antaranya, kita berdoa saja supaya bisa tepilih karena hal itu bergantung pada keputusan pusat,” kata Jantje, seperti dirilis Tribunnews, Kamis (13/10/2016).

Jantje menambahkan, stadion Maesa sangat berpeluang lantaran fasilitasnya sudah sangat mumpuni, sebab stadion ini mampu menampung lebih dari 30.000 orang bila digunakan dari tribun hingga lapangan, juga sudah sering dugunakan untuk iven-iven besar yang menghadirkan banyak orang, juga area parkir di seputaran stadion sangat luas dan mampu menampung ribuan kendaraan.

sumber : tribunnews
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Daerah di Tapanuli Tidak Kompak, Natal Nasional Pindah ke Manado



Sumber : Istimewa | Jawaban.com

Perayaan Natal Nasional yang sedianya akan dilaksanakan di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli, Sumatera Utara dilaporkan akan dipindah ke Manado, Sulawesi Utara. Penyebab pemindahan ini dinilai karena adanya “rebutan” diantara daerah-daerah di Tapanuli untuk menyelenggarakan Natal terbesar se-Nasional itu.

Hal ini disebutkan oleh Asisten I Pemerintahan Pemkab Humbahas Toni Sihombing. “Tapi sangat disayangkan, dan ini kemungkinan karena adanya sikap tarik-menarik antar kabupaten yang ada di pinggiran Danau Toba,agar menjadi tuan rumah Natal nasional,"ujarnya diruang kerjanya, Kamis (13/10).
Toni Sihombing menjelaskan juga bahwa meskipun Natal Nasional ini dipindahkan akan tetapi acara Natal didaerah itu akan tetap dilaksanakan dengan tajuk “Perayaan Toba Lake Christmas Concert”. ”Kita tetap mengucapkan terima kasih Kepada pemerintah pusat, sebab masih memperhitungkan wilayah Tapanuli secara khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai lokasi kegiatan Toba Like Chrismat Concert pada 16-18 Desember nanti.

Sikap tarik-menarik itu juga terlihat dari pernyataan Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tapanuli Utara Irwan Hutabarat yang mengatakan bahwa Pemkab Tapanuli Utara juga membuat permohonan kepada Presiden agar Natal Nasional diadakan di Kabupaten Tapanuli Utara. "Alasannya, Kantor Pusat HKBP adanya di Tapanuli Utara,dan bahkan bukan cuma Kabupaten Tapanuli Utara saja yang membuat permohonan, yang lain juga membuat,"ungkapnya.

Terakhir, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyatakan kekecewaannya atas pemindahan tersebut. Namun dirinya tetap menghormati keputusan Pemerintah. Saya tetap menghormati keputusan pemerintah. Kami sudah berusaha sangat maksimal agar Tanah Batak menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Tetapi belum waktunya, saya yakin akan tiba waktu yang terbaik untuk kita," tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah menetapkan Doloksanggul sebagai daerah untuk perayaan Natal Nasional, yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama H. Lukman Hakim Syaifuddin nomor 498 tahun 2016 tanggal 31 Agustus 2016. Dalam SK ini, Menteri Agama menunjuk Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita selaku ketua umum panitia Natal Nasional dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dumoly Freddy Pardede sebagai ketua pelaksana.

sumber : pelitabatak.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Puji Tuhan! Raja Muslim Ini Sumbang Lahan Untuk Bangun Gereja



sumber : gettyimages.com


Hamad bin Isa al Khalifa, yang merupakan raja negara Bahrain menyumbangkan sebidang tanah untuk pembangunan gereja Koptik ke-2 di ibu kota Manama, Bahrain. Hal ini disampaikan oleh Imam Koptik Ortodoks Royce George, yang menghadiri pelayanan pastoral di Bahrain.

Gedung gereja Koptik ini akan menjadi tempat ibadah bagi sebanyak 1500 keluarga Koptik yang tinggal di Bahrain dan Arab Saudi. Sumbangan itu, katanya, merupakan realisasi dari ucapan Raja Hamad saat bertemu dengan Imam Royce di Mesir pada April 2016 silam. Sumbangan itu juga diakui sebagai dukungan untuk menciptakan ‘toleransi beragama’ yang semakin baik di Bahrain.

Tindakan menyumbangkan tanah ini bukan kali pertamanya dilakukan Raja Bahrain berkeyakinan Islam Sunni ini. Pada tahun 2013 lalu, dia juga telah menyumbangkan tanah seluas 9000 meter persegi untuk pembangunan Gereja Katolik di Kotamadya Awali. Gereja Katolik yang dibangun pada tahun 2014 ini kemudian menjadi Katedral Katolik untuk kerajaan yang didedikasikan kepada istri raja Arabia.

Kendati begitu, tindakan kemurahan yang dilakukan Raja Hamad ini tetap dikritisi berbagai organisasi internasional. Mereka menuduh raja telah bertindak diskriminatif terhadap kaum mayoritas Syiah Bahrain.

Namun hingga berita ini diturunkan, tuduhan tersebut belum diketahui kebenarannya. Raja bahkan tidak memberikan klarifikasi terkait hal itu.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pendeta Minta Hakim Beri Hukuman Ringan bagi Pengacara Saiful Jamil


sumber : martynballestero.com

Pada sidang lanjutan kasus suap panitera dan hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/10), tim kuasa hukum dari BRK, salah seorang terdakwa, menghadirkan pendeta sebagai saksi meringankan.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Baslin Sinaga, Pendeta Marten Manulangi, memohon agar pengacara dari Saiful Jamil tersebut dihukum seringan-ringannya.

“agar dia dapat cepat bergabung kembali bersama jemaat Gereja yang lain," kata Marten.

Di gereja yang ia gembalai, Gereja Toraja di Kelapa Gading Jakarta, sambung Marten, BRK merupakan pengurus dan pemimpin kelompok jemaat wanita. Di mata jemaat, terdakwa adalah seorang yang tidak memiliki catatan buruk.

Oleh karena itu, tandas Marten, Jemaat Gereja Toraja di Kelapa Gading Jakarta begitu kaget ketika mengetahui BRK tersangkut kasus hukum.

Dalam Operasi Tangkap Tangan pada medio Juni 2016 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua pengacara Saiful Jamil yang diduga memberikan uang suap kepada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Satu diantara pengacara yang dibekuk adalah BRK.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

KPU Larang Calon Gubernur DKI Kampanye di Rumah Ibadah



sumber : www.merdeka.com

Masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta akan segera berlangsung sejak 28 Oktober 2016 mendatang. Untuk menjamin keamanan berlangsungnya kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan pasangan calon untuk tidak melanggar aturan-aturan kampanye yang sudah ditetapkan.

Komisaris KPU DKI Bidang Sosialisasi Betty Epsilon Idroos menyampaikan, adapun larangan yang dimaksud seperti larangan menghina calon gubernur dan wakil gubernur (cagub dan cawagub) lain atas nama SARA (Suku, agama, ras dan golongan). Mereka juga dilarang melakukan kampanye yang bersifat menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan ataupun kelompok masyarakat. Ataupun memakai cara kekerasan untuk melawan kelompok atau partai politik lain.

Selain itu, Betty menekankan dengan keras agar tidak berkampanye di rumah-rumah ibadah agama tertentu ataupun di lembaga pendidikan manapun. “(Dilarang) Menggunakan fasilitas dan anggaran Pemerintah dan Pemerintah Daerah; menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan; pawai yang dilakukan dengan berjalan kaki dan dengan kendaraan di jalan raya,” bebernya.

Jika larangan ini nyatanya dilanggar, KPU tidak segan-segan akan menyeret pelaku ke pengadilan. Karena hal itu dianggap sebagai tindakan memecah belah dan menimbulkan keriuhan politik yang sedang berlangsung. Larangan ini dibuat semata-mata untuk menghindari adanya tindakan yang merugikan pihak lain.

Seperti diketahui, masa kampanye akan berlangsung hingga 11 Januari 2017 mendatang. Sementara masa tenang dimulai sejak 12-14 Februari 2017. Lalu diikuti dengan pemilihan serentak pada 15 Februari 2017.

Himbauan ini penting untuk diketahui agar kita juga bisa mengambil bagian dalam doa dan mengharapkan proses persiapan Pilkada DKI Jakarta 2017 berjalan dengan aman, damai dan adil.

kutipan berbagai sumber
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja GKPS Ini Klaim yang Terbesar di Indonesia

sumber : Beritasimalungun.com

Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kongsilaita Sondiraya Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara masih tampak berupa kerangka. Namun seperti disampaikan gereja ini akan menjadi gereja termegah yang dimiliki suku Simalungun di Indonesia.

Menurut Pendeta GKPS Resort Sondiraya Pdt Rakuta Ginting pembangunan gereja sudah rampung 70 persen sejak mulai pembangunan pada 2014 silam. Meliputi pembangunan fondasi, tiang penyangga dan pengatapan. Mereka menargetkan gereja yang menelan dana sekitar 15 miliar ini akan rampung pada tahun 2017 mendatang. Sementara dari dana yang sudah tersedia, mereka telah menghabiskan dana Rp 5 miliar. Seteruskan akan disokong dari dana bantuan sebesar Rp. 3.5 miliar.

Sementara dari sisi arsitektur, GKPS Kongsilaita ini dirancang dengan mengusung nuansa adat simalungun baik dalam dan luar gedung gereja. Sementara untuk fasilitas lain halaman sekitar gereja akan dijadikan pelantaran parkir. Sementara sebagian lainnya akan disediakan perumahan bagi pendeta, penginjil serta ruangan konsistori begitu juga dengan rencana pembuatan kolam.

Pembangunan ini juga didukung penuh oleh Bupati Simalungun, Dr JR Saragih SH, MM. Dia berharap pembangunan gereja ini bisa segera rampung dan bisa menjadi ikon baru di daerah Simalungun. Dengan demikian diharapkan dukungan besar dari para jemaat gereja untuk merampungkan bangunan ini.

Kiranya setiap proses pengerjaan diberkati Tuhan. Dan yang jauh lebih penting adalah pembangunan gereja ditujukan hanya untuk menyenangkan hati Tuhan.

sumber : beritasimalungun.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pendeta GBKP Pasar Minggu Keluhkan Kondisi Ibadah di Kantor Kecamatan

Sumber : kbr.id

Pendeta Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu Penrad Siagian mengeluhkan kondisi Kantor Kecamatan yang digunakan sebagai lokasi ibadah masih terlalu sulit dijangkau jemaat gereja yang kebanyakan sudah lanjut usia. Kantor Kecamatan yang terletak di lantai empat tersebut harus membuat para jemaat yang sudah tua naik turun tangga.


Selain itu, Pdt. Penrad juga mengeluhkan kondisi ruangan yang cukup panas karena tidak dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC). Tak hanya itu, ukuran ruangan yang terbilang kecil tak sanggup menampung semua jemaat yang hadir. Sebagian harus mengikuti ibadah dari luar lewat sambungan layar LCD dan kipas angin.

Sementara Camat Pasar Minggu Eko Kardiyanto mengatakan, kegiatan peribadatan jemaat GBKP Pasar Minggu memang sudah diserahkan kepada pihaknya. Mereka diminta untuk memfasilitasi keperluan ibadah sampai masalah rumah ibadah tersebut selesai. “Minggu depan kalau mau ibadah lagi ya di sini, sesuai instruksikan sementara di sini dulu sampai beres masalahnya,” ucap Eko, seperti dilansir Kompas.com, Minggu (9/10).

Seperti diketahui, GBKP Pasar Minggu mendapat penolakan dari warga dan Wali Kota Jakarta Selatan karena pendirian bangunan tidak memiliki izin. Atas kesepakatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, gereja ini dipindahkan sementara ke Kantor Kecamatan Pasar Minggu. Kegiatan peribadatan akan dilakukan di gedung tersebut hingga pihak gereja hingga urusan izin gereja selesai.

sumber : kompas.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Puji TUHAN !!! Mulai Akhir 2016, Guru Agama Kristen di Purwakarta Digaji Pemkab


Sumber : mediaindonesia.com

Para guru agama Kristen di Purwakarta, Jawa Barat, kini bisa sedikit bernafas lega setelah Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, memastikan bahwa pihaknya akan memberikan gaji kepada para pendidik dari lima agama yang diakui negara, terhitung sejak 1 Desember 2016. Menurut Kang Dedi – demikian ia biasa disapa -, alokasi honorarium diambil dari pengalihan subsidi anggaran pembelanjaan SMA.

“Sekarang kan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah atas sudah diambil alih pemprov. Jadi, anggaran dari APBD untuk SMA ini yang kita alihkan ke program tersebut,” ujar Kang Dedi seperti dilansir inilahkoran.com, Senin (10/10/2016).

Untuk diketahui, Pemkab Purwakarta mengeluarkan sebuah program baru bagi sekolah-sekolah setempat yakni pengembangan kurikulum kultural berbasis agama. Pihak berotoritas telah menyiapkan anggaran yang cukup besar yakni sekira 10 miliar rupiah.

Nantinya, program baru Pemkab akan menjadi program tambahan sekolah. Kang Dedi menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu kurikulum pendidikan sekolah yang berjalan sekarang. Lebih lanjut, Kang Dedi menjelaskan akan dilakukan seleksi terhadap para calon guru agama yang bisa mengajar di sekolah-sekolah sebagai bentuk prosese standarisasi. 

Ketua Badan Kerja Sama Gereka-gereja (BKSG) Kabupaten Purwakarta Pdt Efori Gulo dalam keterangan kepada wartawan mengatakan ada 400 siswa beragama Kristen di Purwakarta. Selama ini, anak-anak yang sebagian besar bersekolah mendapatkan pendidikan agama dari sepuluh guru yang merupakan relawan pelayanan.

Efori bahwa para guru tersebut hanya memperoleh uang ala kadar setiap Natal, sumbangan dari jemaat. "Mereka hanya dapat Rp 200.000 per tahun," ungkap Efori.

Menanggapi program baru Pemkab Purwakarta, ST B.Siallagan, Guru Rohani Kristen yang juga ketua yayasan HKBP Purwakarta menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi rencana pemda yang turut memfasilitasi kegiatan para guru rohani.

“Keterlibatan kami, diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan agama bagi anak-anak SD dan SMP tersebut,” tuturnya.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kisah Gereja di AS yang Konon Dipakai untuk Komunikasi dengan Alam Lain



Foto: Church of Two Worlds di AS (Church of Two Worlds/Facebook)

Washington - Sekilas Gereja Dua Dunia di AS tidak berbeda dengan lainnya. Namun para pengikutnya percaya, bahwa gereja itu menjadi penghubung antara dua dunia.

Gereja Dua Dunia atau yang dikenal dengan Church of Two Worlds di Washington DC merupakan gereja jemaat Spiritual. Dilansir detikTravel dari situs resminya, Kamis (28/9/2016) gereja ini cukup populer sebagai jembatan antara dunia orang hidup dan orang mati.

Didirikan pada tahun 1936 oleh Rev H Gordon Burroughs, Gereja Dua Dunia merupakan satu-satunya gereja dengan aliran spiritual di kota itu.

Secara konsep, para jemaat dari Gereja Dua Dunia percaya kalau ada kehidupan setelah mati. Bahwa roh dari orang yang telah tiada tidaklah musnah melainkan hidup setelah kematian.



Gereja ini mempercayai keberadaan roh (Church of Two Worlds/Facebook)

Mundur ke belakang sekitar tahun 1840 hingga 1920, kepercayaan Spiritual mencapai puncak kejayaannya di AS. Hal itu dibuktikan lewat jumlah jemaatnya yang mencapai delapan juta di kala itu.

Biasanya para pengikut Spiritual kerap berkumpul dan melakukan ibadah seperti umat lain pada umumnya. Hanya saja jemaat spiritual lebih fokus akan cara untuk berkomunikasi dengan roh orang yang telah tiada.


Jemaat yang tengah berdoa (@Church of Two Worlds/Facebook)

Caranya adalah melalui meditasi grup, penyembuhan lewat aura dan lainnya. Doa pun dipercaya sebagai medium untuk berkomunikasi dengan roh dari orang yang telah tiada.

Gereja ini pun buka dari pukul 14.30 hingga 16.00 sore waktu setempat di hari Rabu dan Minggu. Mungkin menarik bagi traveler pecinta edukasi atau bangunan tua. 

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kronologi Izin Tempat Ibadah Versi GBKP Pasar Minggu

GBKP Pasar Minggu (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Jakarta - Pihak Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu mengatakan, pihaknya sudah sejak 2004 mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) rumah ibadah. Namun yang didapat justru IMB rumah kantor atau rukan.

"Kita sudah mengurus ini, yang keluar dari gubernur rumah kantor, yang kita minta rumah ibadah," kata Pendeta GBKP Pasar Minggu Penrad Siagian saat diwawancarai detikcom di gereja tersebut, Jalan Tanjung Barat No 148 A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2016).

Penrad berkata, pihaknya sudah mengurus izin pendirian GBKP Pasar Minggu. Ini sesuai tata cara pendirian rumah ibadah yang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pendirian Rumah Ibadah.


Persyaratan itu antara lain, mempunyai 90 orang jemaat, serta dukungan warga sekitar gereja paling sedikit 60 orang. Penrad mengklaim pihaknya saat itu mendapat dukungan dari 75 orang warga.

Foto: Spanduk penolakan warga terhadap GBKP Pasar Minggu (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Namun menurut Penrad, entah kenapa saat itu Lurah Tanjung Barat memanggil 75 orang warga yang memberikan persetujuan pendirian GBKP Pasar Minggu dan dipertemukan dengan para warga yang tidak setuju. Sosok yang juga menjabat Sekretaris Eksekutif di PGI Pusat ini menyebut lurah sudah melampaui kewenangannya. 

"Harusnya yang datang itu 75 orang. Tapi yang hadir 41 orang. Yang tidak setuju 16 orang, yang menerima 25 orang. Dan dia (lurah Tanjung Barat) membuat bilang itu yang menerima cuma dua puluh lima," kata Penrad. Seharusnya dia tidak melakukan proses Verifikasi dengan mempertemukan yang setuju dengan yang tidak setuju kemudian ditambah lagi ada aksi aktor luar yang berdemonstrasi. Ini kan proses penekanan psikologis," lanjut Penrad.

Begini kronologi pelarangan ibadah Minggu terhadap Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu versi pengurus GBKP Pasar Minggu:

1. Bahwa sejarah GBKP Pasar Minggu dimulai ketika pada 1990 Pendeta M. Bangun, Ketua Runggun GBKP Cililitan, menganjurkan kepada Pertua Korinta Pinem, Pertua Nande Martin Tarigan dan Diaken K. Sipayung untuk mengadakan kebaktian doa rumah tangga atau PJJ di Pasar Minggu. Anjuran ini segera ditindaklanjuti dengan mengadakan rapat di rumah Pertua Korinta Pinem yang beralamat di Komplek Polri Pengadegan, Blok O/66. Rapat ini dihadiri tujuh orang, yaitu: Pertua Korinta Pinem, Pertua Nande Martin Tarigan, dan Diaken K. Sipayung (GBKP Cililitan); Pertua G.M. Tarigan dan Pertua Kristen Bangun (GBKP Kebayoran Lama); Pertua Sabar Sinulingga dan Diaken Saymara (GBKP Jakarta Pusat). Hasil rapat ini adalah: Tujuh orang peserta rapat menjadi pengurus PJJ Pasar Minggu dan membentuk pembina PJJ yang terdiri dari Pendeta M. Bangun, Pendeta Obet Tarigan (GBKP Kebayoran Lama), dan Pendeta M. Manik (GBKP Jakarta Pusat).

2. Bahwa pada akhir tahun 1990 jemaat PJJ Pasar Minggu mengadakan perayaan Natal pertama yang tempatnya di rumah Bapak Harry Bangun Mulia (alm). Natal pertama tersebut menjadi inspirasi bagi Pertua dan Diaken di atas untuk melaksanakan kebaktian Minggu.

3. Bahwa pada tanggal 18 Januari 1991 sudah diadakan kebaktian minggu (malam hari) untuk pertama kali yang lokasinya menumpang di GKJ Ebenezer Pasar Minggu. Kebaktian ini sudah dipimpin oleh seorang pendeta.

4. Bahwa pada perjalanannya PJJ Pasar Minggu telah membentuk Badan Pekerja Runggun/Majelis jemaat yang terdiri dari:
a. Ketua: Pertua Korinta Pinem
b. Sekretaris: Pertua G.M. Tarigan
c. Bendahara: Pertua S. Sinulingga
d. Anggota: Diaken Kristen Bangun, Diaken K. Sipayung, Diaken Nd. Martin Tarigan, dan Diaken Saymara.

5. Bahwa pada tahun 1994 Majelis atas nama Maruhun Janangkih Pinem telah membeli sebidang tanah bekas milik adat seluas 864 m2 berikut bangunan di atasnya yang terletak di jl. Tanjung Barat No.148 A. Dan pada 01 Februari 1999, sebidang tanah ini telah memiliki Sertifikat Hak Milik No. 2905 yang dikeluarkan oleh Kepala Seksi Pengukuran dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan, Drs. Hari Widiarto.

6. Bahwa sejak 24 September 1995, GBKP Pasar Minggu telah aktif menyelenggarakan ibadah minggu di Jl. Tanjung Barat No.148 A yang dipimpin oleh Pendeta…

7. Bahwa pada tanggal 27 Oktober 2004 Panitia Pembangunan Gereja mengajukan izin pembangunan rumah ibadah kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta. Hasilnya, pada tanggal 14 Februari 2005, Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan IMB dengan No: 01439/IMB/2005 untuk mendirikan bangunan baru dan kantor (KUT). Tapi, IMB ini tidak sesuai dengan yang diajukan GBKP Pasar Minggu yaitu IMB untuk pembangunan rumah ibadah.

8. Bahwa pada Januari 2006 Majelis dan Panitia Pembangunan Gereja memutuskan merenovasi bangunan rumah rumah pendeta dan gedung ibadah GBKP Pasar Minggu yang terletak di Jl.Tanjung Barat No.148 A. Alasan renovasi adalah mengingat pertumbuhan jumlah jemaat di GBKP Pasar Minggu dan untuk mendukung kenyamanan dalam beribadah. Dasar renovasi ini adalah IMB No: 01439/IMB/2005 yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

9. Bahwa pada hari Minggu, 12 Maret 2006 sekelompok warga melaksanakan unjuk rasa dengan tuntutan: keberatan terhadap kegiatan renovasi bangunan, meminta penutupan tempat ibadah GBKP Pasar Minggu, dan seluruh aktivitas jemaat di lokasi tersebut dihentikan. Dasar penolakan mereka karena di depan gereja terdapat bangunan majelis taklim. Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai keributan yang mengakibatkan beberapa anggota panitia pembangunan mengalami luka-luka. Atas kejadian ini, pihak kepolisian secara sepihak memberlakukan penyegelan dengan pemasangan police line di lokasi tersebut.

10. Bahwa pasca-kejadian tersebut, jemaat GBKP Pasar Minggu harus berpindah-pindah lokasi ke beberapa tempat untuk melakukan ibadah hari minggu. Lokasi yang digunakan yaitu: :
a. Gedung Tranka Kabel (2006).
b. GPIB Pasar Minggu (2006).
c. Gedung Graha Simatupang (2007).
d. Gereja Haleluya Taman Mini (2008).
e. Gedung Sinar Kasih, Dewi Sartika (2011).
f. Gedung Beyond Menara FIF (2016).

11. Bahwa pasca-kejadian 12 Maret 2006, jemaat GBKP tidak bisa melaksanakan ibadah minggu di GBKP Tanjung Barat, Jl. Raya Tanjung Barat No. 148 A. Namun, sejak 2009 aktivitas lainnya masih dapat dilakukan sepanjang tidak dilaksanakan di hari Minggu. Aktivitas tersebut adalah:
a. Kebaktian Rumah Tangga (PJJ).
b. Kebaktian Kaum Ibu (Moria).
c. Kebaktian Kaum Bapak (Mamre).
d. Kebaktian Kaum Pemuda-Pemudi (Permata).
e. Kebaktian Penghiburan bagi rumah taggga yang mengalami duka cita.

12. Bahwa pada tanggal 24 Maret 2010 Majelis GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No. 6/RG-PM/III/2010 kepada Gubernur DKI Jakarta perihal permohonan tempat beribadah untuk GBKP Pasar Minggu. Sampai dengan saat ini Majelis GBKP Pasar Minggu belum mendapatkan jawaban atas permohonan tersebut.

13. Bahwa sejak 22 Mei 2016 hingga kini Jemaat GBKP Pasar Minggu telah kembali melaksanakan aktivitas ibadah minggu yang berlokasi di Jl. Raya Tanjung Barat No.148 A. Hal ini bisa dilaksanakan setelah melakukan pendekatan berkali-kali kepada RT/RW dan tokoh di sekitar Tanjung Barat, dengan catatan tidak menampilkan simbol-simbol di gedung bangunan (Salib dan plang nama).

14. Bahwa pada tanggal 22 Juni 2016 Camat Jagakarsa menginisiasi pertemuan antara Muspika, Tokoh Masyarakat, FPI, FUI, dan Majelis GBKP Pasar Minggu yang menghasilkan kesepakatan untuk memberikan waktu bagi Majelis GBKP Pasar Minggu untuk mengurus dan menyelesaikan IMB rumah ibadah di Jl. Tanjung Barat No.148 A. Batas yang diberikan ialah hingga tanggal 26 September 2016. latar belakang pertemuan ini adalah karena masih ada sebagian masyarakat yang mempermasalahkan ibadah minggu oleh GBKP Pasar Minggu.

15. Bahwa pada Juli 2016 Majelis dan Panitia Pembangunan Gereja telah melakukan upaya verifikasi KTP dan KK kepada pemerintah daerah terkait sebagai bagian dari proses mengurus IMB. (Dokumen terlampir).

16. Bahwa pada 20 Juli 2016, Majelis gereja telah mengajukan surat kepada Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi DKI tentang Permohonan Surat Keterangan Tanda Lapor Gereja.

17. Bahwa pada 20 Juli 2016, Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi DKI telah memberikan Surat Keterangan Lapor Gereja kepada GBKP Pasar Minggu yang beralamat di Jl. Tanjung Barat No.148 A. (Dokumen terlampir).

18. Bahwa pada tanggal 21 Juli 2016 Majelis mengajukan surat no. 08/GBKP-PM/JAKBAN/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Ijin Domisili Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. (Dokumen terlampir).

19. Bahwa pada tanggal 21 Juli 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat no. 01/GBKP-PM-PP/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Keterangan Tentang Keperluan Nyata dan Sungguh-sungguh Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. (Dokumen terlampir).

20. Bahwa pada tanggal 25 Juli 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No: 02/GBKP-PM-PP/JAKBAN/VII/2016 kepada ketua FKUB wilayah Jakarta Selatan tentang Surat Permohonan Rekomendasi FKUB Jakarta Selatan. (Dokumen terlampir).

21. Bahwa pada tanggal 28 Juli 2016 ada aksi sekelompok masyarakat intoleran di kantor kelurahan Tanjung Barat. Mereka mendesak Lurah Tanjung Barat untuk menghentikan aktivitas ibadah dan menolak memberi IMB GBKP Pasar Minggu di Jl. Tanjung Barat No.148 A.

22. Bahwa pada tanggal 29 Juli 2016 atas saran Kapolsek Jagakarsa maka Lurah Tanjung Barat meminta aktivitas ibadah hari minggu pada tanggal 31 Juli 2016 dihentikan.

23. Bahwa pada tanggal 9 Agustus 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No. 03/GBKP-PM-PP/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Keterangan Tentang Keperluan Nyata dan Sungguh-sungguh Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat.

24. Bahwa pada tanggal 11 Agustus 2016 Lurah Tanjung Barat mengirim surat kepada Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu yang isinya belum dapat memberikan rekomendasi keperluan nyata dan sungguh-sungguh tempat ibadah bagi jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. Dalil yang digunakan Lurah adalah bahwa dari 105 jemaat GBKP hanya ada 11 jemaat saja yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Barat. Hal ini tidak sesuai dengan SKB yang menyebutkan paling sedikit 90 jemaat dengan batas wilayah. Kemudian, dari 75 warga sekitar yang menandatangani persetujuan berdirinya rumah ibadah, hanya 25 orang saja yang mengaku setuju dan sisanya tidak mengetahui maksud dan tujuan permintaan dukungan tanda tangan.

25. Bahwa pada tanggal 16 September 2016, Wali Kota Jakarta Selatan memanggil Lurah Tanjung Barat dan Camat Jagakarsa. Dalam pertemuan ini, Wali Kota mengatakan bahwa Lurah Tanjung Barat telah melampaui kewenangannya untuk melakukan verifikasi persyaratan dukungan tanda tangan 60/90 yang termuat dalam SKB 2 Menteri. Menurut Wali Kota, verifikasi ini adalah tugas FKUB Jakarta Selatan.

26. Bahwa pada tanggal 27 September 2016, Lurah Tanjung Barat mengeluarkan surat yang isinya meminta Pengurus GBKP Pasar Minggu untuk menghentikan kegiatan GBKP Pasar Minggu sesuai kesepakatan rapat pada 22 Juni 2016. 

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ada Penolakan Beribadah, Jemaat GBKP Pasar Minggu Tetap Datang ke Gereja


Foto: Spanduk penolakan beribadah (Arief Ikhsanudin/detikcom)


Jakarta - Keberadaan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Jalan Tanjung Barat Lama, No. 148 A. Pasar Minggu, Jakarta Selatan menuai penolakan, lantaran dianggap belum memenuhi syarat pendirian gereja. Bahkan penolakan muncul dari warga agar jemaat tidak beribadah di situ.

Salah satunya muncul dalam spanduk di depan geraja seperti terlihat Minggu (2/10/2016). Spanduk itu berisi tulisan 'Kami Warga Tanjung Barat RT 04 Menolak Adanya Kegiatan Peribadatan & Pembangunan Gereja di Wilayah Kami'

Meski begitu, beberapa jemaat tetap datang ke gereja sejak sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengikuti ibadah. Namun Kepala Forum Kerukunan Umat Beragma (FKUB) Jaksel Saiful Anam mengatakan belum ada rekomendasi dari FKPUB untuk mendirikan gereja di lokasi tersebut. 


Foto: Jemaat tetap hadir ke gereja (Arief/detikcom)

"Saya dari Kementerian Agama wilayah Jaksel. Prasyarat dari peraturan bersama dari Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri belum terpenuhi," ucap Saiful Anam.

Saiful menuturkan harusnya tempat ibadah direlokasi ke aula Kecamatan Pasar Minggu, tapi pendeta dan jemaat tidak mau. Padahal Kementerian Agama sudah menyarankan agar tak beribadah di gereja yang belum dapat izin, untuk menghindari konflik.

"Kami dari Kementerian Agama hanya memfasilitasi," kata Saiful.


Foto: Suasana sekitar gereja (Arief/detikcom)

Sementara itu, Pendeta Penrad Siagian mengatakan gereja itu sudah ada sejak tahun 1995. Dan sudah 7 kali pindah sejak tahun 2006. "Kita ngurus (izin) selama tiga bulan, tapi pihak kelurahan tidak responsif," ujar pendeta Penrad.

"Ini hak kita. Walau dilarang, kita ingin mengingatkan negara melalui wali kota, bahwa ini mengingatkan negara supaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya menjamin hak untuk beribadah. Walau ditolak negara mampu melihat," paparnya.

Pantauan di lokasi, tampak belasan anggota polisi dan Satpol PP berjaga-jaga. Mereka khawatir ada gesekan antar warga.

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net