GAGAL BUNUH DIRI SETELAH KE GEREJA

Hasil gambar untuk Judith Halim

Judith Halim, Dari Satpam Hingga Meraih Award South East Asia Women Excellence 2012 di Singapura

Ide dan kreativitas datangnya dari TUHAN termasuk untuk menu restoran

Judith Halim, orang Pematang Siantar. Judith Halim dahulu adalah seorang petugas kebersihan, tidak bisa Bahasa Inggris dan hidup sangat miskin di Singapura setelah ia ikut suami pertamanya pindah dari Pematang Siantar. Ia ditinggal suami pertama setelah anaknya lahir dalam keadaan kelainan otak dan jantung. Tanpa pekerjaan, tanpa uang sama sekali. Ketika itu ia sangat depresi, putus asa, Judith Halim memutuskan bunuh diri. 

Sebuah panggilan telepon mengubah hidupnya.

Dari ujung telepon, seorang agen asuransi menawarkan polis asuransi jiwa yang tentu saja ditolak oleh Judith yang berpikir untuk mati. 

Buat apa punya asuransi? Namun entah bagaimana percakapan berakhir dengan ajakan ke gereja. Judith Halim yang asli Tionghoa ini belum pernah ke gereja namun ia mau ikut ajakan agen asuransi itu. Di gereja, Judith Halim alami perubahan terbesar dalam hidupnya. Ia mendengar pendeta mengatakan, "Saya tau ada yang ingin bunuh diri di sini. Please jangan lakukan itu karena Tuhan mengasihimu." Judith melihat seluruh orang yang hadir seperti berwarna merah (diselubungi Darah TUHAN Yesus). Judith kemudian didoakan oleh pendeta. Ia pulang dan tidur. Esoknya ia bangun dengan hati yang berbeda. TUHAN memberi gairah hidup, dunia terlihat begitu indah sehingga Judith batal bunuh diri dan mulai membangun hubungan dengan Tuhan.

Judith kemudian bekerja sebagai seorang petugas kebersihan, kemudian menjadi satpam tepatnya koordinator satpam karena bisa berbahasa Melayu. Anak buah Judith pria semua lho, sementara Judith cantik imut-imut dan mungil. Judith kemudian disuruh ikut kursus Bahasa Inggris oleh kantor. Kariernya kemudian menanjak hingga mencapai posisi CEO di sebuah retail namun justru TUHAN menyuruh Judith mundur, keluar dari pekerjaannya. Judith taat meski bingung. Tiap hari Judith bertanya apa rencana Tuhan. Ayat yang ia ulang-ulang perkatakan saban hari adalah ayat dari Amsal 3:5-6

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Kesaksian Judith Halim yang sangat menarik adalah bagaimana ia yang tidak bisa masak tapi ia "mendengar" Tuhan ingin ia buka restoran. Ia kembali memilih menaati Tuhan untuk masuk dalam bidang yang ia tidak tahu sama sekali. Judith Halim tunduk pada kehendak Tuhan meski harus berjibaku di dapur. Mujizat itu nyata. Masakan yang ia produksi laris manis dan cuma butuh waktu 3 bulan untuk menjadi peraup penjualan tertinggi di sebuah food court di Singapura. Luar biasa ya penyertaan TUHAN itu.

Nah, ini bagian "aneh tapi nyata"...., ternyata Judith Halim mendapat petunjuk menu apa yang harus ia masak itu dari TUHAN sendiri yang dinyatakan dalam mimpi. Jadi jika Anda menikmati hidangan di restoran Judith Halim, bisa jadi itu adalah menu dari Tuhan. Kini melalui bisnis restorannya, Olive Vine di Singapura, Judith Halim menolong banyak orang miskin dan kelaparan sebagaimana dirinya dulu yang pernah sangat lapar karena irit makanan. Pelayanan untuk orang miskin menjangkau Myanmar, Malaysia, Jakarta, Kalimantan dan Manila. Bagi anda yang tinggal di Singapura silakan order delivery menu-menu Olive Vine. Kesuksesan Olive Vine membuat Judith Halim, mantan satpam ini dianugerahi award South East Asia Women Excellence 2012. Orang Indonesia lho ini yang dapat award bidang entrepreneurship. Keren kan.......!!!

Judith kini hidup bersama suami yang sembuh dari kanker dan anaknya yang disembuhkan Tuhan dari kelainan jantung dan otak. Kini Judith Halim menjadi Hamba TUHAN, penginjil yang kerap melayani di Indonesia. Dalam waktu dekat, Judith dan suaminya akan melayani pasien kanker dan keluarganya di MGK Kemayoran. Kita bersyukur Judith Halim juga mengerti aliyah yaitu kembalinya orang Yahudi ke Israel.

Kisah nyata Judith Halim ini kiranya membawa kita semakin sungguh-sungguh dalam iman kepada Tuhan Yesus. Hidup terpuruk, hilang harapan, tanpa masa depan, penyakit, kemiskinan. Itu semua bisa diubah oleh TUHAN Yesus. Ngga ada yang mustahil. Satu hal yang jelas, penundukan diri dan ketaatan Judith yang selalu melakukan kehendak TUHAN membuat rancangan indah dari TUHAN tergenapi di dalam hidupnya. Amin. Semangat. Imanuel buat kita semua.

Tuhan Yesus Memberkati

FB : Kasih Yesus Menyelamatkan
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Penyataan Sekum PGI: “PGI Tidak Mengirim Utusan untuk Menghadiri Milad FPI”


JAKARTA, PGI.OR.ID - Tentu tidak ada masalah untuk membangun persahabatan. Tetapi, bagaimana jika seseorang pendeta, pengurus organisasi gereja menghadiri Milad Front Pembela Islam (FPI) ke-19 yang jatuh pada Kamis (17/8) lalu. Apalagi kapasitasnya sebagai salah satu ketua pimpinan wilayah PGI wilayah DKI Jakarta. Hal itulah yang menjadi pergunjingan atas kehadiran Pdt Shepard Supit. “Yang hadir itu Pdt Shepard Supit, salah satu Ketua PGIW Jakarta, bukan PGI,” jelas Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom menyikapi peristiwa tersebut.


Gomar menegaskan, pertama, PGI tidak mengirimkan utusan untuk menghadiri milad FPI. Kedua, tidak betul ada hubungan baik antara PGI dan Rizieq dan/atau FPI. Dalam berbagai upaya penegakan HAM dan kebebasan beragama selama ini, PGI malah lebih sering berseberangan dengan Rizieq dan FPI.

Gomar juga mengatakan, yang terjadi malah sebaliknya, bahkan mengecam, cara-cara dan praktek FPI dalam memberantas apa yang mereka sebut sebagai nahi munkar. “Jadi tidak benar 13 tahun lalu PGI bersilaturahim ke Rizieq. Yang ada adalah Pdt Supit dkk berkunjung ke sana atas inisiatip pribadi dan bukan atas nama kelembagaan PGI,” jelasnya.

Bahkan, dia akan mempertanyakan kehadiran anggotanya, hadir di Milad ke-19, kapasitasnya sebagai salah satu ketua wilayah PGI DKI Jakarta atau mewakili pribadi. Gomar melihat sekalipun itu mewakili pribadi, hal itu tak sepantasnya. Bahkan, menurutnya, PGI tak merekomendasikan pendeta hadir di acara FPI.

pgi.or.id
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Nubuat Alkitab Tergenapi !!! Gerhana Matahari Total Muncul, Langit Amerika Serikat Gelap

Gerhana Matahari Total Muncul, Langit Amerika Serikat Gelap


Warga di Amerika Serikat hari ini menyaksikan secara langsung gerhana matahari total. Penampakan gerhana langka itu sudah terlihat di sejumlah wilayah di AS. 

Dilaporkan badan antariksa Amerika Serikat (NASA) dari live streaming, penampakan gerhana matahari total mulai terlihat pada Senin (21/8) pukul 11.00 waktu setempat. 

Dalam siaran langsung, gerhana matahari total mulai terjadi di Oregon. Begitupun di Washington tepatnya di taman nasional Cascades. Gerhana matahari total tersebut dapat disaksikan di 14 negara bagian Amerika Serikat mulai dari Oregon hingga South Carolina. 

Sementara sebagian wilayah lainnya juga dapat melihat gerhana matahari sebagian. Warga AS pun begitu antusias untuk melihat fenomena alam yang langka itu. Mereka berkumpul di sejumlah titik dan menggunakan kacamata dengan filter khusus untuk gerhana matahari. Durasi gerhana matahari terlama yang dapat disaksikan warga yakni 2 menit 40 detik di Illnois.



Sebagai persiapan untuk mengabadikan momen langka, NASA menampilkan pemandangan gerhana matahari dari berbagai alat. Mulai dari balon hingga satelit. 

"Program ini akan menampilkan pemandangan dari pesawat penelitian NASA, balon di ketinggian, satelit, dan teleskop yang dimodifikasi secara khusus dan juga mencakup laporan langsung dari Charleston, juga dari Salem, Oregon; Idaho Falls, Idaho; Beatrice, Nebraska; Jefferson City, Missouri; Carbondale, Illinois; Hopkinsville, Kentucky, dan Clarksville, Tennessee," tulis NASA. 

Diketahui gerhana matahari total melintasi sisi barat hingga timur AS pada 8 Juni 1918 atau hampir seabad lalu. 

Pada tanggal 21 Agustus 2017, gerhana matahari total akan meninggalkan jejak perlintasan dari Barat Laut Amerika Serikat sampai ke pesisir Atlantik Tenggara. Fenomena astronomi unik di seluruh tata surya ini, digambarkan dalam sumber-sumber Yahudi kuno dan ditafsirkan oleh seorang rabbi sebagai peringatan Ilahi secara khusus kepada Amerika Serikat. Gerhana matahari akan terjadi pada hari terakhir bulan Ibrani Av, hari yang dikenal sebagai Yom Kippur Katan, “hari pertobatan kecil.”

Pagi hari sesudah gerhana matahari kita akan masuk dalam bulan Ibrani Elul, yang secara tradisional dikenal sebagai “bulan pertobatan” dimana orang-orang Yahudi akan mulai meniup shofar setiap pagi selama periode waktu 40 hari pertobatan sungguh-sungguh, dan mengucapkan doa-doa pertobatan subuh yang dikenal sebagai slichot (pengampunan), yang akan mencapai kulminasinya pada Yom Kippur (Hari Raya Penebusan). Ini semua berhubungan langsung dengan peristiwa 40 hari ketika Musa berada di puncak Gunung Sinai untuk memohonkan penebusan atau pendamaian bagi orang-orang Yahudi.

Dalam tradisi Yahudi, bulan Elul adalah waktu pertobatan dalam persiapan untuk Hari-hari Kudus Besar Rosh Hashanah (atau Yom Teruah, Tahun Baru Yahudi) dan Yom Kippur. Kata “Elul” mirip dengan akar kata kerja “mencari” atau “menyelidiki” dalam bahasa Aram. Talmud menuliskan bahwa kata Ibrani “Elul” dapat dipahami sebagai akronim untuk ungkapan “Ani L’dodi V’dodi Li” – “Aku milik kekasihku dan kekasihku milikku” (Kidung Agung 6:3). Elul dipandang sebagai waktu untuk menyelidiki hati seseorang dan mendekat kepada Elohim dalam persiapan untuk Hari Penghakiman yang akan datang, Rosh Hashanah (Yom Teruah), dan Hari Raya Penebusan, Yom Kippur, hari yang paling suram dalam kalender Yahudi, ketika tradisi menyatakan bahwa Elohim menyelesaikan keputusan penghakiman-Nya atas dunia dan menutup Kitab Kehidupan.

Pemilihan waktu terjadinya gerhana matahari ini tentu mengarah kepada sebuah panggilan untuk pertobatan.

Gerhana matahari yang akan datang ini sangat langka dan dilihat dari perspektif yang lebih besar, benda-benda angkasa membentuk gambaran yang jelas memiliki pesan Ilahi. Meskipun sudah 99 tahun sejak gerhana matahari terakhir melintasi panjang dan lebarnya Amerika Serikat, gerhana matahari berikutnya akan terjadi tepat tujuh tahun kemudian. Pada tanggal 8 April 2024, gerhana matahari total lainnya akan memotong Amerika Utara, namun jalur perlintasannya akan bergerak ke arah yang berlawanan, melintas dari Timur Laut menuju ke Barat Daya.


Jalur dua gerhana matahari ini akan membentuk simbol ‘X’ melintasi benua Amerika. Dalam suatu “kebetulan” yang aneh, satu-satunya lokasi di kedua jalur gerhana matahari ini, yang akan mengalami dua kali gerhana matahari total dengan durasi paling lama untuk kedua gerhana ini, adalah sebuah lokasi di selatan negara bagian Illinois yang dikenal dengan nama Little Egypt (Mesir Kecil).

Sama seperti tulah kegelapan yang pernah terjadi dimaksudkan sebagai peringatan kepada Mesir kuno, Rabbi Lazar Brody, seorang rabbi dan guru Hasidik kelahiran Amerika, memahami manifestasi modern ini sebagai sebuah pesan Ilahi.

Dalam Kabbalah (mistisisme Yahudi), matahari mewakili bangsa-bangsa di dunia, dan bulan mewakili Israel,” kata Rabbi Brody menjelaskan. “Gerhana matahari ini hanya terjadi di atas Amerika Serikat. Ini adalah seruan dari surga, yang menyatakan, ‘Amerika, perbaiki kelakuanmu. Kembalilah kepada Elohim Yang Maha Kuasa dan campakkan semua legalisasimu dari apa yang disebut Torah sebagai kejijikan.”

Rabbi Brody menjelaskan pesan yang tersirat dalam gerhana matahari adalah bahwa terang Elohim belum padam, “Melalui perbuatan-perbuatan manusia, pengaruh Elohim terhadap dunia tersembunyikan dalam kondisi hester panim(menyembunyikan wajah Elohim).”

Rabbi Brody mengutip Talmud (Succah 29a) yang menyatakan bahwa jika sebuah gerhana muncul di Barat, ini adalah tanda bahwa penyembahan berhala telah menang.

Penyembahan berhala tidak hanya sekedar bersujud kepada patung-patung berhala. Di AS, ada orang-orang yang menyembah kepada homoseksualitas dan perbuatan-perbuatan tidak wajar, salah satu alasan Talmud menyatakan terjadinya gerhana matahari.”

Arti penting dari peristiwa ini ditekankan oleh fakta bahwa sejauh yang dapat dilihat para ilmuwan, gerhana matahari sangat unik bagi planet Bumi. Ira Machefsky, astronom amatir berpengalaman 60 tahun, menjelaskan bahwa gerhana matahari adalah penggabungan dari kondisi-kondisi yang hampir tidak mungkin terjadi.

Planet bumi kita adalah satu-satunya tempat di mana Anda bisa melihat gerhana matahari total, dan itu karena matahari dan bulan kita tampak berukuran sama di langit. Matahari dan bulan tampak sama ukurannya di langit karena diameter matahari kira-kira 400 kali lebih besar – namun matahari juga berjarak sekitar 400 kali lebih jauh.

Pada saat tertentu dalam sejarah Bumi meskipun diameter matahari kira-kira 400 kali lebih besar daripada bulan matahari juga sekitar 400 kali lebih jauh. Jadi matahari dan bulan tampak hampir sama ukurannya terhadap posisi pengamat di Bumi. Dan itulah sebabnya kita di Bumi terkadang bisa menyaksikan pemandangan yang paling menakjubkan di langit, gerhana matahari total.


Bulan 400 kali lebih kecil dari matahari tapi ukurannya sama di langit,” Machefsky menjelaskan. “Tapi bulan hampir secara presisi menghalangi total sinar matahari saat melintasi di antara matahari dan bumi. Ini karena jarak matahari kira-kira 400 kali lebih jauh dari bumi daripada bulan.”

Meskipun seorang ilmuwan, Machefsky melihat Tangan Tuhan dalam penempatan posisi unik matahari dan bulan ini.

Tidak ada planet lain di tata surya yang memiliki gerhana matahari karena kemungkinan peristiwa ini terjadi secara presisi seperti di Bumi hampir mustahil,” kata Machefsky menjelaskan. “Para ilmuwan belum menemukan planet lain yang memiliki peristiwa gerhana matahari. Mereka menyebut bumi ini sebagai “kebetulan hebat”, tapi saya menyebutnya sebagai “bukti kausal dari keberadaan Tuhan.”

Fenomena astronomi seringkali dibahas dalam literatur Yahudi sebagai peristiwa-peristiwa yang mendahului Kedatangan Messias. Rabbi Pinchas Winston adalah salah satu dari serangkaian rabbi terkemuka yang telah berspekulasi mengenai implikasi spiritual dari peristiwa astronomi langka yang akan datang. Dia menjelaskan bahwa bangsa-bangsa di dunia diwakili oleh matahari dan Talmud mencatat bahwa gerhana matahari merupakan pertanda buruk bagi orang-orang bukan Yahudi.

Menambahkan hal tersebut, Rabbi Yosef Berger, rabbi makam Raja Daud di Gunung Zion, mengutip nubuat berusia 100 tahun yang memperingatkan bahwa gerhana matahari yang terjadi pada malam Elul memperingatkan bencana bagi “Raja-raja Timur”.

Nubuatan menyatakan bahwa ketika gerhana matahari terjadi persis seperti yang akan terjadi minggu depan, pada permulaan bulan Elul, raja-raja Timur akan mengalami kekalahan besar,” kata Rabbi Yosef Berger, mengungkap dari tulisan kuno Yalkut Moshe (“Koleksi Musa”).

Ditulis oleh Rabbi Moshe ben Yisrael Benyamin di Safed pada tahun 1894, Yalkut Moshe mencatat bahwa ketika gerhana matahari terjadi pada awal bulan Elul, “ini adalah tanda yang sangat buruk.”

Gerhana matahari juga akan disertai fenomena lain, Rabbi Berger menyatakan, “Akan ada angin badai dan binatang-binatang akan mati.”

Menurut rabbi Berger, kekalahan “raja-raja Timur” mungkin mengacu kepada “pemimpin lalim Korea Utara, Kim Jong-Un, dan kerugian yang akan dia derita jika dia terus menantang Presiden [Donald] Trump.”

Elohim meletakkan matahari, bulan, dan bintang-bintang di langit sebagai tanda bagi semua ciptaan untuk memahami kehendak-Nya,” kata Rabbi Berger. “Bangsa-bangsa harus mengerti bahwa mereka ada di bawah surga Elohim, dan mereka juga memiliki tanggung jawab yang diamanatkan secara Ilahi. Mereka harus menjalankan Tujuh Hukum Nuh, yang termasuk larangan membunuh. Jika mereka mengabaikan perintah ini, mereka akan menderita.

news.detik.com

harituhan.wordpress.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Hadir di Milad FPI, PGIW DKI Jakarta dan Pendeta Shephard Supit Minta Maaf


Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah DKI Jakarta (PGIW), berikut dengan salah satu pengurusnya, Ketua Bidang Marturia MPH PGIW Pendeta Shephard Supit meminta maaf kepada gereja dan umat Kristen di DKI Jakarta, atas polemik yang terjadi, seusai kehadiran mereka di Milad FPI dan sekaligus peringatan HUT RI.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui surat klarifikasi yang disebar di media sosial. Salah satu klarifikasinya adalah menjelaskan bahwa kehadiran PGIW adalah memenuhi undangan bersama-sama dengan tokoh agama lainnya dan juga telah mendapat arahan dari FKUB DKI Jakarta.

Mereka hadir untuk menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, cinta kasih dan kemanusiaan serta mengajak FPI utk memperkokoh pilar2 kebangsaan, khususnya untuk membangun Jakarta rukun dan damai.

Namun seusai acara tersebut, muncul polemik beragam di tengah masyarakat, terutama di lingkungan umat Kristen DKI Jakarta. Atas polemik itulah PGIW telah memanggil perwakilannya untuk memberikan penjelasan seraya meminta maaf.

MPH PGIW DKI menyampaikan permohonan maaf jika hal ini menimbulkan polemik diantara gereja dan umat kristen di DKI. Dan mengajak kita semua untuk terus menyuarakan keadilan dan perdamaian serta mengaktualisasi kerukunan hidup diantara kita dan antar umat beragama,” begitu bunyi salah satu klarifikasinya.


Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah DKI Jakarta (PGIW) akhirnya buka suara sekaligus klarifikasi terkait kehadiran dalam Milad FPI dan Perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, termasuk juga mengenai pernyataan salah satu perwakilan mereka yang hadir, Pendeta (Pdt) Shephard Supit.

Menurut Ketua Umum PGIW Pdt. Manuel E. Raintung, Sekretaris Umum Pdt.Ferry F Simanjuntak, dalam surat klarifikasinya yang disebar di media sosial, kehadiran tersebut terjadi, dimulai dari undangan FPI kepada para tokoh agama DKI melalui FKUB Prov DKI untuk menghadiri peringatan Milad mereka dan sekaligus peringatan HUT RI, dengan Tema: Merajut Kebhinekaan dalam NKRI bersyariah.

Berikut isi klarifikasi tersebut.

Bpk/Ibu..

ini penjelasan MPH PGI Wilayah DKI yg perlu mendapatkan perhatian semua pihak sehubungan dengan ramainya kehadiran PGI Wilayah DKI dan pernyataan Pdt. Shephard Supit pd peringatan Milad FPI dan Perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.:

1. Hal ini dimulai dari Pihak FPI yang beraudiensi dengan FKUB Prov pada tgl 15/8 dikantor FKUB Prov. Pd acara ini Sekum PGIW hadir karena anggota FKUB Prov.

2. Pihak FPI mengundang tokoh agama DKI melalui FKUB Prov DKI untuk menghadiri peringatan Milad mereka dan sekaligus peringatan HUT RI, dengan Tema: Merajut Kebhinekaan dalam NKRI bersyariah.

3. FKUB Prov DKI sepakat untuk menghadiri. Dan berharap diikuti oleh perwakilan Majelis Agama Prov. Dan dalam kesempatan tsb bisa menyampaikan salam dan pesan perdamaian.

4. Berhubung Ketum dan Sekum PGIW DKI berhalangan pada kesempatan tersebut maka Sekum meminta Ketua Bid. Marturia MPH PGIW Pdt. Shephard Supit agar bisa menghadirinya sebagai wakil agama kristen/PGIW DKI Jakarta. 

5. Kehadiran Pdt Shephard Supit sesungguhnya bersama tokoh agama lainnya yang direkrut pihak majelis agama masing2 telah mendapat arahan dr Ketua FKUB Prov utk menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, cinta kasih dan kemanusiaan serta mengajak FPI utk memperkokoh pilar2 kebangsaan, khususnya untuk membangun Jakarta rukun dan damai.

6. Pdt. Shephard Supit telah melaksanakan tugasnya menghadiri undangan dan acara tsb yaitu hr Sabtu, 19/8 pk.07.00-10.00 di Stadion Sepak Bola Kamal-Penjaringan Jakarta Utara. Beliau telah menyampaikan pesan perdamaian, toleransi, cinta kasih dan kemanusiaan bersama tokoh lintas agama selama 3 menit. Pada kesempatan tsb beliau juga menyampaikan pengalaman pribadinya terkait dengan FPI pada masa lalu. 

7. Sesudah acara berakhir beliau diminta pendapatnya oleh wartawan2 atas bbrp pertanyaan yang berkaitan dengan acara milad dan keberadaan Habib RS. Semua jawabannya adalah bersifat pribadi sesuai dengan pengalaman Pdt. Shephard Supit.

8. MPH telah mendapat kejelasan dari Pdt. Shephard Supit pd hari Senin tgl. 21/8 pk. 14.00-16.00 di kantor PGIW DKI mengenai jalannya acara dan perannya, yang mendapatkan tanggapan yg bermacam-macam di media sosial sehingga menimbulkan pertanyaan dan respons yg positif maupun negatif. Yang oleh Pdt. Shephard Supit telah disampaikan maksud dan tujuannya yg tidak bermaksud untuk menciderai gereja dan atau umat kristen (di DKI). Beliau jg telahmenyampaikan permohonan maaf utk keadaan ini bila ada ketidaknyamanan.

9. MPH PGIW DKI berharap agar kita dapat melihat kehadiran Pdt. Shephard Supit yg ditugaskan menghadiri acara tersebut sebagai perwujudan peran PGIW DKI dalam gerakan perdamaian dan kerukunan yang dikerjakan bersama-sama FKUB Prov. DKI.

10. MPH PGIW DKI menyampaikan permohonan maaf jika hal ini menimbulkan polemik diantara gereja dan umat kristen di DKI. Dan mengajak kita semua untuk terus menyuarakan keadilan dan perdamaian serta mengaktualisasi kerukunan hidup diantara kita dan antar umat beragama.

Trima Kasih -Tuhan memberkati persekutuan kita.

Salam Kasih :

Pdt. Manuel E. Raintung/Ketua Umum dan Pdt.Ferry F Simanjuntak/Sekretaris Umum

PGI Wilayah DKI Jakarta.

jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Draft Tertua dari Alkitab King James Ditemukan


Alkitab King James, buku yang paling banyak dibaca dalam bahasa Inggris yang mana frase seperti ”a man after his own heart” muncul sama terkenal sulitnya untuk dipahami. Sekarang, seorang sejarawan mengklaim telah menemukan draft tertua teks Kristen tersebut, ditulis dalam aksara berantakan, dalam arsip tersembunyi di University of Cambridge.

Manuskrip itu tersembunyi di antara kertas-kertas dokumen milik Samuel Ward, salah satu dari orang yang ditugaskan oleh Raja James I untuk menerjemahkan versi baru dari teks Kristen ke dalam bahasa Inggris pada awal abad ke-17.

Jeffrey Miller, seorang asisten profesor bahasa Inggris di Montclair State University di New Jersey, menemukan secara kebetulan buku catatan berusia 400 tahun tersebut saat melakukan penelitian milik Ward untuk sebuah esai yang dia tulis. Kegembiraan datang ketika Miller menyadari bahwa buku catatan tersebut berisi teks dari bagian buku yang Ward telah ditugaskan untuk membantu menerjemahkan.

Menjelaskan penemuannya di “Times Literary Supplement”, Miller mengatakan buku catatan itu tidak hanya draft paling awal yang pernah ditemukan, tetapi juga satu-satunya rancangan yang masih bertahan hidup yang ditulis tangan oleh salah satu penerjemah asli.

Ward mulai melakukan terjemahannya ketika ia baru berusia 32 tahun, menjadikannya yang paling muda dari 54 atau lebih dari usia orang-orang yang ditugaskan untuk menerjemahkan Alkitab King James.

Penterjemahan Alkitab

Alkitab King James, pertama kali diterbitkan pada tahun 1611, adalah salah satu buku yang paling berpengaruh dan populer dalam sastra Inggris. Ia melahirkan daftar panjang frasa umum dan kiasan, seperti ”out of the mouths of babes,” ”at their wit’s end ” dan ”eat, drink and be merry.” Meski begitu, beberapa dokumen bertahan dari terjemahannya.

Saya pikir ini adalah penemuan yang menarik, dan sepenuhnya kredibel. Semakin banyak kita dapat belajar tentang proses alkitab King James diproduksi, menjadi makin lebih realistis penilaian kelayakan kita,” Jason BeDuhn, seorang profesor studi perbandingan agama-agama di Northern Arizona University, mengatakan kepada Live Science.

King James bertugas sebagai tim penerjemah di London, Cambridge dan Oxford untuk menulis versi bahasa Inggris dari Alkitab yang akan lebih mencerminkan prinsip-prinsip Gereja Inggris. Ward adalah bagian dari satu tim-tim tersebut di Cambridge. Dia kemudian menjadi master di Sidney Sussex, salah satu perguruan tinggi di University of Cambridge, dan makalah ilmiah nya berakhir di arsip kampus.

Pada tahun 1980-an, buku catatan tersebut dipertanyakan, telah digolongkan sebagai MS Ward B, dan diberi label sebagai “tafsiran Alkitab ayat demi ayat” bersama dengan “studi kata Yunani, dan beberapa catatan Ibrani.” Namun ketika Miller meninjau kembali teks tersebut, ia menemukan bahwa itu benar-benar terdapat catatan dan terjemahan dari bagian Apokripha, bagian yang diperdebatkan dari Alkitab yang ditiadakan mulai banyak versi saat ini.

Penemuan ini membantu kita menangkap kembali sisi manusia dalam proses penerjemahan. Saya terutama suka deskripsi Prof Miller tentang Ward yang mencoba keluar dari ungkapan, menyeberang dan mencoba sesuatu yang lain. Ini adalah karya nyata dari terjemahan yang tertangkap basah,” kata BeDuhn.

Menurut Miller, catatan Ward menunjukkan bahwa ia memang bergulat dengan bahasa ayat-ayat tertentu tersebut dalam Apocrypha, misalnya, 1 Esdras 6:32. Dalam Alkitab Uskup abad ke-16 ‘, versi sebelumnya harus disahkan oleh Gereja Inggris, 1 Esdras 6:32 menggambarkan deklarasi Raja Darius, yang menyatakan bahwa siapapun yang didapati melanggar dekrit nya ”of his own goods should a tree be taken, and he thereon be hanged.

Pengajuan revisi pada bagian tengah depan, Ward pada awalnya memulai, ‘A tre,’ tapi kemudian mencoretnya,” jelas Miller.

“No, ‘out of h,’ ia mulai menulis pada pemikiran kedua, tapi kemudian mencoretnya juga. Akhirnya, ia rubah kembali ke pembentukan lebih mudah dimana ia telah memulainya dengan tidak sempurna, yang juga lebih dekat mencerminkan bahasa Yunani dari kutipan tersebut: ‘ a tree should be taken out of his possession’. “

Tampaknya saran Ward diabaikan. Terjemahan King James akhirnya menafsirkan ”out of his own house should a tree be taken, and he thereon be hanged.”

Jendela ke masa lalu

Penemuan baru tentang buku catatan ini bukan hanya dikenal sebagai draft paling awal dari setiap bagian dari Alkitab King James, tetapi juga satu-satunya draft yang dikenal masih bertahan dari setiap bagian Apocrypha. Meski begitu, Miller melihat pewarisannya pada skala yang lebih luas: “Ini menunjukkan cara untuk lebih sepenuhnya, pemahaman yang lebih kompleks dari sebelumnya dari proses tersebut dimana [King James Bible], karya yang paling banyak dibaca dalam bahasa Inggris sepanjang masa,” tulisnya.

Gordon Campbell dari University of Leicester setuju. “Singkatnya, penemuan Miller adalah sebuah jendela di dalam proses penerjemahan, dan itu menjadikannya penemuan paling penting sejak Ward Allen menggali buku kumpulan catatan enam puluh tahun yang lalu,” ungkap Campbell, seorang rekan dalam studi Renaissance, mengatakan Live Science, mengacu pada seorang sarjana Amerika yang pada tahun 1960-an, melacak catatan dari salah satu orang yang bertugas merevisi terjemahan akhir Alkitab King James.

Penemuan ini juga memberi para peneliti sebuah model tentang seperti apakah penampilan draft-draft yang lain.

Salah satu hal yang saya harapkan adalah bahwa draft yang saya temukan menuntun kita untuk menemukan lebih banyak draft Alkitab King James, karena mungkin kita memiliki ide yang lebih baik dari apa yang mungkin terlihat,” kata Miller. (LiveScience/ran)

erabaru.net
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

GBI Singgung Penolakan Pernikahan Sesama Jenis saat Bertemu JOKOWI di Istana Negara


Saat memenuhi undangan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/8/2017), para pemimpin Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) juga secara tersirat menyinggung mengenai sikap mereka soal penolakan pernikahan sesama jenis.

Hal itu disampaikan Ketua Pokja Keluarga BPH GBI, Pendeta (Pdt) Dr.Dwidjo Saputro, dalam konferensi pers dengan para jurnalis media Kristen, seusai pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Dalam pemaparannya Dwidjo mengapresiasi langkah Presiden yang menumpukan pembangunan kemanusiaan kepada keluarga.

Itu sejalan dengan apa yang dicanangkan Presiden Joko Widodo soal revolusi mental yang berasal dari keluarga, pembentukan karakter berasal dari keluarga. Kami juga menjelaskan bahwa GBI berperan dalam membangun keluarga-keluarga,”katanya.

Dalam pembahasan mengeni pentingnya sebuah keluarga itulah, Dwidjo berharap agar Presiden mau menyatakan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Keluarga itu terdiri (berasal) dari seorang pria dan seorang perempuan. “Penting kepada Presiden Joko Widodo untuk bisa menyatakan kepada seluruh rakyat indonesia itu bahwa keluarga adalah terdiri dari satu lelaki dan satu perempuan. Yang namanya keluarga itu satu laki dan satu perempuan,” tegasnya.

Dalam hal wacana pernikahan sesama jenis dan penempatan terhadap kaum LGBT di Indonesia, yang sempat mengemuka dan memanas saat dikeluarkannya Surat Pastoral dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, pada 2016 lalu, Sinode GBI adalah salah satu yang bersuara paling keras dan lantang menolaknya.

Sehingga, dalam pertemuan dengan Presiden itulah kemungkinan disuarakan kembali agar wacana pernikahan sesama jenis tidak mendapatkan tempat untuk didiskusikan atau ditinjau lagi untuk dapat dilegalkan di Indonesia.

Jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Puji Tuhan !!! Anak-anak Muda Kristen Rusia ini Kunjungi Mongolia Tuk Beritakan Kebenaran Yesus


Empat puluh enam orang Kristen dari Rusia melakukan kunjungan misi ke empat provinsi terpencil yang ada di Mongolia baru-baru ini. Adapun empat provinsi terpencil yang dimaksud adalah Ulaangom, Khovd, Uliastai, dan Govi-Altai.

Pendeta Pavel Barsokov merupakan sang pemimpin misi. 

"Hati Tuhan Yesus Kristus adalah bagi orang-orang yang terhilang dan terluka," ujar Barsokov kepada CBN News. "Saya ingin memiliki hati yang sama."

Diakui Barsokov, ia telah membuat puluhan perjalanan ke Mongolia.

"Dari rumah saya di Krasnoyarsk, Rusia sampai Ulaangom, Mongolia sekitar 900 mil," kata Barsokov. "Butuh waktu hampir dua hari berkendara lewat jalan darat dan ini bukan perjalanan yang mudah."

Bersama orang-orang percaya asal Ukraina, Rusia, dan juga Mongolia, Barsokov harusmelalui padang rumput yang luas untuk sampai kepada tujuan mereka.

"Kami telah mengalami banyak tantangan, banyak kesulitan saat kami mencoba untuk membawa kasih Tuhan ke daerah terpencil di Mongolia," tambah Barsokov.

Sementara itu, Alena Barsokov, 17 tahun, salah seorang anak muda Kristen Rusia yang ikut serta di dalam misi kali ini mengatakan bahwa sejak dari usia belia, ia sudah menerima panggilan dari Tuhan. Kunjungannya ke Mongolia sekarang adalah untuk yang kali ketiga.

"Ketika saya berusia 9 tahun, saya membaca sebuah buku tentang seorang misionaris di negara asing dan sejak saat itu saya memiliki hasrat membara untuk berbagi kasih Tuhan dengan orang-orang yang belum pernah mendengarnya sebelumnya," ungkap Alena.

Mendampingi Alena dalam perjalanan adalah Natasha Gorodnuk. Ini adalah perjalanan pertamanya ke negara Asia. Dia sendiri memiliki kerinduan melayani sebagai misionaris ke Nepal.

"Setiap kali saya memikirkannya, hati saya hancur karena saya tahu panggilan hidup saya dan saya tahu apa yang harus saya lakukan," imbuh Natasha.

Selama beberapa minggu, Natasha, Alena dan puluhan orang muda Rusia lainnya bermitra dengan orang-orang Kristen Mongolia untuk mengadakan kamp penginjilan bagi kaum muda di daerah terpencil di negara ini.

"Kami mulai bekerja sama dengan saudara laki-laki dan perempuan Rusia beberapa tahun yang lalu untuk menjangkau kaum sebangsa saya dengan kasih Tuhan," kata Anhaa Zaya, seorang pastor Mongolia. "Apa yang kita lakukan dalam kemitraan sangat penting untuk mengubah hati dan pikiran."

Di sela-sela permainan dan menikmati kegiatan lain di luar ruangan, panitia penyelenggara seperti Natasha Greschenko tidak ragu-ragu untuk memperkenalkan Kekristenan kepadaorang-orang Mongolia.

"Anak-anak ini adalah masa depan Mongolia," seru Greschenko saat dia mengajar pelajaran Alkitab kepada anak-anak di dalam sebuah Ger, tempat tinggal tradisional Mongolia.

"Mereka adalah pendeta-pendeta di masa depan, pekerja-pekerja gereja di masa depan, dan pemimpin-pemimpin masa depan di negara ini," sambung Greschenko.

Tidak lama setelah komunisme jatuh, hanya ada sepuluh orang percaya Kristus di Mongolia. Hari ini, 26 tahun kemudian, terdapat sekitar 60.000 orang percaya Kristus yang tersebar di seluruh negara yang luas ini.

cbn.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Menko Luhut Minta Umat Kristiani Berkontribusi Bangun Bangsa


Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Republik Indonesia Jend. TNI (Purn.) Luhut B. Pandjaitan mengatakan, umat Kristiani harus berkontribusi dalam membangun bangsa ini. Kekristenan juga harus bicara nasionalisme dan terus membangun bangsa ini

"Jangan hanya membicarakan Yerusalem dan Halleluya di gereja. Kontribusi kita sebagai orang Kristen apa?" ujar Luhut dalam Seminar Politik "Kekristenan dan Nasionalisme" di Katedral Mesias - Reformed Millenium Center Indonesia Building (RMCI), Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8).

Seminar itu digelar Reformed Center for Religion and Society (RCRS). Turut hadir sebagai narasumber seminar itu antara lain Budayawan dan Rohaniwan Katolik Romo Prof. Dr. Franz Magnis Suseno dan Budayawan dan Rohaniwan Kristen Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong.

Luhut mengatakan, orang Kristen jangan pernah merasa menjadi orang paling benar. Orang Kristen harus bisa menjadi contoh di mana saja.

"Kita semua sama. Doa itu diam, semua ada waktunya. Jangan pernah takut. Bisa menjadi apa saja di negeri ini," katanya.

Luhut mengingatkan, orang Kristen jangan pernah takut dalam menyampaikan aspirasinya. Menurutnya, Presiden Jokowi merupakan orang berani, jujur dan mau mendengar rakyatnya.

"Pemuda akan menjadi pemimpin masa depan bangsa ini. Saya berharap gereja menjadi tempat membimbing anak muda bangsa ini untuk menjadi pemimpin masa depan dan membangun negeri ini," katanya.

Sementara Romo Suseno mengatakan, pluralisme menjadikan kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Romo mengatakan, bangsa ini harus menunjukkan mindset, mensyukuri bagaimana Indonesia melalui krisis 1998, dibanding dengan sejumlah negara-negara lainnya.

"Indonesia semenjak Pak Harto turun tidak menjadi kacau, tidak dikuasai agama, kita menjalin kebebasan. Reformasi pada dasarnya sukses kecuali dalam memberantas korupsi," katanya.

Romo mengatakan, agama menjadi rahmat bagi semua dan kehadiran umat Kristen harus menyembuhkan, seperti Tuhan Yesus. Menurutnya, keagamaan tidak mengancam dan beragama jangan menjadi menakutkan.

"Di dalam lingkungan segenap umat merasa aman hidup menurut keyakinannya. Memberi ruang sesuai apa yang kita yakini benar," ucapnya.

Stephen Tong mengatakan, kontribusi umat Kristen dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan nasionalisme Indonesia tak perlu diragukan lagi. Ia juga mendorong umat Kristen terlibat dalam pembangunan nasionalisme Indonesia masa kini.

Ia juga mendorong umat Kristen bersama-sama dengan saudara-saudara sebangsa lainnya memberikan kontribusinya bagi pembangunan nasionalisme Indonesia. Menurutnya, kondisi nasionalisme Indonesia yang kian tergerus saat ini sudah sepatutnya juga menjadi tanggung jawab umat Kristen.

beritasatu.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Setelah Menyelamatkan 64 Warga Kristen Marawi, Pria Muslim Ini Akui Nggak Niat Jadi Pahlawan


Wajar aja sih kalau atas keberanian seseorang menyelamatkan puluhan orang yang disandera mendapat pujian bak super hero (pahlawan, red). Sama halnya kayak Superman yang dipuji karna keberaniannya menumpas kejahatan. Tapi gimana kalau aksi super hero ini dilakukan secara nyata sama orang biasa yang nggak pernah dikenal?

Bukan cuma sekadar tayangan film aja, aksi berani pria Muslim asal kota Marawi, Filipina ini selamatkan sebanyak 64 warga Kristen yang disandera kelompok teroris Maute mengundang pujian dari publik. Dia bahkan disebut-sebut pahlawan loh karna aksinya itu. Bukannya bangga, tapi pria bernama Norodin Lucman ini malah nggak senang dengan julukan itu. Dia mengaku tindakannya semata-mata dilakukan karena hanya ingin menunaikan ajaran agamanya.

Aku tidak berniat jadi pahlawan, kebetulan saja aku sedang di rumah di kota Marawi waktu pertempuran pertama kali pecah. Aku tahu ada beberapa orang Kristen yang bekerja di rumah-rumah terdekat sebagai tukang kayu dan pekerja konstruksi dan aku menyuruh orang-orangku untuk membawa mereka ke rumah demi menghindari tembakan silang,” kata Norodin, sebagaimana dikutip dari Christiandaily.com, Rabu (17/8).

Norodin sendiri adalah seorang mantan pemimpin politik di Filipina. Dia menuturkan kalau sejak kelompok teroris Maute mulai melakukan eksekusi kejam kepada orang-orang Kristen di sana, dirinya pun berinisitif untuk menyembunyikan orang-orang itu di dalam rumahnya.

Awalnya, dia mengira kalau kelompok Maute hanya akan tinggal beberapa hari saja di sana. Tapi bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok teroris Maute terus berlanjut sampai-sampai mereka harus kehabisan persediaan makanan. Mereka lalu memutuskan melarikan diri dari Marawi. Untuk meloloskan diri, dia bahkan harus mengajarkan orang-orang Kristen ini beberapa ayat kutipan kitab suci mereka supaya bisa mengelabui para kelompok teroris. Para wanita diminta mengenakan jilbab di kepala mereka.

Saat berjalan melewati jembatan, seorang anggota Maute mendekati mereka. Untungnya, dia mengenali Norodin dan membiarkan mereka lewat.

Sedang kabar dari Juru Bicara Angkatan Bersenjata Filipina Brigadir. Jenderal Restituto Padilla menyampaikan kalau ada beberapa anggota teroris saja yang tinggal di Marawi. Dia menyampaikan sedikitnya hanya 20 sampai 40 orang saja. Pasukan pemerintah Filipina sendiri masih tetap bertahan di sana untuk melepaskan warga sipil yang masih disandera kelompok itu.

Sampai hari ini, daerah Marawi pun masih diberi status darurat sejak pecahnya pertempuran antara kelompok Maute dan pasukan pemerintah pada 23 Mei 2017 silam. 

Christiandaily.com/Jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Referendum Papua Masuk Rekomendasi Pertemuan Gereja Pasifik


Sebuah foto dokumentasi World Council of Churches memperlihatkan para pemimpn Pacific Conference of Chruch (PCC), yaitu, (baris depan) Moderator PCC, Pdt. Dr Tevita Havea; Presiden PCC Pacific, Pdt.Dr. Mele'ana Puloka, WCC dan mantan Presiden PCC Pasifik, John Doom. (Baris Belakang): Wakil Moderator PCC, Pdt Lola Koloamatangi, dan Sekjen PCC, Pdt Francois Pihaatae.(Foto:WCC)

Pertemuan para pemimpin gereja-gereja Pasifik yang berlangsung di Auckland, Selandia Baru, belum lama ini, menghasilkan tujuh rekomendasi, yang salah satunya adalah meneguhkan kembali seruan penentuan nasib sendiri atau referendum bagi rakyat Papua.

Sikap ini agak berbeda dengan pendirian pemimpin gereja Katolik se-Oseania yang juga melakukan pertemuan di kota yang sama, awal pekan ini, yang justru memilih untuk tak bersikap perihal penentuan nasib sendiri bagi Papua, dengan alasan, "bila agenda tentang Papua hanya berfokus pada soal aspirasi merdeka, dapat mengaburkan hal lain yang dianggap lebih penting" dan kemungkinan "perhatian untuk menegakkan dan memperkuat institusi demokrasi lokal dapat diabaikan."

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Pacific Conference of Church (PCC), yang berkantor pusat di Suva, Fiji, para pemimpin gereja-gereja Pasifik yang didominasi oleh gereja-gereja Protestan menegaskan sikap mereka dengan mendasarkan rekomendasi pada Firman Allah dan pada sebuah kalimat Pdt Martin Luther King, yang menyatakan bahwa "Tak ada yang merdeka bila tidak semuanya merdeka." Kalimat ini merujuk pada keberadaan rakyat Papua yang dianggap sebagai rumpun Melanesia, dan seluruh rakyat Melanesia belum mengalami kemerdekaan apabila ada yang belum merdeka di antara rumpun Melanesia, termasuk rakyat Papua.

Kami para pemimpin gereja Pasifik melalui kebijaksanaan kehendak Tuhan, menyerukan hal-hal berikut untuk dilaksanakan, pertama, Penentuan Nasib Sendiri: Kami melanjutkan mendukung seruan negara-negara Pasifik agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan penyelidikan terhadap pelaku pelanggaran Hak Asasi Manusia di Papua. Tuhan menciptakan manusia untuk merdeka dan menentukan nasib sendiri dan karena itu kami melanjutkan dukungan terhadap seruan penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua,” demikian salah satu bagian dari pernyataan resmi tersebut, yang salinanya diterima oleh satuharapan.com, Jumat (18/08), yang sebelumnya juga sudah disiarkan oleh tabloidjubi.com.

Dalam bagian Pembukaan pernyataan yang diberi judul Moana Calls for Action, disebut nama-nama gereja yang diwakili oleh pemimpin yang bertemu, yaitu Gereja Anglikan Melanesia, Keuskupan Anglikan Polinesia, Uskup Katolik di Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, Gereja Kristus Vanuatu, Gereja Kristen Kongregasi di Samoa, Gereja Kristen Kepulauan Cook, Gereja Lutheran Injili Di Papua Nugini, Ekalesia Kelisiano Tuvalu, Ekalesia Kerisiano Niue, Gereja Injili di Kaledonia Baru dan Kepulauan Loyalitas, Dewan Gereja Fiji, Perserikatan Gereja di Papua Nugini, Dewan Gereja Papua Nugini, Gereja Presbyterian Vanuatu, Gereja Wesleyan Gratis Dari Tonga, Samoa National Council of Churches, Etaretia Porotetani Maohi, Gereja Methodis di Fiji dan Rotuma, Gereja Presbyterian St. Andrews, Kiribati Uniting Church, Nauru Congregational Church dan the Methodist Church of Samoa.

Seruan dukungan penentuan nasib sendiri kepada Papua dalam pernyataan ini tidak terlepas dari seruan yang sama terhadap hak rakyat Melanesia di negara lain, seperti rakyat Bougainville di Papua Nugini dan rakyat Kanaky di Kaledonia Baru.

"Kami terus mendukung inisiatif baru untuk penyelesaian politik bersama bagi penentuan nasib sendiri Bougainville antara pemerintah Papua Nugini dan pemerintah otonom Bougainville. Kami akan mendukung usaha gereja-gereja Bougainville dan Papua Nugini dalam membantu pemerintah mereka mengusahakan penyelesaian politik damai penentuan nasib sendiri dan hasil referendum Bougainville di tahun 2019."

Selanjutnya dikatakan, "Kami mendukung perjuangan terus menerus rakyat Kanaky (Kaledonia Baru) dalam usaha mereka bagi penentuan nasib sendiri dan kemerdekaan menentukan masa depan politik mereka. Kami mengakui legalitas Kesepakatan Noumea dan meminta para penandatangannya untuk mematuhi semangat dokumen hukum yang mengikat ini dan melanjutkan referendum yang direncanakan pada tahun 2018."

"Kami memohon Prancis menggunakan kekuatan dan pengaruhnya untuk memastikan bahwa referendum dilaksanakan dengan adil dan dalam suasana damai dan aman dimana semua rakyat Kanaky dapat berpartisipasi menentukan masa depan Kanaky."

Selain isu penentuan nasib sendiri dan HAM, gereja-gereja se-Pasifik ini juga membahas isu Seabed mining, diaspora di Pasifik, kepemimpinan dalam gereja, hubungan gereja dengan negara, kepercayaan/agama baru dan keanggotaan Konferensi Gereja Pasifik.

PCC dipimpin oleh Moderator, Pdt Dr. Tevita Havea, dan Sekretaris Jenderal, Pdt Francois Pihaatea. Angota PCC saat ini terdiri dari 27 gereja, sembilan dewan gereja di 17 negara kepulauan dan teritori.

satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

PGI Terima Kunjungan Silaturahmi Muhammadiyah


Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir M.Si mengatakan, salah satu peran penting yang perlu diambil oleh lembaga seperti Muhammadyah dan PGI adalah menyadarkan para elit kekuasaan dan elit-elit politik agar bertanggung-jawab secara moral atas kehidupan berbangsa.

Hal ini ia ungkapkan dalam kunjungan silaturahmi PP Muhammadyah ke kantor PGI, Kamis, 3 Agustus 2017.

Haedar yang didampingi oleh Sekjen Dr H Abdul Mu’ti, M.Ed dan pengurus pusat lainnya juga menyoroti berbagai perkembangan bangsa dan konstalasi politik belakangan ini. 

Menurutnya, situasi kebangsaan saat ini membutuhkan perhatian besar dari lembaga-lembaga keumatan. "Dalam perjalanan sejarah bangsa, lembaga keumatan seperti Muhammdyah dan PGI telah berkontribusi besar atas perkembangan kehidupan berbangsa. Karenanya situasi kebangsaan saat ini dimana isu berkembangnya radikalisme Islam, meningginya keretakan sosial di antara berbagai elemen anak bangsa hingga yang terakhir diterbitkannya Perppu No. 2/2017 tentang Ormas dan Aliran anti Pancasila perlu mendapat perhatian.", lanjutnya.

Menurutnya, Muhammadyah sendiri mengedapankan Islam yang berkemajuan, dengan mengedepankan sikap yang objektif dan rasional dalam menyikapi berbagai situasi kebangsaan ini dan menghindarkan diri dari sikap-sikap politik yang memicu berkembangnya berbagai masalah seperti radikalisme.

Sementara itu, Ketua Umum PGI, Pdt. DR. Henriette Lebang, menyampaikan empat keprihatinan gereja-gereja di Indonesia, yakni kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme dan kerusakan lingkungan. "Untuk merespon keempat isu ini PGI selalu mengharapkan keterlibatan dan kerjasama berbagai pihak, termasuk Muhammdyah, untuk bersama-sama membangun bangsa. Kunjungan silaturahim ini menjadi sangat bermakna untuk membangun kesepahaman satu dengan yang lain dan melakukan kerja-kerja bersama untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik dan sejahtera dalam semangat kekeluargaan," sambut Pdt Lebang.

Menyikapi Perppu no 2/2017, Pdt Lebang menyatakan bahwa PGI menyambutnya dengan positif, tetapi juga mengkritisinya secara objektif dan rasional. "Kita menyadari, situasi kebangsaan akhir-akhir ini mengalami pengerasan yang berbeda dari waktu-waktu sebelumnya. Hal ini terjadi karena kurang dirawatnya perbedaan yang ada dalam kehidupan berbangsa. Untuk itu Perppu ini dapat dilihat secara positif sebagai respon atas situasi kebangsaan tersebut. Namun juga PGI secara kritis menyampaikan kepada Presiden agar Perppu ini tidak dijadikan alat kekuasaan untuk membungkam mereka yang bersuara kritis kepada kekuasaan", demikian Pdt Lebang. 

"Karena itu, kami menyarankan agar Perppu ini dilengkapi dengan berbagai persyaratan dan indikator yang jelas", lanjut Pdt Lebang.

Di akhir silaturahmi ini, PGI dan Muhammadyah sepakat untuk bersatu mencegah berbagai bentuk provokasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan di antara anak bangsa, terutama dalam menghadapi pilkada serentak 2018 dan pilpres 2019, sehingga menutup kemungkinan kelompok-kelompok kepentingan mengambil keuntungan dengan mengorbankan kehidupan berbangsa dengan memakai jubah agama.

satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Luar Biasa Kuasa Tuhan !!! Pemuda Kristen Asal Minahasa Ini yang Potret Soekarno Lagi Baca Proklamasi


Salah satu dokumentasi peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 adalah foto Ir. Soekarno sedang membacakan naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Siapa menyangka ternyata foto itu adalah hasil jepretan seorang pemuda Kristen asal Minahasa bernama Frans Mendur (ejaan lama: Frans Mendoer).

Frans Mendur yang merupakan seorang wartawan foto langsung bergegas ke kediaman Soekarno setelah mendengar kabar dari sumber di harian Asia Raya bahwa pada 17 Agustus 1945 akan ada peristiwa penting di kediaman Soekarno. Bersama dengan sang kakak, Alex Mendur, pada tanggal itu, keduanya langsung bergegas meluncur ke Jalan Pegangsaan No.56, Jakarta Pusat.

Dengan peralatan kamera yang ada, keduanya mengabadikan kejadian di kediaman Soekarno, pagi itu. Namun, ternyata aksi mereka diketahui oleh tentara Jepang yang saat itu masih berkuasa. Seusai upacara, Mendur bersaudara itu pun diburu.

Alex Mendur tertangkap terlebih dahulu. Foto-foto bidikannya langsung disita oleh tentara Jepang dan dimusnahkan. Sementara, Frans Mendur yang berhasil melarikan diri sebelumnya, akhirnya tertangkap juga. Namun, para tentara Jepang tidak dapat menemukan negatif foto yang mereka cari.

Ternyata di dalam pelarian, Frans Mendur sudah menguburkan negatif foto berisi peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di tanah dekat sebuah pohon di halaman belakang kantor harian Asia Raya.

Setelah dilepaskan oleh para tentara Jepang, Mendur bersaudara menyelinap di malam hari ke kantor Domei (sekarang kantor Antara, red). Di lab foto yang ada di Domei itulah, Frans dan Alex Mendur mencetak negatif foto peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Frans Mendur meninggal dunia pada 24 April 1971. Ia menghembuskan nafas terakhir di RS Sumber Waras Jakarta.

Pada 9 November 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahi Mendur bersaudara (Alex dan Frans), penghargaan Bintang Jasa Utama.

jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Astaga !!! 3 Gadis Ini Lakukan Perbuatan Asusila Pada Pendeta. Alasannya Mengangetkan...


Tiga orang gadis berinisial SN (21), RM (23), dan MM (25) harus berurusan dengan hukum setelah mereka dilaporkan melakukan perbuatan asusila kepada seorang pendeta. Kini, kasus mereka sudah sampai kepada meja hijau. 

Dalam persidangan yang berlangsung di pengadilan Bulawayo, Zimbabwe, belum lama ini, jaksa penuntut menyebut bahwa korban dalam malam kejadian datang ke rumah dimana tiga pelaku itu berada dengan maksud mengadakan kebaktian. 

Begitu berada di dalam sekitar pukul 7 malam, satu wanita memegang pinggangnya dan wanita lainnya menanggalkan celananya,” ujar jaksa.

Keduanya pun langsung menarik sang pendeta ke dalam kamar. Satu pelaku lainnya datang dengan membawa alat pelindung untuk kelamin laki-laki.

Meski pendeta menunjukkan penolakan, tetapi para pelaku tetap bersikeras ingin melakukan hubungan badan dengannya. 

Saat ditanya alasan melakukan perbuatan asusila tersebut, ketiganya menyatakan bahwa mereka hanya ingin membuktikan bahwa pendeta juga manusia yang punya nafsu syahwat dan bisa terangsang.

Saya ingin dia menyadari bahwa dia tidak istimewa untuk bisa terbebas dari rayuan seksual,” ungkap RM. 

Ketiga pelaku akan kembali ke pengadilan untuk menjalani persidangan penuh pada 7 agustus mendatang.

jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ya Tuhan...!!! Istri Pendeta Senior Gelapkan Uang Jutaan Dollar


Susan Combs Pratt, istri Pendeta Senior Weston Pratt dari Living Waters Full Gospel Church di Hazard, Kentucky, didakwa pekan lalu karena menggelapkan $ 1,4 juta dari Mercy Clinic di Jackson dimana dia bekerja sebagai perawat dan manajer kantor.

Pejabat di Mercy Clinic, di mana Pratt bekerja selama lebih dari 12 tahun, menolak untuk mengomentari tuduhan tersebut pada Rabu 9/8), namun Jaksa Distrik Kentucky Darrell Herald mengatakan kepada kantor berita lokal WYMT bahwa mereka dipanggil oleh petugas dari klinik untuk menyelidiki pencurian tersebut. Kasus itu kemudian dibawa ke hadapan seorang dewan juri yang mendakwa istri pendeta tersebut. Dia ditangkap dan dituduh melakukan pencurian karena kegagalan membuat disposisi properti yang dibutuhkan. Dia juga diduga telah mencuri uang tersebut selama empat tahun.

Pratt dibebaskan dari Penjara Wilayah Three Forks Kamis lalu dan diperkirakan akan diajukan di Pengadilan Tinggi Wilayah Breathitt pada 11 Agustus.

Seorang anggota komunitas Jackson, Robin Spurlock, mengatakan kepada stasiun berita lokal LEX 18 bahwa dia tidak tahu bahwa klinik di sebuah kota kecil memproses begitu banyak uang saat mengetahui kasus tersebut.

"Saya bahkan tidak menyadari bahwa banyak uang mengalir melalui klinik tersebut dan bahkan bisa mencuri sebanyak itu? Saya seorang Kristen dan saya bahkan tidak dapat membayangkan mencuri lima dolar meski itu lebih sedikit dari $1,4 juta," ujar Spurlock.

Ketika dia mengetahui bahwa Pratt juga seorang istri pendeta, dia mengatakan bahwa Pratt akan membutuhkan banyak doa setelah tersesat.

"Dia mendengarkan suara yang salah. Dia benar-benar membutuhkan doa jika dia melakukan hal-hal seperti itu dan menyakiti komunitas seperti itu. Dia pasti membutuhkan banyak doa, saya pikir dia baru saja salah arah," ungkap Spurlock.

Sejak penangkapan istrinya, Weston Pratt terus berbagi ayat Alkitab melalui media sosial.

Dia mengatakan pada Jumat lalu: "Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku. Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka, Ibrani 8:10-12, 10:16-17 dan Yeremia 31:33-34." 

cbn.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Film "Game of Thrones" selain Alkitabiah juga di Kritik karena Mengandung Adegan Amoral (Sama Saja Menyalibkan Yesus)


Film serial televisi, Game of Thrones sudah merilis serial ke-7 nya pada bulan Juli 2017 lalu. Beragam komentar dan penilaian publik pun dilayangkan terkait konten film ini. Ada banyak yang memberikan pujian dan tak sedikit pula yang melayangkan kritikan tajam. 

Inilah yang disampaikan oleh beberapa pendeta Kristen soal film tersebut. Seperti Josh Pease dari media Think Christian yang mengaku bahwa dirinya memang mengagumi Westeros, salah satu karakter pahlawan yang dinilainya cukup alkitabiah karena menjadi terang bagi kegelapan. Tapi di sisi lain, pendeta Josh Pease memutuskan untuk berhenti menonton film serial tevelisi itu karena kontennya yang berisi adegan seks dan kekerasan.

Senada dengan itu, pendeta senior lain seperti Kevin DeYoung (Chhrist Covenant Church) dan John Piper (pendiri situs Kristen Desiring God) melarang keras orang Kristen menonton tersebut. Karena adegan bebas yang ditampilkannya tidak sesuai dengan ajaran Kristen. Mereka meminta supaya orang percaya tetap mengingat firman Tuhan yang berbicara soal amoralitas, hawa nafsu dan dosa seksual.

Dalam sebuah pernyataan, pendeta DeYoung menekankan supaya orang percaya tetap menaati perintah Yesus dalam Matius 5: 27 dan Paulus dalam Efesus 5: 3-12 untuk menghindari percabulan dan kebiasaan-kebiasaan dunia.

John Piper juga mengutarakan larangannya dengan pernyataan keras bahwa menonton ‘Game of Thrones’ sama saja dengan menyalibkan Yesus sendiri. Dia menekankan kalau orang percaya harusnya menjunjung kekudusan hidup dan mengingat bahwa Kristus sudah mati di kayu salib demi membebaskan semua orang dari belenggu dosa. 

Dia juga menantang orang Kristen untuk merefleksi apakah mereka yang menonton film tersebut bisa membayangkan kalau ibaratnya adegan amoral di dalam film tersebut diperankan oleh anak perempuan, istri atau kekasihnya. Karena itu, dia mengingatkan supaya semua orang percaya memegang teguh perintah Allah dalam Matius 5: 28-29, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”

Di akhir pernyataannya, Piper mengingatkan soal satu ayat penutup dari Roma 14: 23 yang menekankan soal dosa. Katanya, “…Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.” Karena itu, dia mengajak semua orang untuk terus mengejar kemurnian atau kekudusan hidup yang berkenan kepada Tuhan.

Ada banyak film-film bermunculan dan mencoba untuk membuat kita tertarik menyaksikannya. Tapi banyak pula diantaranya berisi konten yang sama sekali nggak mendidik, karena banyaknya adegan kekerasan dan amoral (pergaulan bebas dan seksual). Karena itu, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu soal kualitas dan konten apa kira-kira ditayangkan dalamnya sebelum memutuskan untuk menonton.

jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net