Manado Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Natal Nasional 2016

sumber : istimewa | jawaban.com

Kota Manado Sulawesi Utara menyatakan diri siap untuk menjadi tuan rumah Perayaan Natal Nasional 2016. Hal itu disampaikan Bupati Minahasa Jantje Sajow usai menyambut kunjungan survey lokasi perayaan yang dilakukan oleh Tim Kreatif Presiden Joko Widodo, di Kompleks Stadion Maesa Tondano, Kamis (13/10).

Tempat pelaksanaanya sendiri masih belum ditentukan, akan tetapi Stadion Maesa Tondano masuk dalam proyeksi sebagai satu di antara lokasi yang kemungkinan besar menjadi tempat pelaksanaan. Jantje menyatakan bahwa jika penunjukan Natal Nasional itu resmi dilakukan di Manado, tentu saja pihaknya akan sangat bersyukur dan sangat siap serta menerima dengan senang hati.

“Memang lokasi pelaksanaan Natal Nasional 2016 sementara disurvei, dan Minahasa satu di antaranya, kita berdoa saja supaya bisa tepilih karena hal itu bergantung pada keputusan pusat,” kata Jantje, seperti dirilis Tribunnews, Kamis (13/10/2016).

Jantje menambahkan, stadion Maesa sangat berpeluang lantaran fasilitasnya sudah sangat mumpuni, sebab stadion ini mampu menampung lebih dari 30.000 orang bila digunakan dari tribun hingga lapangan, juga sudah sering dugunakan untuk iven-iven besar yang menghadirkan banyak orang, juga area parkir di seputaran stadion sangat luas dan mampu menampung ribuan kendaraan.

sumber : tribunnews
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Daerah di Tapanuli Tidak Kompak, Natal Nasional Pindah ke Manado



Sumber : Istimewa | Jawaban.com

Perayaan Natal Nasional yang sedianya akan dilaksanakan di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli, Sumatera Utara dilaporkan akan dipindah ke Manado, Sulawesi Utara. Penyebab pemindahan ini dinilai karena adanya “rebutan” diantara daerah-daerah di Tapanuli untuk menyelenggarakan Natal terbesar se-Nasional itu.

Hal ini disebutkan oleh Asisten I Pemerintahan Pemkab Humbahas Toni Sihombing. “Tapi sangat disayangkan, dan ini kemungkinan karena adanya sikap tarik-menarik antar kabupaten yang ada di pinggiran Danau Toba,agar menjadi tuan rumah Natal nasional,"ujarnya diruang kerjanya, Kamis (13/10).
Toni Sihombing menjelaskan juga bahwa meskipun Natal Nasional ini dipindahkan akan tetapi acara Natal didaerah itu akan tetap dilaksanakan dengan tajuk “Perayaan Toba Lake Christmas Concert”. ”Kita tetap mengucapkan terima kasih Kepada pemerintah pusat, sebab masih memperhitungkan wilayah Tapanuli secara khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai lokasi kegiatan Toba Like Chrismat Concert pada 16-18 Desember nanti.

Sikap tarik-menarik itu juga terlihat dari pernyataan Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tapanuli Utara Irwan Hutabarat yang mengatakan bahwa Pemkab Tapanuli Utara juga membuat permohonan kepada Presiden agar Natal Nasional diadakan di Kabupaten Tapanuli Utara. "Alasannya, Kantor Pusat HKBP adanya di Tapanuli Utara,dan bahkan bukan cuma Kabupaten Tapanuli Utara saja yang membuat permohonan, yang lain juga membuat,"ungkapnya.

Terakhir, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyatakan kekecewaannya atas pemindahan tersebut. Namun dirinya tetap menghormati keputusan Pemerintah. Saya tetap menghormati keputusan pemerintah. Kami sudah berusaha sangat maksimal agar Tanah Batak menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Tetapi belum waktunya, saya yakin akan tiba waktu yang terbaik untuk kita," tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah menetapkan Doloksanggul sebagai daerah untuk perayaan Natal Nasional, yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama H. Lukman Hakim Syaifuddin nomor 498 tahun 2016 tanggal 31 Agustus 2016. Dalam SK ini, Menteri Agama menunjuk Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita selaku ketua umum panitia Natal Nasional dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dumoly Freddy Pardede sebagai ketua pelaksana.

sumber : pelitabatak.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Puji Tuhan! Raja Muslim Ini Sumbang Lahan Untuk Bangun Gereja



sumber : gettyimages.com


Hamad bin Isa al Khalifa, yang merupakan raja negara Bahrain menyumbangkan sebidang tanah untuk pembangunan gereja Koptik ke-2 di ibu kota Manama, Bahrain. Hal ini disampaikan oleh Imam Koptik Ortodoks Royce George, yang menghadiri pelayanan pastoral di Bahrain.

Gedung gereja Koptik ini akan menjadi tempat ibadah bagi sebanyak 1500 keluarga Koptik yang tinggal di Bahrain dan Arab Saudi. Sumbangan itu, katanya, merupakan realisasi dari ucapan Raja Hamad saat bertemu dengan Imam Royce di Mesir pada April 2016 silam. Sumbangan itu juga diakui sebagai dukungan untuk menciptakan ‘toleransi beragama’ yang semakin baik di Bahrain.

Tindakan menyumbangkan tanah ini bukan kali pertamanya dilakukan Raja Bahrain berkeyakinan Islam Sunni ini. Pada tahun 2013 lalu, dia juga telah menyumbangkan tanah seluas 9000 meter persegi untuk pembangunan Gereja Katolik di Kotamadya Awali. Gereja Katolik yang dibangun pada tahun 2014 ini kemudian menjadi Katedral Katolik untuk kerajaan yang didedikasikan kepada istri raja Arabia.

Kendati begitu, tindakan kemurahan yang dilakukan Raja Hamad ini tetap dikritisi berbagai organisasi internasional. Mereka menuduh raja telah bertindak diskriminatif terhadap kaum mayoritas Syiah Bahrain.

Namun hingga berita ini diturunkan, tuduhan tersebut belum diketahui kebenarannya. Raja bahkan tidak memberikan klarifikasi terkait hal itu.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pendeta Minta Hakim Beri Hukuman Ringan bagi Pengacara Saiful Jamil


sumber : martynballestero.com

Pada sidang lanjutan kasus suap panitera dan hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/10), tim kuasa hukum dari BRK, salah seorang terdakwa, menghadirkan pendeta sebagai saksi meringankan.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Baslin Sinaga, Pendeta Marten Manulangi, memohon agar pengacara dari Saiful Jamil tersebut dihukum seringan-ringannya.

“agar dia dapat cepat bergabung kembali bersama jemaat Gereja yang lain," kata Marten.

Di gereja yang ia gembalai, Gereja Toraja di Kelapa Gading Jakarta, sambung Marten, BRK merupakan pengurus dan pemimpin kelompok jemaat wanita. Di mata jemaat, terdakwa adalah seorang yang tidak memiliki catatan buruk.

Oleh karena itu, tandas Marten, Jemaat Gereja Toraja di Kelapa Gading Jakarta begitu kaget ketika mengetahui BRK tersangkut kasus hukum.

Dalam Operasi Tangkap Tangan pada medio Juni 2016 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua pengacara Saiful Jamil yang diduga memberikan uang suap kepada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Satu diantara pengacara yang dibekuk adalah BRK.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

KPU Larang Calon Gubernur DKI Kampanye di Rumah Ibadah



sumber : www.merdeka.com

Masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta akan segera berlangsung sejak 28 Oktober 2016 mendatang. Untuk menjamin keamanan berlangsungnya kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan pasangan calon untuk tidak melanggar aturan-aturan kampanye yang sudah ditetapkan.

Komisaris KPU DKI Bidang Sosialisasi Betty Epsilon Idroos menyampaikan, adapun larangan yang dimaksud seperti larangan menghina calon gubernur dan wakil gubernur (cagub dan cawagub) lain atas nama SARA (Suku, agama, ras dan golongan). Mereka juga dilarang melakukan kampanye yang bersifat menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan ataupun kelompok masyarakat. Ataupun memakai cara kekerasan untuk melawan kelompok atau partai politik lain.

Selain itu, Betty menekankan dengan keras agar tidak berkampanye di rumah-rumah ibadah agama tertentu ataupun di lembaga pendidikan manapun. “(Dilarang) Menggunakan fasilitas dan anggaran Pemerintah dan Pemerintah Daerah; menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan; pawai yang dilakukan dengan berjalan kaki dan dengan kendaraan di jalan raya,” bebernya.

Jika larangan ini nyatanya dilanggar, KPU tidak segan-segan akan menyeret pelaku ke pengadilan. Karena hal itu dianggap sebagai tindakan memecah belah dan menimbulkan keriuhan politik yang sedang berlangsung. Larangan ini dibuat semata-mata untuk menghindari adanya tindakan yang merugikan pihak lain.

Seperti diketahui, masa kampanye akan berlangsung hingga 11 Januari 2017 mendatang. Sementara masa tenang dimulai sejak 12-14 Februari 2017. Lalu diikuti dengan pemilihan serentak pada 15 Februari 2017.

Himbauan ini penting untuk diketahui agar kita juga bisa mengambil bagian dalam doa dan mengharapkan proses persiapan Pilkada DKI Jakarta 2017 berjalan dengan aman, damai dan adil.

kutipan berbagai sumber
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja GKPS Ini Klaim yang Terbesar di Indonesia

sumber : Beritasimalungun.com

Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kongsilaita Sondiraya Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara masih tampak berupa kerangka. Namun seperti disampaikan gereja ini akan menjadi gereja termegah yang dimiliki suku Simalungun di Indonesia.

Menurut Pendeta GKPS Resort Sondiraya Pdt Rakuta Ginting pembangunan gereja sudah rampung 70 persen sejak mulai pembangunan pada 2014 silam. Meliputi pembangunan fondasi, tiang penyangga dan pengatapan. Mereka menargetkan gereja yang menelan dana sekitar 15 miliar ini akan rampung pada tahun 2017 mendatang. Sementara dari dana yang sudah tersedia, mereka telah menghabiskan dana Rp 5 miliar. Seteruskan akan disokong dari dana bantuan sebesar Rp. 3.5 miliar.

Sementara dari sisi arsitektur, GKPS Kongsilaita ini dirancang dengan mengusung nuansa adat simalungun baik dalam dan luar gedung gereja. Sementara untuk fasilitas lain halaman sekitar gereja akan dijadikan pelantaran parkir. Sementara sebagian lainnya akan disediakan perumahan bagi pendeta, penginjil serta ruangan konsistori begitu juga dengan rencana pembuatan kolam.

Pembangunan ini juga didukung penuh oleh Bupati Simalungun, Dr JR Saragih SH, MM. Dia berharap pembangunan gereja ini bisa segera rampung dan bisa menjadi ikon baru di daerah Simalungun. Dengan demikian diharapkan dukungan besar dari para jemaat gereja untuk merampungkan bangunan ini.

Kiranya setiap proses pengerjaan diberkati Tuhan. Dan yang jauh lebih penting adalah pembangunan gereja ditujukan hanya untuk menyenangkan hati Tuhan.

sumber : beritasimalungun.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pendeta GBKP Pasar Minggu Keluhkan Kondisi Ibadah di Kantor Kecamatan

Sumber : kbr.id

Pendeta Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu Penrad Siagian mengeluhkan kondisi Kantor Kecamatan yang digunakan sebagai lokasi ibadah masih terlalu sulit dijangkau jemaat gereja yang kebanyakan sudah lanjut usia. Kantor Kecamatan yang terletak di lantai empat tersebut harus membuat para jemaat yang sudah tua naik turun tangga.


Selain itu, Pdt. Penrad juga mengeluhkan kondisi ruangan yang cukup panas karena tidak dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC). Tak hanya itu, ukuran ruangan yang terbilang kecil tak sanggup menampung semua jemaat yang hadir. Sebagian harus mengikuti ibadah dari luar lewat sambungan layar LCD dan kipas angin.

Sementara Camat Pasar Minggu Eko Kardiyanto mengatakan, kegiatan peribadatan jemaat GBKP Pasar Minggu memang sudah diserahkan kepada pihaknya. Mereka diminta untuk memfasilitasi keperluan ibadah sampai masalah rumah ibadah tersebut selesai. “Minggu depan kalau mau ibadah lagi ya di sini, sesuai instruksikan sementara di sini dulu sampai beres masalahnya,” ucap Eko, seperti dilansir Kompas.com, Minggu (9/10).

Seperti diketahui, GBKP Pasar Minggu mendapat penolakan dari warga dan Wali Kota Jakarta Selatan karena pendirian bangunan tidak memiliki izin. Atas kesepakatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, gereja ini dipindahkan sementara ke Kantor Kecamatan Pasar Minggu. Kegiatan peribadatan akan dilakukan di gedung tersebut hingga pihak gereja hingga urusan izin gereja selesai.

sumber : kompas.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Puji TUHAN !!! Mulai Akhir 2016, Guru Agama Kristen di Purwakarta Digaji Pemkab


Sumber : mediaindonesia.com

Para guru agama Kristen di Purwakarta, Jawa Barat, kini bisa sedikit bernafas lega setelah Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, memastikan bahwa pihaknya akan memberikan gaji kepada para pendidik dari lima agama yang diakui negara, terhitung sejak 1 Desember 2016. Menurut Kang Dedi – demikian ia biasa disapa -, alokasi honorarium diambil dari pengalihan subsidi anggaran pembelanjaan SMA.

“Sekarang kan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah atas sudah diambil alih pemprov. Jadi, anggaran dari APBD untuk SMA ini yang kita alihkan ke program tersebut,” ujar Kang Dedi seperti dilansir inilahkoran.com, Senin (10/10/2016).

Untuk diketahui, Pemkab Purwakarta mengeluarkan sebuah program baru bagi sekolah-sekolah setempat yakni pengembangan kurikulum kultural berbasis agama. Pihak berotoritas telah menyiapkan anggaran yang cukup besar yakni sekira 10 miliar rupiah.

Nantinya, program baru Pemkab akan menjadi program tambahan sekolah. Kang Dedi menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu kurikulum pendidikan sekolah yang berjalan sekarang. Lebih lanjut, Kang Dedi menjelaskan akan dilakukan seleksi terhadap para calon guru agama yang bisa mengajar di sekolah-sekolah sebagai bentuk prosese standarisasi. 

Ketua Badan Kerja Sama Gereka-gereja (BKSG) Kabupaten Purwakarta Pdt Efori Gulo dalam keterangan kepada wartawan mengatakan ada 400 siswa beragama Kristen di Purwakarta. Selama ini, anak-anak yang sebagian besar bersekolah mendapatkan pendidikan agama dari sepuluh guru yang merupakan relawan pelayanan.

Efori bahwa para guru tersebut hanya memperoleh uang ala kadar setiap Natal, sumbangan dari jemaat. "Mereka hanya dapat Rp 200.000 per tahun," ungkap Efori.

Menanggapi program baru Pemkab Purwakarta, ST B.Siallagan, Guru Rohani Kristen yang juga ketua yayasan HKBP Purwakarta menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi rencana pemda yang turut memfasilitasi kegiatan para guru rohani.

“Keterlibatan kami, diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan agama bagi anak-anak SD dan SMP tersebut,” tuturnya.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kisah Gereja di AS yang Konon Dipakai untuk Komunikasi dengan Alam Lain



Foto: Church of Two Worlds di AS (Church of Two Worlds/Facebook)

Washington - Sekilas Gereja Dua Dunia di AS tidak berbeda dengan lainnya. Namun para pengikutnya percaya, bahwa gereja itu menjadi penghubung antara dua dunia.

Gereja Dua Dunia atau yang dikenal dengan Church of Two Worlds di Washington DC merupakan gereja jemaat Spiritual. Dilansir detikTravel dari situs resminya, Kamis (28/9/2016) gereja ini cukup populer sebagai jembatan antara dunia orang hidup dan orang mati.

Didirikan pada tahun 1936 oleh Rev H Gordon Burroughs, Gereja Dua Dunia merupakan satu-satunya gereja dengan aliran spiritual di kota itu.

Secara konsep, para jemaat dari Gereja Dua Dunia percaya kalau ada kehidupan setelah mati. Bahwa roh dari orang yang telah tiada tidaklah musnah melainkan hidup setelah kematian.



Gereja ini mempercayai keberadaan roh (Church of Two Worlds/Facebook)

Mundur ke belakang sekitar tahun 1840 hingga 1920, kepercayaan Spiritual mencapai puncak kejayaannya di AS. Hal itu dibuktikan lewat jumlah jemaatnya yang mencapai delapan juta di kala itu.

Biasanya para pengikut Spiritual kerap berkumpul dan melakukan ibadah seperti umat lain pada umumnya. Hanya saja jemaat spiritual lebih fokus akan cara untuk berkomunikasi dengan roh orang yang telah tiada.


Jemaat yang tengah berdoa (@Church of Two Worlds/Facebook)

Caranya adalah melalui meditasi grup, penyembuhan lewat aura dan lainnya. Doa pun dipercaya sebagai medium untuk berkomunikasi dengan roh dari orang yang telah tiada.

Gereja ini pun buka dari pukul 14.30 hingga 16.00 sore waktu setempat di hari Rabu dan Minggu. Mungkin menarik bagi traveler pecinta edukasi atau bangunan tua. 

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kronologi Izin Tempat Ibadah Versi GBKP Pasar Minggu

GBKP Pasar Minggu (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Jakarta - Pihak Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu mengatakan, pihaknya sudah sejak 2004 mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) rumah ibadah. Namun yang didapat justru IMB rumah kantor atau rukan.

"Kita sudah mengurus ini, yang keluar dari gubernur rumah kantor, yang kita minta rumah ibadah," kata Pendeta GBKP Pasar Minggu Penrad Siagian saat diwawancarai detikcom di gereja tersebut, Jalan Tanjung Barat No 148 A, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2016).

Penrad berkata, pihaknya sudah mengurus izin pendirian GBKP Pasar Minggu. Ini sesuai tata cara pendirian rumah ibadah yang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pendirian Rumah Ibadah.


Persyaratan itu antara lain, mempunyai 90 orang jemaat, serta dukungan warga sekitar gereja paling sedikit 60 orang. Penrad mengklaim pihaknya saat itu mendapat dukungan dari 75 orang warga.

Foto: Spanduk penolakan warga terhadap GBKP Pasar Minggu (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Namun menurut Penrad, entah kenapa saat itu Lurah Tanjung Barat memanggil 75 orang warga yang memberikan persetujuan pendirian GBKP Pasar Minggu dan dipertemukan dengan para warga yang tidak setuju. Sosok yang juga menjabat Sekretaris Eksekutif di PGI Pusat ini menyebut lurah sudah melampaui kewenangannya. 

"Harusnya yang datang itu 75 orang. Tapi yang hadir 41 orang. Yang tidak setuju 16 orang, yang menerima 25 orang. Dan dia (lurah Tanjung Barat) membuat bilang itu yang menerima cuma dua puluh lima," kata Penrad. Seharusnya dia tidak melakukan proses Verifikasi dengan mempertemukan yang setuju dengan yang tidak setuju kemudian ditambah lagi ada aksi aktor luar yang berdemonstrasi. Ini kan proses penekanan psikologis," lanjut Penrad.

Begini kronologi pelarangan ibadah Minggu terhadap Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu versi pengurus GBKP Pasar Minggu:

1. Bahwa sejarah GBKP Pasar Minggu dimulai ketika pada 1990 Pendeta M. Bangun, Ketua Runggun GBKP Cililitan, menganjurkan kepada Pertua Korinta Pinem, Pertua Nande Martin Tarigan dan Diaken K. Sipayung untuk mengadakan kebaktian doa rumah tangga atau PJJ di Pasar Minggu. Anjuran ini segera ditindaklanjuti dengan mengadakan rapat di rumah Pertua Korinta Pinem yang beralamat di Komplek Polri Pengadegan, Blok O/66. Rapat ini dihadiri tujuh orang, yaitu: Pertua Korinta Pinem, Pertua Nande Martin Tarigan, dan Diaken K. Sipayung (GBKP Cililitan); Pertua G.M. Tarigan dan Pertua Kristen Bangun (GBKP Kebayoran Lama); Pertua Sabar Sinulingga dan Diaken Saymara (GBKP Jakarta Pusat). Hasil rapat ini adalah: Tujuh orang peserta rapat menjadi pengurus PJJ Pasar Minggu dan membentuk pembina PJJ yang terdiri dari Pendeta M. Bangun, Pendeta Obet Tarigan (GBKP Kebayoran Lama), dan Pendeta M. Manik (GBKP Jakarta Pusat).

2. Bahwa pada akhir tahun 1990 jemaat PJJ Pasar Minggu mengadakan perayaan Natal pertama yang tempatnya di rumah Bapak Harry Bangun Mulia (alm). Natal pertama tersebut menjadi inspirasi bagi Pertua dan Diaken di atas untuk melaksanakan kebaktian Minggu.

3. Bahwa pada tanggal 18 Januari 1991 sudah diadakan kebaktian minggu (malam hari) untuk pertama kali yang lokasinya menumpang di GKJ Ebenezer Pasar Minggu. Kebaktian ini sudah dipimpin oleh seorang pendeta.

4. Bahwa pada perjalanannya PJJ Pasar Minggu telah membentuk Badan Pekerja Runggun/Majelis jemaat yang terdiri dari:
a. Ketua: Pertua Korinta Pinem
b. Sekretaris: Pertua G.M. Tarigan
c. Bendahara: Pertua S. Sinulingga
d. Anggota: Diaken Kristen Bangun, Diaken K. Sipayung, Diaken Nd. Martin Tarigan, dan Diaken Saymara.

5. Bahwa pada tahun 1994 Majelis atas nama Maruhun Janangkih Pinem telah membeli sebidang tanah bekas milik adat seluas 864 m2 berikut bangunan di atasnya yang terletak di jl. Tanjung Barat No.148 A. Dan pada 01 Februari 1999, sebidang tanah ini telah memiliki Sertifikat Hak Milik No. 2905 yang dikeluarkan oleh Kepala Seksi Pengukuran dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan, Drs. Hari Widiarto.

6. Bahwa sejak 24 September 1995, GBKP Pasar Minggu telah aktif menyelenggarakan ibadah minggu di Jl. Tanjung Barat No.148 A yang dipimpin oleh Pendeta…

7. Bahwa pada tanggal 27 Oktober 2004 Panitia Pembangunan Gereja mengajukan izin pembangunan rumah ibadah kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta. Hasilnya, pada tanggal 14 Februari 2005, Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan IMB dengan No: 01439/IMB/2005 untuk mendirikan bangunan baru dan kantor (KUT). Tapi, IMB ini tidak sesuai dengan yang diajukan GBKP Pasar Minggu yaitu IMB untuk pembangunan rumah ibadah.

8. Bahwa pada Januari 2006 Majelis dan Panitia Pembangunan Gereja memutuskan merenovasi bangunan rumah rumah pendeta dan gedung ibadah GBKP Pasar Minggu yang terletak di Jl.Tanjung Barat No.148 A. Alasan renovasi adalah mengingat pertumbuhan jumlah jemaat di GBKP Pasar Minggu dan untuk mendukung kenyamanan dalam beribadah. Dasar renovasi ini adalah IMB No: 01439/IMB/2005 yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

9. Bahwa pada hari Minggu, 12 Maret 2006 sekelompok warga melaksanakan unjuk rasa dengan tuntutan: keberatan terhadap kegiatan renovasi bangunan, meminta penutupan tempat ibadah GBKP Pasar Minggu, dan seluruh aktivitas jemaat di lokasi tersebut dihentikan. Dasar penolakan mereka karena di depan gereja terdapat bangunan majelis taklim. Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai keributan yang mengakibatkan beberapa anggota panitia pembangunan mengalami luka-luka. Atas kejadian ini, pihak kepolisian secara sepihak memberlakukan penyegelan dengan pemasangan police line di lokasi tersebut.

10. Bahwa pasca-kejadian tersebut, jemaat GBKP Pasar Minggu harus berpindah-pindah lokasi ke beberapa tempat untuk melakukan ibadah hari minggu. Lokasi yang digunakan yaitu: :
a. Gedung Tranka Kabel (2006).
b. GPIB Pasar Minggu (2006).
c. Gedung Graha Simatupang (2007).
d. Gereja Haleluya Taman Mini (2008).
e. Gedung Sinar Kasih, Dewi Sartika (2011).
f. Gedung Beyond Menara FIF (2016).

11. Bahwa pasca-kejadian 12 Maret 2006, jemaat GBKP tidak bisa melaksanakan ibadah minggu di GBKP Tanjung Barat, Jl. Raya Tanjung Barat No. 148 A. Namun, sejak 2009 aktivitas lainnya masih dapat dilakukan sepanjang tidak dilaksanakan di hari Minggu. Aktivitas tersebut adalah:
a. Kebaktian Rumah Tangga (PJJ).
b. Kebaktian Kaum Ibu (Moria).
c. Kebaktian Kaum Bapak (Mamre).
d. Kebaktian Kaum Pemuda-Pemudi (Permata).
e. Kebaktian Penghiburan bagi rumah taggga yang mengalami duka cita.

12. Bahwa pada tanggal 24 Maret 2010 Majelis GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No. 6/RG-PM/III/2010 kepada Gubernur DKI Jakarta perihal permohonan tempat beribadah untuk GBKP Pasar Minggu. Sampai dengan saat ini Majelis GBKP Pasar Minggu belum mendapatkan jawaban atas permohonan tersebut.

13. Bahwa sejak 22 Mei 2016 hingga kini Jemaat GBKP Pasar Minggu telah kembali melaksanakan aktivitas ibadah minggu yang berlokasi di Jl. Raya Tanjung Barat No.148 A. Hal ini bisa dilaksanakan setelah melakukan pendekatan berkali-kali kepada RT/RW dan tokoh di sekitar Tanjung Barat, dengan catatan tidak menampilkan simbol-simbol di gedung bangunan (Salib dan plang nama).

14. Bahwa pada tanggal 22 Juni 2016 Camat Jagakarsa menginisiasi pertemuan antara Muspika, Tokoh Masyarakat, FPI, FUI, dan Majelis GBKP Pasar Minggu yang menghasilkan kesepakatan untuk memberikan waktu bagi Majelis GBKP Pasar Minggu untuk mengurus dan menyelesaikan IMB rumah ibadah di Jl. Tanjung Barat No.148 A. Batas yang diberikan ialah hingga tanggal 26 September 2016. latar belakang pertemuan ini adalah karena masih ada sebagian masyarakat yang mempermasalahkan ibadah minggu oleh GBKP Pasar Minggu.

15. Bahwa pada Juli 2016 Majelis dan Panitia Pembangunan Gereja telah melakukan upaya verifikasi KTP dan KK kepada pemerintah daerah terkait sebagai bagian dari proses mengurus IMB. (Dokumen terlampir).

16. Bahwa pada 20 Juli 2016, Majelis gereja telah mengajukan surat kepada Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi DKI tentang Permohonan Surat Keterangan Tanda Lapor Gereja.

17. Bahwa pada 20 Juli 2016, Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi DKI telah memberikan Surat Keterangan Lapor Gereja kepada GBKP Pasar Minggu yang beralamat di Jl. Tanjung Barat No.148 A. (Dokumen terlampir).

18. Bahwa pada tanggal 21 Juli 2016 Majelis mengajukan surat no. 08/GBKP-PM/JAKBAN/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Ijin Domisili Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. (Dokumen terlampir).

19. Bahwa pada tanggal 21 Juli 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat no. 01/GBKP-PM-PP/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Keterangan Tentang Keperluan Nyata dan Sungguh-sungguh Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. (Dokumen terlampir).

20. Bahwa pada tanggal 25 Juli 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No: 02/GBKP-PM-PP/JAKBAN/VII/2016 kepada ketua FKUB wilayah Jakarta Selatan tentang Surat Permohonan Rekomendasi FKUB Jakarta Selatan. (Dokumen terlampir).

21. Bahwa pada tanggal 28 Juli 2016 ada aksi sekelompok masyarakat intoleran di kantor kelurahan Tanjung Barat. Mereka mendesak Lurah Tanjung Barat untuk menghentikan aktivitas ibadah dan menolak memberi IMB GBKP Pasar Minggu di Jl. Tanjung Barat No.148 A.

22. Bahwa pada tanggal 29 Juli 2016 atas saran Kapolsek Jagakarsa maka Lurah Tanjung Barat meminta aktivitas ibadah hari minggu pada tanggal 31 Juli 2016 dihentikan.

23. Bahwa pada tanggal 9 Agustus 2016 Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu mengajukan surat No. 03/GBKP-PM-PP/VII/2016 kepada Lurah Tanjung Barat perihal Permohonan Keterangan Tentang Keperluan Nyata dan Sungguh-sungguh Tempat Ibadah bagi Jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat.

24. Bahwa pada tanggal 11 Agustus 2016 Lurah Tanjung Barat mengirim surat kepada Panitia Pembangunan GBKP Pasar Minggu yang isinya belum dapat memberikan rekomendasi keperluan nyata dan sungguh-sungguh tempat ibadah bagi jemaat GBKP di daerah Tanjung Barat. Dalil yang digunakan Lurah adalah bahwa dari 105 jemaat GBKP hanya ada 11 jemaat saja yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Barat. Hal ini tidak sesuai dengan SKB yang menyebutkan paling sedikit 90 jemaat dengan batas wilayah. Kemudian, dari 75 warga sekitar yang menandatangani persetujuan berdirinya rumah ibadah, hanya 25 orang saja yang mengaku setuju dan sisanya tidak mengetahui maksud dan tujuan permintaan dukungan tanda tangan.

25. Bahwa pada tanggal 16 September 2016, Wali Kota Jakarta Selatan memanggil Lurah Tanjung Barat dan Camat Jagakarsa. Dalam pertemuan ini, Wali Kota mengatakan bahwa Lurah Tanjung Barat telah melampaui kewenangannya untuk melakukan verifikasi persyaratan dukungan tanda tangan 60/90 yang termuat dalam SKB 2 Menteri. Menurut Wali Kota, verifikasi ini adalah tugas FKUB Jakarta Selatan.

26. Bahwa pada tanggal 27 September 2016, Lurah Tanjung Barat mengeluarkan surat yang isinya meminta Pengurus GBKP Pasar Minggu untuk menghentikan kegiatan GBKP Pasar Minggu sesuai kesepakatan rapat pada 22 Juni 2016. 

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ada Penolakan Beribadah, Jemaat GBKP Pasar Minggu Tetap Datang ke Gereja


Foto: Spanduk penolakan beribadah (Arief Ikhsanudin/detikcom)


Jakarta - Keberadaan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Jalan Tanjung Barat Lama, No. 148 A. Pasar Minggu, Jakarta Selatan menuai penolakan, lantaran dianggap belum memenuhi syarat pendirian gereja. Bahkan penolakan muncul dari warga agar jemaat tidak beribadah di situ.

Salah satunya muncul dalam spanduk di depan geraja seperti terlihat Minggu (2/10/2016). Spanduk itu berisi tulisan 'Kami Warga Tanjung Barat RT 04 Menolak Adanya Kegiatan Peribadatan & Pembangunan Gereja di Wilayah Kami'

Meski begitu, beberapa jemaat tetap datang ke gereja sejak sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengikuti ibadah. Namun Kepala Forum Kerukunan Umat Beragma (FKUB) Jaksel Saiful Anam mengatakan belum ada rekomendasi dari FKPUB untuk mendirikan gereja di lokasi tersebut. 


Foto: Jemaat tetap hadir ke gereja (Arief/detikcom)

"Saya dari Kementerian Agama wilayah Jaksel. Prasyarat dari peraturan bersama dari Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri belum terpenuhi," ucap Saiful Anam.

Saiful menuturkan harusnya tempat ibadah direlokasi ke aula Kecamatan Pasar Minggu, tapi pendeta dan jemaat tidak mau. Padahal Kementerian Agama sudah menyarankan agar tak beribadah di gereja yang belum dapat izin, untuk menghindari konflik.

"Kami dari Kementerian Agama hanya memfasilitasi," kata Saiful.


Foto: Suasana sekitar gereja (Arief/detikcom)

Sementara itu, Pendeta Penrad Siagian mengatakan gereja itu sudah ada sejak tahun 1995. Dan sudah 7 kali pindah sejak tahun 2006. "Kita ngurus (izin) selama tiga bulan, tapi pihak kelurahan tidak responsif," ujar pendeta Penrad.

"Ini hak kita. Walau dilarang, kita ingin mengingatkan negara melalui wali kota, bahwa ini mengingatkan negara supaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya menjamin hak untuk beribadah. Walau ditolak negara mampu melihat," paparnya.

Pantauan di lokasi, tampak belasan anggota polisi dan Satpol PP berjaga-jaga. Mereka khawatir ada gesekan antar warga.

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Terungkap Wajah Asli Yesus yang Sebenarnya

Ilmuwan Inggris telah menemukan potret baru wajah Yesus. Rupanya gambar ini berbeda dengan apa yang selama ini digambarkan di berbagai lukisan atau potret yang dipajang di banyak gereja. Selama ini para ilmuwan meyakini bahwa sampai saat ini penampakan gambar Yesus adalah murni dari imajinasi seniman. Tidak ada kerangka dan DNA untuk menganalisa secara akurat. Bahkan Kitab Suci Perjanjian Baru tidak pernah memberikan gambaran yang jelas tentang rupa Yesus Kristus.
 
 Namun demikian, seperti dikabarkan TheSun, Selasa (15/12/2015), kemajuan dalam ilmu antropologi forensik memungkinkan para ahli menciptakan apa yang mereka yakini, yaitu menemukan gambaran paling akurat dari Yesus. Dibantu oleh ahli arkeolog dari Israel, para ahli ini menggunakan metode yang sama dengan polisi saat melacak penjahat untuk menemukan penampakan wajah aslinya.
 
Richard Neave, seniman ahli medis (dokter) lulusan University of Manchester yang memimpin penelitian ini, selama dua dekade telah berhasil merekonstruksi puluhan wajah terkenal, mulai dari Philip II dari Makedonia hingga ayah dari Alexander Agung Raja Midas Frigia.
 

Ini gambar wajah Yesus Kristus yang diyakini oleh para ilmuwan.

Neave dan timnya kemudian menggunakan computerized tomography untuk membuat irisan sinar X dari sebuah tengkorak. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang kompleks tentang struktur wajah, otot, dan kulit. Dengan teknologi ini, para ilmuwan mampu membangun gambaran tiga dimensi rekonstruksi wajah Yesus.
 
Uniknya, pencarian para ahli ini tidak menemukan sama sekali penampakan Yesus Kristus dengan rambut emasnya, bermata sayu, berkulit pucat, dan gambaran umum lainnya tentang sosok Yesus seperti yang diyakini dan tergambarkan banyak orang hingga saat ini.
 
Berlawanan dengan kepercayaan populer, para ahli justru meyakini bahwa Yesus Kristus memiliki mata gelap, bertubuh pendek seperti kebanyakan orang saat itu dan berjanggut tebal seperti orang Yahudi pada umumnya.
 
Sementara itu, Alison Galloway, seorang profesor antropologi dari University of California mengatakan, “Gambaran Neave tentang sosok Yesus Kristus merupakan gambaran yang mungkin lebih dekat dengan kebenaran daripada pekerjaan banyak guru besar lainnya.” 
 
sumber : liputan6.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pengungsi Kristen Suriah Harus Sembunyikan Iman Untuk Hindari Aniaya


Sumber : www.al-monitor.com

Banyak pengungsi asal Suriah yang mendengarkan kabar baik dan menerima Yesus, namun harus tetap menyembunyikan iman mereka dan ibadah diam-diam karena takut menghadapi ancaman kematian, demikian pernyataan dari seorang direktur pelayanan yang bekerja sama dengan Cristian Aid Mission yang melayani para pengungsi di Turki. 

"Ini adalah situasi yang suram bagi para pengungsi di negeri ini," demikian pernyataan orang yang tidak disebutkan namanya untuk melindungi keselamatannya tersebut sebagaimana dirilis oleh Christianpost.com. 

Menurut orang tersebut banyak pengungsi yang terbuka dengan berita Injil, mereka mau membuka tenda-tenda tempat mereka tinggal bagi para pelayan Tuhan. Dia mengungkapkan bahwa melalui pelayanannya saat ini ada sekitar 120 orang menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi mereka dan 20 orang telah dibabtis. 

Walau demikian mereka harus menyembunyikan iman mereka tersebut, karena perpindahan keyakinan bisa membuat mereka kehilangan nyawanya. 

Kehidupan di pengungsian sendiri bukanlah hal yang mudah; Banyak diantara mereka yang butuh makanan, air bersih, popok dan juga kebutuhan hidup mendasar lainnya. Banyak pelayanan kemanusiaan yang telah terjun membantu para pengungsi yang terusir dari rumah mereka akibat konflik yang terjadi di Suriah dan Irak. Banyak dari mereka tidak ingin kembali ke tempat asalnya 

Mari berdoa bagi umat percaya yang berada di pengungsian Turki, kiranya Tuhan terus menguatkan iman mereka dan agar para pelayan Tuhan disana terus semangat melayani dan membagikan kabar baik. 

Sumber : Christianpost.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja-gereja Dibakar & Umat Kristen Makin Banyak Dianiaya Di Kuba


Sumber : Christiantoday.com

Penganiayaan yang dialami oleh Umat Kristen Kuba semakin meningkat, demikian ungkap seorang pendeta dan aktivis kebebasan beragama baru-baru ini yang dikutip oleh Christian Today.

“Ancaman mengalami kekerasan fisik… datang bersamaan dengan menjadi seorang Kristen,” demikian ungkap Pendeta Mario Felix Lleonart Barroso.

Walau konstitusi Kuba melindungi kebebasan beragama, namun hal ini tidak menghindarkan umat Kristen dari penganiayaan yang dilakukan oleh pemerintah. Dari bulan Januari hingga Juli 2016 saja telah terjadi 1.606 penganiayaan berkaitan dengan kebebasan beribadah. Tindak kekerasan yang terjadi beru[a perusakan gedung gereja, properti gereja, dan penangkapan umat Kristen.

Menurut Barroso salah satu alasan Pemerintah Kuba melakukan tindak kekerasan kepada umat Kristen adalah “mereka takut dengan banyaknya orang yang berbalik dari negara dan mencari Tuhan (dan gereja) untuk mendapatkan jawaban dan harapan.”

Kuba adalah sebuah negara komunis dengan pemerintahan dictator. Pemerintah Kuba telah sejak lama menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia termasuk salah satunya dalah penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang dan hukuman mati tanpa proses pengadilan. Beberapa tahun terakhir ini Kuba menghadapi masalah ekonomi. Mari berikan dukungan doa untuk umat Kristen di Kuba, agar mereka diteguhkan dan kiranya kebangunan rohani melanda negeri tersebut dan pemulihan terjadi.

Sumber : Christian Today
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Paras 'Gereja Ajaib' yang Bertengger di Sisi Bukit

Gereja Kuno di puncak salah satu bukit di Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Bintang.com, Jakarta Sudah berabad-abad lamanya sejak kali pertama lelaki muda mendaki sisi gunung di Tigray, utara Ethiopia untuk menjamah gereja kuno yang bertengger di antara tajam bebatuan. Sebagaimana diwartakan Daily Mail, gereja yang berada di area terpencil tersebut merupakan tempat peribadatan, sekaligus belajar berbagai pengetahuan tentang Kristen Ortodoks.

Seakan jadi deskripsi lain akan Afrika, Ethiopia memang dikenal dengan sejumlah sudut 'ajaib' untuk ditelusuri, tak terkecuali gereja tua yang dipercaya telah ada beratus tahun silam tersebut. Hal menarik di sini adalah tradisi mendaki gunung demi mencapai sang tempat suci bagi lelaki muda yang ingin menjadi pendeta.

Adalah Asher Svidensky, seorang fotografer yang berhasil mengabadikan, tak hanya paras gereja kuno, namun juga kehidupan yang bergulir di sekitarnya. Berdasarkan laporan Daily Mail, lelaki berusia 26 tahun tersebut menghabiskan waktu selama 10 hari di area terisolasi tersebut. Berikut beberapa hasil jepretannya.

Anak yang hendak jadi pendeta terlihat di sekitar area gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Anak yang hendak jadi pendeta terlihat di sekitar area gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Anak yang hendak jadi pendeta terlihat di sekitar area gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia, di mana anak-anak biasa belajar ajaran Kristen Ortodoks. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia, di mana anak-anak biasa belajar ajaran Kristen Ortodoks. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)

Anak yang hendak jadi pendeta terlihat di sekitar area gereja kuno di Tigray, utara Ethiopia. (Asher Svidensky/Barcroft Images)
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Karena Rempah-Rempah Agama Katolik Sampai di Indonesia


Karena Rempah-Rempah Agama Katolik Sampai di Indonesia

Dubes Vatikan, Mgr Antonio Guido Filipazzi menyambut baik akan dibangunnya Taman Rempah-rempah (Spice Garden) Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Italia. Bahkan Dubes Vatikan mengingatkan bahwa ada hubungan sejarah yang erat antara tanaman rempah-rempah itu dan kehadiran agama Katolik di Indonesia. Karena tanaman rempah-rempah yang dicari oleh bangsa Eropa di Indonesia itulah, kemudian agama Katolik sampai di daratan nusantara.

Pernyataan Mgr Antonio Guido Filipazzi itu diungkapkan kepada Tim Pengembangan Taman Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Italia, yang mengadakan pertemuan di Kedubes Vatikan, Jakarta, terkait dengan pembangunan Taman Indonesia di Vatikan, Senin (15/8). Selain Taman Rempah-rempah (Spice Garden), dibangun pula Taman Borobudur (Borobudur Garden).

Didampingi oleh Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Ignatius Suharyo, Tim Pengembangan Taman Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah, Kartini Pandjaitan Sjahrir (Koordinator), Purnomo Yusgiantoro, AM Putut Prabantoro, Nia Niscaya (Kementerian Pariwisata), Pudjo Sambodo, Deni Priadi, James Ridwan, Pratjojo Sojogjo, Abdi Ahsan, Bregas Harrimardoyo, Eddie Ahadiah Latief, dan Parisianti Pradipto.

“Tanaman rempah-rempah itulah yang sebenarnya membawa agama Katolik ke Indonesia. Tanaman itu dibawa oleh bangsa Eropa dan karena rempah-rempah itu bangsa Portugal sampai ke negara ini,” ujar Mgr Antonio Guido Filipazzi.

Sebelumnya, dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan itu, Kartini Pandjaitan menjelaskan bahwa Taman Rempah-rempah itu memamerkan tanaman rempah-rempah yang terkait dengan masa saat Candi Borobudur didirikan oleh Wangsa Syailendra. Ada 46 jenis tanaman rempah-rempah yang akan dipamerkan dan salah satu yang menjadi andalan adalah kayu manis. Pada jaman penjajahan Belanda di nusantara, tanaman rempah-rempah asal Indonesia itu sangat terkenal di daratan Eropa.

Disinggung pula persoalan peletakan batu pertama (ground breaking) yang rencananya dilakukan pada Oktober 2016. Tim Pengembangan dan Dubes Vatikan berharap bahwa Presiden Joko Widodo berkenan untuk melakukan peletakan batu pertama.

sumber : beritasatu.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja paling menyeramkan di Dunia "Gereja Saint George" ada di Republik Ceko


Berkunjung ke gereja paling seram di dunia untuk merasakan sensasi berbeda. | via: lazypenguins.com

Tak hanya menikmati pesona indah secara harfiah, seperti ombak laut yang begitu membius, hangatnya pasir putih, bangunan-bangunan megah nan artistik, serta kerut puncak gunung mega dari seluruh dunia. Terkadang kamu harus menjajal sensasi lain saat bertandang ke satu tempat untuk memberi memori baru akan perjalanan.

Gereja Saint George, Republik Ceko. | via: lazypenguins.com

Berbicara tentang perjalanan, tentu pilihan destinasi jadi satu hal penting karena akan mempengaruhi pengalaman-pengalaman yang hendak dirasakan selama traveling. Bagi turis Indonesia, Eropa selalu lekat dengan landscape kota indah yang berbalut dengan kecantikan bangunan-bangunan kuno. Namun, pesonanya tak berhenti di situ. 

Gereja Saint George, Republik Ceko. | via: lazypenguins.com

Sebut saja Republik Ceko yang belakangan jadi destinasi favorit bagi kebanyakan traveler. Tata letak kota yang begitu memesona, lengkap dengan bangunan megah bergaya gotik yang berjajar dengan begitu anggun di sepanjang jalan kota membuat siapapun tak ingin melewati pesonanya. Namun, tak hanya city road yang bisa kamu nikmati.

Kalau ingin meraskan sensasi yang sedikit mencekam, Ceko pun punya tempat yang tepat. Gereja Saint George ini dinobatkan sebagai gereja paling menyeramkan di dunia. Bukan tanpa alasan, pada tahun 1960 gereja ini terkena runtuhan tebing saat upacara pemakaman berlangsung. Menganggapnya sebagai pertanda buruk, geraja yang sudah ada sejak abad ke-14 ini pun ditinggalkan warga lokal.

Gereja Saint George, Republik Ceko. | via: lazypenguins.com

Seorang seniman, Jakub Hadvara, lah yang memperkenalkannya kembali pada dunia sebagai upaya menarik turis untuk menghasilkan uang yang akan digunakan sebagai dana pemugaran gereja. Hadvara mengungkapkan kalau patung-patung yang ada di dalam gereja ini merepresentasikan hantu Sudeten Jerman yang hidup di Lukova sebelum Perang Dunia II dan datang untuk berdoa di geraja ini setiap hari minggu.

Gereja Saint George, Republik Ceko. | via: lazypenguins.com

Selanjutnya, Hadvara juga berharap bisa mengungkapkan kehidupan lampau yang ada di tempat ini dan jadi bagian normal dari keseharian. Menikmati suasana hening yang begitu mencekam, namun epik di saat yang sama. Memberimu satu gambaran akan tenang di tempat-tempat yang sudah ditinggalkan manusia. 
 
sumber : bintang.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Gereja Misterius yang Muncul dari Bawah Air dalam 5 Potret


Rupa gereja misterius di Chiapas, Meksiko. (David von Blohn)

Julangan dinding 'setengah paras' setinggi 10 meter itu merupakan puing gereja yang parasnya telah lama hilang dari pandangan publik. Seperti diwartakan Independent, ketika ketinggian air sungai Grijalva merosot hingga setidaknya 24 meter di tahun 2002, jadi kali pertama 'gereja misterius' tersebut nampak kembali. 
 
Tak lagi memadai untuk dijejak karena ketinggian air, sebagaimana dilaporkan The Guardian, warga lokal hanya bisa membawa turis berkeliling di sekitar puing gereja berusia kurang lebih 400 tahun tersebut. Kepada Independent, seorang arsitek, Carlos Navarrate menuturkan, 'gereja misterius' ditinggalkan sekitar tahun 1773. 
 
Terkungkung bukit dengan kabut yang sesekali 'menelan' sepenuhnya, gereja ini menampakkan pesona berbalut nuansa misterius dalam satu waktu bersamaan. Meninggalkan atmosfer tempat sakral, puing sewarna lempung ini berdiri, meski tak sempurna, dengan segala biusan eksotisme. 
 
Puing gereja di tengah sungai Grijalva, Meksiko. (David von Blohn)
'Gereja misterius' yang telah berdiri lebih dari 400 tahun lalu. (David von Blohn)
Tahun 2002 jadi kali pertama turis bisa kembali menjejakkan kaki di dalam puing gereja. (David von Blohn)
Air yang surut hingga 24 meter membuat 'gereja misterius' kembali nampak. (David von Blohn) 
 
Karena ketinggian air, sekarang turis hanya mengelilingi puing gereja dengan perahu kecil. (japantimes.co.jp)
sumber : bintang.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net