PGI: Mari Sebar Pesan Perdamaian, Jangan Bangun Opini Liar di Media Sosial

Foto: Ledakan bom di Gereja Samarinda (William Maliki/detikcom)


Jakarta - Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) berduka cita atas terjadinya tindakan terorisme di depan Gereja HKBP Oikoumene Samarinda. Kini, agar suasana tetap kondusif, PGI mengajak semua pemimpin agama untuk menebarkan pesan damai.

"Kami mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia, khususnya para pimpinan agama, untuk tetap setia menanamkan dan menebarkan pesan-pesan perdamaian, kemanusian dan kebangsaan kepada umat masing-masing," kata Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow dalam keterangan persnya, Senin (14/11/2016).

PGI memahami, agama hadir di bumi untuk membawa perdamaian. Maka segala macam perbedaan pendapat di masyarakat harusnya bisa dirembuk dalam suasana religiositas yang penuh perdamaian.

"Segala bentuk aspirasi dan perbedaan pendapat hendaknya dapat diselesaikan dengan jalan dialog, musyawarah atau melalui mekanisme hukum yang berlaku di negeri ini," kata Jeirry.

PGI juga mengajak semua elemen bangsa merapatkan barisan, supaya Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap solid. Khusus untuk Umat Kristiani, PGI mengimbau agar tetap tenang dan menebarkan pesan damai di media sosial. Dengan demikian, situasi bisa menjadi lebih baik lagi.


"Kami mengimbau kepada semua Umat Kristen di manapun berada untuk tetap tenang dan tidak perlu membangun opini liar, terutama di media sosial, yang dapat semakin menebar teror dan kebencian, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat umum. Kami juga menghimbau umat untuk memercayakan penanganan masalah ini (pengeboman) kepada pemerintah dan aparat penegak hukum," tutur Jeirry.

sumber : detik.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

0 komentar:

Post a Comment