Heboh di Luar Negeri !!! Penginjil dan Umat Kristen Seluruh Dunia Serukan Doa Untuk Ahok

Sidang perdana Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus dugaan penistaan agama bukan hanya menjadi perhatian publik dalam negeri tapi hingga ke luar negeri.

Sejumlah media besar luar negeri bahkan secara khusus menulis tentang jalannya sidang perdana yang diwarnai tangis Ahok saat membacakan nota keberatan atas tuduhan penistaan agama yang dialamatkan padanya.



Perhatian serius ditunjukkan penginjil dunia yang mengajak umat Kristen di seluruh dunia untuk mendoakan Ahok.

Dikutip dari Akun Facebook Franklin Graham, anak penginjil besar Billy Graham tersebut memposting pemberitaan terkait kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Ahok hingga ke persidangan, yang diulas di laman berita New York Times, lengkap dengan caption ajakan kepada seluruh umat Kristen seluruh dunia untuk mendoakan Ahok.

Berikut postingan Franklin Graham:
Franklin Graham
14 Desember pukul 20:31 ·
Kita harus berdoa untuk Gubernur Kristen Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama yang sedang berada dalam ujian.
Dia adalah seorang pemimpin non-Muslim pertama yang menjadi gubernur di ibu kota Indonesia.
Dia ditolak karena ia adalah seorang Kristen.
Kelompok garis keras Muslim secara terang-terangan memprotes dan menyerangnya.
Ini adalah jenis fitnah yang terjadi di seluruh dunia di negara mayoritas Islam.
Berdoa untuk orang ini dan keluarganya.

Franklin Graham di bawah naungan Billy Graham Evangelistic Association menyerukan doa kepada seluruh umat Kristen di seluruh dunia termasuk mengekspos masalah ini untuk membuka mata publik bahwa fitnah dan penganiayaan terhadap orang percaya benar-benar sedang berlangsung di seluruh dunia.

berbagai sumber 
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Walikota Makassar didoakan Pada KKR Natal GBI



Pada saat perayaan KKR Natal Gereja Bethel Indonesia (GBI) Glowing Makassar, Walikota Makasar Moh Ramdhan ‘Danny” Pomanto turut hadir ditengah-tengah jemaat dalam suasana sukacita. Acara yang dilaksanakan pada Kamis (15/12) di Pinisi Ballroom, Hotel Clarion Makassar, menyita perhatian para jemaat yang hadir.

Pada KKR tersebut, Danny Pomanto turut masuk dalam pokok doa yang disampaikan Pendeta Deany Gosal. Dalam doanya, ia berharap Tuhan selalu memberikan kekuatan dan kesehatan supaya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik bagi kota Makassar.

“Walikota yang terbaik di Indonesia, penuh dengan inovasi, kita berdoa agar mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Tuhan memberkati pak Danny,” doa Pendeta Deany didepan para jemaat.

Dalam sambutannya, Danny mengucapkan rasa syukur karena toleransi yang terjalin di kota Makassar dan berharap bahwa Natal dapat membawa damai Indonesia, khususnya kota Makassar. Bahkan dirinya mengatakan bahwa doa-doa bagi kota Makassar membawa daerah tersebut terhindar dari bencana disbanding kota yang lain.

“Mohon doa kita semua, berkumpul dengan kekuatan doa untuk kota Makassar. Bagaimana kita berjuang untuk kota kita, bagaimana kita menjadikan anak-anak kita, anak yang taat dengan orang tua dan Tuhan,” tambahnya. 

Pada perayaan tersebut, Danny tidak datang sendiri. Dirinya didampingi oleh anggota DPRD Kota Makassar, Mario David dan Kadis Dukcapil Kota Makassar, Nielma Palamba. 

Sumber : inipasti.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Sukacita Penghuni Rutan Cilodong Tak Surut Saat Rayakan Natal



Perayaan Natal di gereja, kantor atau lembaga pelayanan Kristen sudah barang tentu sesuatu yang lazim bagi umat Kristen. Tetapi merayakan Natal bersama para narapidana dan tahanan di lembaga pemasyarakatan (LP) dan rumah tahanan (Rutan) sesuatu yang kedengarannya masih sangat langka. Namun untuk kali ini, mari mencoba menelisik bagaimana sebenarnya para narapidana Kristen merayakan Natal dari balik jeruji besi.

Inilah tahun pertama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Cilodong Depok merayakan Natal yang digelar oleh Persekutuan Doa (PD) Diakonein Lippo Cikarang dan pihak pembina kerohanian Kristen Rutan Cilodong Christine Simon dan Pendeta John Manoppo bekerja sama dengan pihak Rutan itu sendiri pada Jumat, 9 Desember 2016 pekan lalu.


Perayaan Natal pertama ini bahkan disambut dengan sukacita oleh sebanyak 77 WBP Rutan. Sukacita mereka semakin lengkap lantaran keluarga masing-masing juga diberi kesempatan untuk hadir. Mereka juga begitu antusias ketika diminta untuk terlibat dalam berbagai kegiatan lomba serta dekorasi ruang ibadah Natal yang digelar di Aula Gedung 3 Rutan Cilodong Depok.

WBP Rutan Khusyuk Beribadah di Aula Gedung 3 Rutan Cilodong, Depok

Penyalaan Lilin oleh Meilyta Siregar Didampingi Bapak Boynaldo Gultom dari Pihak Rutan Cilodong, Depok
Ketua Panitia Natal Meilyta Siregar dari PD Diakonein mengaku begitu bersyukur karena penghuni rutan yang ada mau bekerja sama dan menyambut baik perayaan tersebut. “Kemarin sihmereka happy. Aku lihat mereka antusias sekali, gimana mereka (bisa) selesaikan dekorasi. Dekorasi kita bawa kesana mereka yang kerjain, karena kita nggak bisa setiap hari masuk Rutan. Dengan barang-barang yang kita punya mereka mendekor dengan cita rasanya mereka,” terang Meilyta.

Natal ini juga disusun dengan berbagai kegiatan seru yang melibatkan para penghuni Rutan, mulai dari mengadakan beberapa lomba antara lain membuat ornamen Natal, vokal grup, stand up comedy dan cerdas cermat antar penghuni blok.

“(Kegiatan Natal ini) Kita bagi dua kemarin. Ada ibadah Natal biasa, candle light gitu sesudah itu ada perayaan. Jadi sebelum hari-H kemarin kita datang ke sana untuk penjurian. Kita kasih tahu, nanti mau Natal ya, kalian ada perlombaan vokal grup antar blok ya. Kemudian stand up comedy ya, trus kita bawain pernak pernik, jadikan ini sebuah dekorasi Natal. Kemudian lomba cerdas cermat ya per blok Rutan,” terangnya.

WBP Khusyuk Membaca Alkitab Saat Khotbah Natal
Perayaan Natal ini sendiri mengangkat tema “Dipanggil untuk merdeka menjadi garam dan terang”, dengan sub-tema yang dipilih adalah “Berubah dan Berbuah”. Melalui ibadah Natal yang dibawakan oleh Pdt. Lawrence Apituley tersebut, panitia berharap bisa mendukung WBP Rutan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan memberi dampak, baik di penjara ataupun setelah bebas nantinya.

“Di dalam penjara itu tidak membatasi kita untuk menjadi serupa dengan Kristus. Juga bahwa Tuhan mengasihi saudara apapun yang saudara sudah lakukan. Jadi melihat mereka dari sisi lain manusianya. Memang kita nggak kompromi dengan apa yang mereka lakukan, nggak kompromi dengan hukuman yang dijatuhkan. Karena Alkitab juga bilang kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan. Ada hukuman yang harus diterima, tapi Allahkan turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan. Jadi kalau masih ada kesempatan untuk terima firman, untuk bertobat, ya ini kesempatan itu,” ungkap Meilyta.

WBP Menikmati Hadirat Tuhan di Perayaan Natal Rutan Cilodong, Depok
Dukungan penuh dari kepala Rutan Cilodong Sohibur Rachman kepada panitia pelaksana Natal juga menjadi hal yang paling mereka syukuri. Tak hanya mendukung, namun dia juga turut hadir di perayaan Natal tersebut. “Kemarin itu aku salut bangetsama kepala rutannya itu Bapak Sohibur Rachman karena dia bersedia hadir,” tandasnya.

Kendati tak mudah melayani para tahanan yang berasal dari beragam latar belakang hukuman ini, namun panitia pelaksana Natal bersyukur lantaran diberi kesempatan untuk bisa berbagi sukacita bersama dengan saudara-saudara seiman yang menjalani hidup di balik jeruji besi. 

Sumber : Jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Ilmuwan: Yesus Kristus akan Datang Pada Malam Tahun Baru



Seorang ilmuwan komputer Kristen menyatakan bahwa, berdasarkan perhitungan dan analisisnya dari nubuatan yang disebutkan dalam kitab Daniel, kembalinya Tuhan Yesus ke bumi sudah semakin dekat, dan mungkin hal itu terjadi sebelum tahun 2017. Artinya, dia mau mengatakan bahwa bulan Desember ini, Tuhan Yesus akan datang ke dunia.

Ilmuwan itu bernama Nora Roth yang merupakan seorang mahasiswa teologi. Menurutnya kedatangan Kristus yang kedua akan terjadi dalam tiga minggu, secara khusus pada malam tahun baru. Prediksinya tersebut dimuat dalam blognya berjudul "The Mark of the Beast," yang didasarkan pada pola alkitabiah mengikuti hari Sabat.

Menurutnya dalam Alkitab, Allah telah mengamanatkan bahwa hari ketujuh dalam seminggu menjadi hari Sabat. Dia juga menginstruksikan Israel untuk mengamati tahun sabat atau cuti, yang merupakan tahun ketujuh dari siklus pertanian tujuh tahun. Dari prinsip Imamat 25:3-4 inilah Roth kemudian menerapkannya dengan nubuatan dalam kitab Daniel.

"Ke-70 nubuatan 'tujuh' di Daniel 9:24 memiliki dua pemenuhan. Pertama, 70 'tujuh' adalah 70 siklus-490 cuti tahun, menunjuk ke kedatangan pertama Yesus sebagai Juruselamat kita dari dosa. Kedua, 70 'tujuh' 70 siklus-3431 tahun Yobel, menunjuk kedatangan kedua Yesus ketika orang yang percaya padaNya akan dibebaskan secara permanen dari dosa. Pada musim gugur 2016, 6.000 tahun dosa di bumi akan berakhir, kebenaran kekal akan diturunkan, dan Yesus akan datang lagi. "

Roth melanjutkan bahwa setelahnya, bumi akan beristirahat selama 1.000 tahun."Hal yang paling penting yang dapat kita lakukan sekarang adalah untuk memberikan diri kita sepenuhnya kepada Allah dalam kerendahan hati dan pertobatan dan dengan iman menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita. Sekarang adalah waktu untuk mencari Tuhan, sementara Dia dapat ditemukan. Sekarang adalah waktu untuk bertobat. Hari ini adalah hari untuk memilih untuk menerima Yesus Kristus sepenuhnya dan tinggal di dalam Dia. "

Roth bukanlah orang pertama yang dengan begitu berani memprediksikan waktu atau tanggal kedatangan Yesus Kristus. Sebelumnya ada nama Pastor Ronald Weinland yang memprediksi Yesus datang 29 September 2011, 27 Mei 2012 dan 18 Mei 2013. Televangelist Jack Van Impe, memprediksi akhir 2012. Kemudian ada nama Harold Camping dengan tanggal kedatangan 21 Mei 2011, sampai akhir hayatnya di tahun 2013, Tuhan Yesus belum juga datang.

Terhadap fenomena-fenoma prediksi tersebut, penginjil legendaris Billy Graham telah mengatakan bahwa Yesus sendiri telah mengatakan bahwa tidak akan ada yang tahu hari kedatanganNya (dalam Matius 24:36), dan untuk berhati-hati agar tidak membuat prediksi-prediksi yang hanya akan membawa pada kebingungan dan kekeliruan.

“Ada indikasi bahwa kita berada pada akhir zaman. Dan dalam Firman Tuhan kita diperingatkan untuk segera bertobat dan kembali kepada Kristus. Kau tahu siapa Kristus itu? Dia adalah satu-satunya pribadi yang dapat menebus dan menyelamatkan kita. Namun sebelum dia datang, kita harus bertobat dan berpaling dari hidup yang lama,” tutup Graham.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kapolri Siapkan Densus 88 untuk Natal dan Tahun Baru di Sumut


Demi kenyamanan bagi masyarakat, Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 siap melakukan pengamaan pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian menerangkan bahwa seluruh gereja akan dijaga ketat pada saat kunjungannya di Medan, Sumatera Utara pada akhir pekan lalu.

Operasi lilin akan diadakan untuk mendukung pengalaman saat perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut. Operasi ini akan dimulai 23 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017.

“Kita akan melakukan sterilisasi untuk setiap gereja sebelum jemaat melaksanakan ibadah. Pengamanan ini langsung dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Kita antisipasi kelompok paham radikal,” ujar Tito.

Menurut Tito, tokoh-tokoh pemuka agama seperti ulama dan pemerintah memiliki peranan besar dalam mengantisipasi dan mencegah penyebaran paham radikal di masyarakat yang marak akhir-akhir ini. Polisi tetap melakukan koordinasi dengan TNI dalam menangkal kelompok aliran keras tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, memerintahkan seluruh jajarannya untuk tidak membiarkan aksi-aksi yang dilakukan oleh paham radikal yang banyak ditargetkan pada akhir tahun 2016 karena padatnya agenda tahunan yang bisa dimanfaatkan para terorisme.

“Tingkatkan kewaspadaan di tengah masyarakat sampai penyambutakn Tahun Baru 2017 untuk mengantisipasi segala bentuk kejahatan kriminal, termasuk aksi terorisme,” ujar Rycko.

Hal tersebut dipaparkan Rycko untuk mebangun keamanan, kenyamanan dan terutama bekerjasama dengan media untuk mengembalikan citra Polri di masyarakat.

Selain meningkatkan pengamanan, Operasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tetap dilaksanakan oleh seluruh pejabat kepolisian sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 87/2016.

Sumber : beritasatu.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Franklin Graham Ajak Umat Kristen Dunia Dukung dan Doakan Ahok!



Sumber : Franklin Graham facebook

Pendeta Franklin Graham menyerukan kepada umat Kristen diseluruh dunia untuk mendukung dalam doa, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang saat ini mengalami masalah hukum atas tuduhan dugaan penistaan agama yang dilakukannya beberapa bulan lalu.

Putra dari penginjil legendaris dunia Billy Graham ini menyerukan hal itu di akun resmi facebook-nya, pada Rabu (15/12/2016) kemarin. “Kita perlu berdoa untuk Gubernur Jakarta (berkeyakinan) Kristen, Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama yang saat ini diadili karena dianggap melakukan penghujatan oleh umat Muslim, dan tentu saja (tuduhan itu) sangat konyol,” katanya yang sampai hari ini postingan tersebut telah di-likes 36 ribu kali dengan tiga ribu komentar dan 16 ribu share.

Franklin menambahkan bahwa demonstrasi yang dilakukan untuk memprotes Ahok dengan menginginkan untuk menggantungnya adalah sebuah tindak diskriminasi. “Mereka menolaknya karena dia seorang Kristen. Kelompok Muslim garis keras telah mengerahkan demonstrasi terhadapnya dan bahkan telah menyerukan untuk menggantungnya. Ini adalah jenis penganiayaan yang terjadi di seluruh dunia. Berdoalah untuk dia dan keluarganya.” Tutupnya.

Selain itu juga penginjil berusia 64 tahun ini akan membawa kasus tersebut dalam payung The Billy Graham Evangelistic Assosiation dalam World Summit in Defense of Persecuted Christians di Washington DC pada Mei 2017 nanti, juga sebagai bahan edukasi dan informasi kepada para politisi di Washington dan masyarakat Amerika secara umum terhadap masalah penganiayaan terhadap umat Kristen yang saat ini tengah terjadi diseluruh belahan dunia.

Sumber : Jawaban.com | Daniel Tanamal
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

PGI Ajak Gereja Beri Persembahan Untuk Sumbang Korban Gempa Aceh




Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter yang mengguncang Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (07/12/2016) membuat setidaknya 102 orang meninggal dunia dan lebih dari 700 orang mengalami luka berat dan ringan. Data tersebut dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (8/12/2016). Diperkirakan sekitar 3.276 orang mengungsi karena tempat tinggalnya mengalami rusak berat. 

Meresponi bencana tersebut, Persekutuan Gereja-gerja di Indonesia dalam siaran persnya menyatakan duka yang mendalam dan juga mengajak gereja-gereja untuk menyatakan solidaritas dengan mengumpulkan persembahan dan bantuan bagi masyarakat Aceh. 

"Dalam rangka solidaritas yang nyata kepada para korban dan masyarakat di dua kabupaten tersebut, PGI telah meminta kepada seluruh warga gereja untuk ikut serta meringankan beban kepada warga masyarakat di kedua kabupaten tersebut dengan cara mengumpulkan persembahan dan bantuan untuk diteruskan kepada masyarakat di sana," demikian pernyataan Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow yang dirilis melalui laman PGI.or.id pada Rabu (7/12/2016).

Selain mengajak gereja untuk mengumpulkan persembahan dan bantuan, PGI juga meminta warga gereja agar terus berdoa bagi korban gempa di rumah tangga dan gereja masing-masing. 

Sumber : Jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Bahagia Natal Pengungsi Irak Tak Surut Meski Terpisah dari Keluarga






Kendati terpisah jauh dari anggota keluarga, para pengungsi Irak tetap saja tampak bahagia melewati Natal kali ini. Keluarga Sami Dankha yang mengungsi ke Turki, misalnya, tetap menjalankan ibadah gereja, bernyanyi dan menikmati makanan lezat yang terhidang. Kendati begitu, mereka masih tetap terkenang ketika mereka meninggalkan kampung halaman mereka. 

Dankha dan keluarga yang berstatus sebagai pengungsi masih terus menunggu rencana selanjutnya untuk pindah mencari tempat menetap di Australia. Mereka mengaku terpisah jauh dari anggota keluarga lainnya yang ada Australia, Selandia Baru dan Belanda. Namun, hubungan seluruh keluarga masih tetap terjaga melalui komunikasi yang mereka bangun.


“Saya melihat mereka merayakan pesta, dan saya merasa sedih karena saya di sini dan kami terpisah, di berbagai negara,” ucap Dankha.

Sementara seorang pengungsi asal Zakho, Irak, Nesrin Arteen Zakho yang saat ini tinggal di Kanada merasa senang karena dia sudah beribadah tetap di Gereja Katolik Khaldea di Saskatoon. Dia memutuskan untuk merayakan Natal dengan mengikuti tradisi yang ada. Dia bahkan telah memasukkan anak-anaknya ke sebuah sekolah Kristen dan terlibat dalam paduan suara Natal.

Lain hal dengan para pengungsi Kristen Irak yang ada di Amerika. Di momen Natal ini, mereka mengambil waktu untuk berdoa bagi keluarga mereka yang lain. Sebab beberapa anggota keluarga masih menetap di Irak dan mereka hanya bisa berdoa agar keluarga yang masih tinggal di daerah konflik tersebut dalam kondisi baik dan bisa menyusul mereka ke Amerika.

Viktoria Rassam, seorang ibu berusia 56 tahun yang pindah ke Chicago dua tahun lalu mengatakan akan merayakan Natal tahun ini dengan menghadiri misa tengah malam di Gereja Katolik St. Ephrem Chaldean dan berdoa agar dia bisa segera berkumpul dengan keluarganya yang lain. Adik perempuannya Firaz yang baru tiba di Amerika pada bulan September lalu juga merasa bahwa perayaan Natal kali ini kurang menyenangkan seperti dulu saat dirinya masih berkumpul dengan seluruh keluarga.

Sedang keponakan Rassam, Rakan Kunda yang sudah tinggal di Amerika selama 20 tahun, mengatakan bahwa mereka selalu teringat dengan keluarga yang masih tinggal di Irak. Tak ada yang bisa mereka lakukan selain berdoa agar konflik dan perang yang terjadi di kampung halaman mereka segera berakhir. 

Sumber : Christiandaily.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

60.000 Umat Hadiri Yubileum Gereja Baptis di Pedalaman Papua

Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua, Socratez Sofyan Yoman (kiri) melantik panitia kongres ke-XVIII PGBP, di lapangan terbuka, Makki, Lany Jaya, dihadiri 2.000 umat. Pelantikan dilaksanakan di lapangan terbuka karena gedung gereja tidak cukup untuk menampung umat (Foto: Socratez Sofyan Yoman)




Sekitar 60 ribu umat Kristen Baptis di Papua akan berkumpul pada 14 Desember mendatang di distrik (kecamatan) Makki, kabupaten Lanny Jaya, sebuah wilayah yang tergolong pedalaman Papua. Mereka akan merayakan Yubileum 50 tahun berdirinya Gereja Baptis Papua atau lebih dikenal sebagai Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP).

"Ini kampung halaman saya. Saya lahir dan besar di kampung ini," kata Pendeta Socratez Yoman, Ketua Umum Badan Pelayan PGBP, kepada satuharapan.com, lewat pesan singkat dari Makki.

PGBP yang berdiri pada 14 Desember 1966, di Magi, distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya. Saat ini anggotanya lebih dari 97.000 jiwa yang tersebar di 309 gereja. Sedangkan Injil pertama kali diperkenalkan kepada orang Lany tercatat pada 28 Oktober 1956. "Ketika itu pertama kali orang Lany berjumpa dengan para misionaris," kata Socratez.

Socratez mengatakan 100 persen umat PGBP adalah Orang Asli Papua (OAP). Dan, jika Socratez selama ini kritis bersuara terhadap kebijakan Jakarta atas Papua, itu karena ia menyelami aspirasi dan kehidupan umatnya.

Pendeta Socratez Sofyan Yoman di tengah umatnya di Makki, Lany Jaya, Papua
(Foto: Socratez Sofyan Yoman)

"Anggota warga Baptis 100 persen Penduduk Asli Papua. Realitas ini yang saya selalu tegas bersuara dimana-mana, supaya ada perlindungan dan perbaikan masa depan mereka," kata Socratez.

"Saya sangat respek kepada mereka karena mereka mencintai kedamaian. Mereka selalu menghormati martabat manusia dan mempunyai nilai demokrasi yang tinggi sejak leluhur mereka," kata Socratez, pendeta lulusan Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus, Bandung.


Yubileum PGBP kali ini lebih istimewa karena selain merayakan 50 tahun berdirinya gereja itu, pertemuan ribuan umat di Makki juga diisi dengan acara pelantikan Panitia Kongres ke-18 PGBP. Pelantikan telah berlangsung pada 2 Desember lalu.

Sekitar 2.000 umat hadir dalam acara pelantikan tersebut. Akibatnya pelantikan yang dilakukan di lapangan terbuka, agar umat dapat menyaksikannya.

Menurut Socratez, kongres akan dilaksanakan pada tahun 2017 di Tiom, antara lain untuk mengevaluasi Program Kerja Masa Bakti 2012-2017 serta menyusun Program Baru untuk 5 tahun 2017-2022.

Selain itu kongres tersebut diharapkan juga mempertajam visi pelayanan: terutama dalam hal kemandirian Jemaat dalam bidang penginjilan, kaderisasi melalui pendidikan berjenjang, memperbaiki pelayanan kesehatan umat dan memperbaiki kehidupan ekonomi umat.

"Ini semua dalam mewujudkan tema: Kita Meminum Air Dari Sumur Kita Sendiri. Mandiri dalam teologi; daya dan dana. Memperkuat perjuangan keadilan, perdamaian dan hak asasi manusia," kata Socratez.


Saat ini, menurut Socratez, di antara berbagai layanan yang diberikan oleh gereja selain pelayanan ibadah adalah layanan pendidikan berupa SD, SMP dan SMU YPPGI di wilayah pelayanan gereja Baptis. Juga ada sekolah Teologi Baptis dalam bahasa Indonesia setingkat perguruan tinggi dan Sekolah Alkitab Bahasa Daerah di pedalaman.

"Kami selalu ingin memberitakan Injil keselamatan. Sampaikan selalu hidup damai di bumi bersama sesama manusia. Hidup yang layak dalam bidang ekonomi. Mempunyai pendidikan yang baik supaya membangun daerah dan gereja Tuhan dengan modal pendidikan yang benar," kata Socratez, menggambarkan misi yang diemban gereja yang dipimpinnya.

sumber : satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Paduan Suara dari Palestina akan Konser Natal di Indonesia



Sebuah persembahan khusus yang unik dan menarik akan terselenggara saat kelompok paduan suara asal Palestina, tepatnya dari Bethlehem Bible College akan menggelar konser Natal di Indonesia. Mereka dijadwalkan akan melakukan konser mulai tanggal 9 hingga 16 Desember mendatang di Jakarta dan Bali. 


Salah satu hal yang sangat menarik adalah seluruh lagu Natal yang akan dinyanyikan akan dibawakan dalam bahasa Arab. "Kita akan mendengarkan lagu Natal dalam bahasa Arab. Nabi Isa atau Yesus lahir di tanah Palestina, oleh karena itu konser ini hanya akan membawakan lagu berbahasa Arab, bukan bahasa lainnya," kataWakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hamad dikantor Kedutaan Besar Palestina di Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Konser ini sendiri merupakan buah kerjasama budaya antara Bethlehem Bible College dan STT Global Indonesia. Keduanya menandatangi kerjasama pada awal tahun 2016. Dalam kesempatan itu juga Dubes Paalestina mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia. "Di kesempatan ini, saya juga ingin mengatakan selamat Natal kepada umat Kristiani di Indonesia dan dunia," ujarnya.

Untuk konser pertama Bethlehem Bible College dijadwalkan akan konser di Glow Thamrin Residence, Center Park dan Gading Marina pada tanggal 10 Desember, selanjutnya konser di Karawaci tanggal 13 Desember, di Season City tanggal 14 Desember dan terakhir di Bali pada tanggal 15 Desember.

Sumber : SindoNews
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Darimana Asal Tradisi Pohon Natal?



Mendekati hari Natal, pastinya sudah mulai bertebaran dekorasi-dekorasi natal khususnya di kota besar. Salah satu dari dekorasi tersebut yang menjadi tradisi adalah pohon Natal. Tapi apakah kamu tahu sejarah dari tradisi pohon Natal?

Beberapa versi banyak diterangkan mengenai asal-usul dari tradisi pohon Natal. Dikutip dari history.com tradisi pohon Natal sudah lahir jauh sebelum Kekristenan muncul. Pada zaman dahulu, pohon yang selalu hijau saat musim dingin akan memiliki arti lebih bagi mereka. Banyak negara yang mempercayai bahwa pohon yang selalu hijau di setiap musim (khususnya musim dingin) akan menjauhkan mereka dari penyihir, hantu, roh-roh jahat dan penyakit karena pada saat musim dingin dewa-dewa yang mereka sembah digambarkan lemah karena matahari tertutup oleh salju. 


Pada versi lainnya disebutkan bahwa rohaniawan dari Inggris, Santo Bonifacius, seorang pemimpin gereja di Perancis dan Jerman merobohkan sebuah pohon oak dengan satu pukulan pada saat perjalanan di dalam hutan karena melihat seorang anak kecil yang akan dijadikan persembahan terhadap dewa-dewa. Pohon oak yang rubuh tersebut tumbuh menjadi pohon cemara. 

Versi yang mungkin sangat terkenal berasal dari cerita mengenai Martin Luther yang membawa pulang pohon cemara karena melihat keindahan bintang-bintang dilangit yang menembus diantara pohon-pohon cemara. Setelah dibawa pulang, dia memasang lilin-lilin diantara pohon tersebut untuk menciptakan kesan yang dilihatnya dihutan. Lalu cerita tersebut tersiar sejak abad-16 dibarengi dengan imigrasi oleh penduduk Jerman ke luar negeri. 

Disamping dari banyaknya versi mengenai asal-usul sejarah lahirnya pohon Natal, pada saat ini diyakini bahwa pohon Natal menyimbolkan "hidup kekal" karena pohon cemara pada umumnya akan berdiri tegak dan hijau saat musim dingin sekalipun.

Sumber : Berbagai sumber
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Anak-anak Gereja Oikumene Samarinda Masih Trauma & Takut Ke Gereja





Sudah hampir sebulan peristiwa teror bom di Gereja Oikumene Samarinda terjadi, namun hal tersebut masih meninggalkan trauma mendalam terutama bagi anak-anak jemaat gereja tersebut. Anak-anak yang dulu biasa ceria dan bermain dengan gembira saat hadir di gereja, kini mengalami trauma bahkan takut untuk pergi ke gereja. 

"Ada sekitar 20 anak yang rutin ikut Sekolah Minggu, mereka masih trauma. Bahkan, kami sudah memisahkan ibadah mereka dengan dewasa, namun mereka menolak karena takut," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Pendeta Ersa Adim Simamora seperti yang dikutip oleh Tribun Pekanbaru, Sabtu (3/12/2016) lalu.


Salah satu anak yang mengalami trauma adalah Joy Rian Fernandes Hutahayan (13) yang juga kakak salah satu korban bom tersebut, yaitu Trinity Hutahayan. Saat kejadian Joy yang masih duduk di kelas VIII SMP sedang di dalam gereja, begitu terjadi ledakan ia lari keluar lewat samping gereja. Kini ia sekalipun trauma mulai memberanikan diri ke gereja karena ada polisi yang berjaga-jaga di sana. 

Melihat ada banyak anak-anak yang mengalami trauma karena kejadian 13 November 2016 silam, maka Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Samarinda bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kota Samarinda serta bekerja sama dengan psikolog Universitas Mulawarman dan Universitas 17 Agustus 1945 memberikan trauma healing kepada anak-anak jemaat Gereja Oikumene Samarinda. 

Trauma healing tersebut dilakukan pada Sabtu, 3 Desember 2016 di salah satu rumah warga di Jalan Cipto Mangunkusumo, dimana 20 orang anak-anak dan orangtuanya berkumpul dan mendapatkan konseling dari 30 orang psikolog. Selain itu anak-anak juga dihibur dengan cerita dongeng boneka dan juga mendapatkan bingkisan dari Ketua KPAI Kota Samarinda, Sri Lestari yang juga mewakili istri Wali Kota Samarinda, Nusyirman Ismail. 

"Semenjak kejadian itu kami bersama sejumlah LSM telah merencanakan untuk melakukan pendampingan terhadap orangtua dan juga anak-anak jemaat, untuk hilangkan trauma mereka," demikian jelas Sri. 

Peristiwa naas yang terjadi pada 13 November 2016 silam tersebut mengakibatkan 5 orang korban dan semuanya anak-anak, salah satu korban yaitu Intan Olivia meninggal dunia saat di rawat di rumah sakit. 


Sumber : Tribun News
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Kapolri Diminta Copot Kapolres Bandung Terkait Pembubaran Natal

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Bandung, (WN) – Sejumlah kalangan masyarakat mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk segera mencopot Komisaris Besar (Kombes) Winarto dari jabatannya selaku Kapolres Kota Bandung karena gagal mengamankan perayaan hari besar natal di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/12/2016).

Perayaan Natal adalah peringatan hari besar yang tidak setiap saat digelar hanya satu kali dalam satu tahun dilaksanakan, sama seperti Idul Fitri dan Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad, Isra’ Mi’raj, Waisak, Galungan, Imlek,. Jika Kapolresnya tidak mampu mengamankannya, kami meminta agar Kapolri segera mencopot Kapolres,” ujar Ketua KOBAR, Eddy Pasaribu kepada Harian Warta Nasional, Rabu (7/12/2016).


Ketua Setara Institute, Hendardi juga sangat menyesalkan sikap Kepolisian Resort Kota Bandung. “Kapolres adalah aktor negara terdepan yang harus bertanggung jawab atas pelanggaran ini. Polisi bukan hanya membiarkan aksi kelompok intoleran tetapi juga aktif dan memprakarsai pembubaran dengan alasan yang tidak masuk akal,” ujar Hendardi.

Pengutamaan terhadap kelompok intoleran dengan tidak memberikan tindakan hukum adalah kesalahan serius Polri. Itu justru akan mengukuhkan anarkisme di ruang publik dan memperkuat daya rusak kelompok ini pada kemajemukan Indonesia,” ujarnya


Hal yang sama juga disampaikan Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu. Menurutnya, terkhusus dalam perayaan hari-besar keagamaan yang disakralkan sekali setiap tahunnya. Negara harus benar-banar hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga negara dalam melaksanakan ritual ibadah sesuai agama dan keyakinannya.

Ketua Divisi LBH Bandung Harold Aron sangat menyesalkan karena di situ banyak sekali polisi, banyak aparat yang seharusnya menjamin ibadah perayaan sekali setahun itu, malah mempermasalahkan perizinan. Perayaan besar sekali setahun tidak perlu berizin sama seprti idul fitri, ujar Harold Aron.


Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Samsudin sangat menyesalkan peristiwa pembubaran perayaan natal yang dirayakan satu kali dalam satu tahun itu.

Itu jelas termaktub dalam Pasal 29 UUD 1945. Bagi umat Islam kita perlu bertenggang rasa terhadap Saudara kita umat Kristiani yang ingin menjalankan ibadahnya atau merayakan hari kebesaran agamanya, seperti perayaan Natal. Begitu pula umat Kristiani menampilkan tenggang rasa yang sama ketika umat Islam ibadah Idul Fitri dan Idul Adha saat hari besar umat Islam,” ujar Din Samsudin. (Delimar Sitorus/ Son)
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Acara KRK Natal Umat Krisiten di Bandung Dipaksa Bubar oleh Ormas Islam



Matakatolik.Com-Situasi mencekam saat massa Pembela Ahli Sunnah (PAS), masuk ke dalam ruangan kegiatan Kebangkitan Kebangunan Rohani (KRK) umat Kristen di Bandung.

Masa yang dipimpin Ketua umumnya membubarkan KKR Natal Bandung 2016 yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Taman Sari, Selasa (6/12) sore.


Sejumlah orang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ro’in merangsek masuk kedalam ruang utama dan membubarkan jemaat yang sedang menyanyikan kidung di atas panggung.

“Hentikan lantunan kidung, kita kan sudah sepakat tadi. Jangan dilanggar dong” Seru Ustad M Ro’in diikuti sejumlah anggotanya.

Kejadian tersebut diduga dipicu lantunan kidung yang tetap dinyanyikan oleh jemaat KKR. Massa menganggap hal tersebut melanggar kesepakatan yang telah dibuat oleh panitia dengan massa PAS.

Salah seorang panitia KKR, Didi meminta agar dihentikan sementara lantunan kidung, dan menenangkan massa PASS. Jemaat yang mayoritas berusia remaja dengan wajah panik akhirnya turun dari panggung.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi masih berjalan dengan ditengahi oleh Kapolrestabes Bandung dan Dandim 0618/BS.

Sebelumnya, beberapa orang perwakilan telah dipersilahkan untuk menunggu di ruang depan, hingga kesepakatan berjalan, yaitu pembubaran peserta KKR oleh panitia.

Ormas keagamaan PAS menilai acara tersebut diduga melanggar aturan
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Inilah Kalender Natal 2016 Paling Menakutkan Se-Eropa





Suasana natal yang sukacita dan membawa kebahagiaan sepertinya tidak akan dirasakan oleh para buronan dan penjahat di Eropa. Pasalnya Lembaga Kepolisian Uni Eropa atau Europol telah memuat dan menyebar foto-foto mereka. Uniknya foto-foto itu dipasang disebuah kalender natal khusus, yang kemungkinan akan menjadi kalender paling menakutkan untuk mereka.

"Lebih dari 60 penjahat muncul di daftar buronan Most Wanted Eropa ini mulai dari pembunuh, penculik, teroris, bandar narkoba dan lain sebagainya. Ada yang melarikan diri dari hukuman atau diduga telah melakukan kejahatan yang sangat serius," jelas Europol dalam pernyataannya.


Kalender Natal dalam bentuk online itu dimaksudkan untuk meminta bantuan seluaruh warga Eropa agar dapat membantu Europol menemukan penjahat-penjahat tersebut sehingga menjadikan Uni Eropa sebagai tempat yang aman bagi semua orang.

Selain itu, lembaga yang bermarkas di Den Haag, Belanda tersebut juga mengumumkan bahwa mulai dari tanggal 1 Desember, per harinya akan mepublikasikan satu penjahat yang paling dicari di satu negara anggota Uni Eropa selama 23 hari sampai Natal tiba.

Nyatanya, kalender ini dinilai cukup berhasil karena sejak diluncurkan pada akhir Januari 2016, 24 dari ratusan penjahat yang paling dicari telah ditangkap. Mungkin Indonesia bisa meniru dan menerapkannya, setidaknya untuk para penjahat korupsi yang kini tengah diperangi secara serius oleh pemerintah.


sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Indahnya Advent Natal, Redakan Provokasi Papua Merdeka



Bagi masyarakat Papua, Desember mungkin menjadi bulan yang agak sedikit spesial, yaitu bulan dimana Hari Raya Natal diperingati, dan juga untuk sebagian lainnya yang memperingatiHari Ulang Tahun Papua Merdeka pada 1 Desember. Peringatan yang disebutkan terakhir inilah yang seringkali menimbulkan sedikit ketegangan dan kekhawatiran, terutama untuk sektor keamanan, karena umumnya, ditanggal itulah Bendera Bintang Kejora dikibarkan.

Akan tetapi, kekhawatiran itu dari tahun ke tahun agak mereda karena pengibaran bendera sebagai simbol perlawanan dari Papua Merdeka sudah tidak dilakukan lagi. Selain itu momen Advent Natal, yaitu sebuah masa memasuki natal yang dikalangan Kristen termasuk dihormati seperti melakukan doa dan puasa, sedikit banyak ikut meredakan ketegangan tersebut.


Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan bahwa saat ini kepolisian tidak lagi melakukan pengamanan khusus pada 1 Desember ini. Bahkan bagi para masyarakat yang masih memperingati HUT Papua Merdeka tersebut dengan mengadakan doa bersama, pihaknya menjamin bahwa tidak akan ada gangguan.

"Kami tak ada siaga satu atau apapun sebutannya. Semua berjalan normal dan masyarakat menjalankan aktivitasnya seperti biasanya. Silahkan berdoa (Doa bersama peringatan HUT Papua Merdeka) dan kami sepakat tak akan ada yang mengganggu ketertiban umum untuk doa bersama ini," ujar Paulus, dilansir liputan6, Kamis (1/12/2016).

Momen dan suasana Natal akan menjadi damai jika masyarakat dan pemerintah sendiri yang bersinergi untuk mengusahakan segala sesuatunya berjalan dengan baik tanpa adanya gesekan. 

Sumber : Liputan6
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

‘God Bless Minahasa’ Bakal Diresmikan Jadi Ikon Kota Tondano



Selain mendapat kehormatan sebagai kota tempat dirayakannya Natal Nasional, kota Tondano, Sulawesi Utara (Sulut) juga akan disambut dengan kejutan menarik lewat peresmian proyek Taman Kota dengan tulisan raksasa ‘God Bless Minahasa’ sebagai ikon baru kota ini.

Peresmian Taman Kota ini akan dilakukan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, menyusul jadwal kunjungan presiden ke Sulut. “Kita sudah memberikan permohonan agar bisa diagendakan kunjungan Pak Presiden Jokowi ke Tondano bisa meresmikan sejumlah proyek. Peresmian ini akan dipusatkan di Taman Kota Tondano yang kita pacu penyelesaian sebelum kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini,” ungkap Bupati Tondano, Jantje Wowiling Sajow.


Jantje juga berharap tulisan raksasa ‘God Bless Minahasa’ itu bisa menjadi ikon identitas kota Tondano serta mampu menunjang pertumbuhan pariwisata melalui program ‘Mari Jo Ka Manado’. “Pengunjung bisa sekadar foto-foto selfie di sini. Nanti juga di taman kota ini akan diberikan sejumlah fasilitas. Seperti joging track hingga free wifi untuk menunjang menjadikan Tondano Smart City,” jelasnya.

Sementara menunggu peresmian taman kota, pemerintah Tondano saat ini tengah sibuk dengan perhelatan Christmas Festival atau serangkaian acara penyambutan perayaan Natal Nasional pada 28 Desember 2016 mendatang. Adapun diantaranya, pemerintah provinsi menyusun sebanyak 24 event sepanjang bulan Desember ini.

Tak heran bila saat ini suasana Natal di kota Tondano sudah sangat terasa. Suasana Natal yang mulai dirasakan terjadi sejak 1 Desember 2016 lalu. Di sana panitia membuka pasar super murah untuk Christmas Market. Sementara seluruh gereja sudah tampak memasang pohon Natal di lima titik yang sudah disiapkan panitia.

“Kami targetkan ada 10 ribu pohon Natal yang terpasang nanti. Karena itu kami sangat berharap, jemaat dari seluruh denominasi gereja yang ada di daerah ini untuk ikut serta dalam lomba. Baik GMIM, GPdI, Katolik, Bethany, Tiberias dan gereja-gereja lainnya,” ungkap istri Gubernur Olly Dondokambey sekaligus Ketua Umum Panitia, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan.

Sementara Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, masyarakat akan menyaksikan impian Natal tersaji di Christmas Festival ini. Mulai dari pertunjukan kembang api super mewah hingga penampilan artis Internasional akan tersaji. Dia berharap event ini juga bisa dihadiri oleh banyak pejabat negara sehingga kota Tondano bisa semakin dikenal luas.


Sumber : Manadopost.com/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Pembubaran Kebaktian Bandung Jadi Trending Dunia


Suasana ketika acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar di Gedung Sabuga, Jl. Tamansari Kota Bandung, dibubarkan oleh massa yang menyebut dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS), 6 Des. 2016. (Facebook) 
Jakarta - Insiden dibubarkannya Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Bandung yang dilakukan oleh kelompok yang menyebut dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS), Selasa (6/12) kemarin, sempat menjadi topik yang paling dibicarakan di Twitter. 

Pada Rabu (7/12) dini hari, laman Twitter mencatat kasus ini menempati puncak perbincangan dengan tanda pagar (tagar) #BandungIntoleran. 



Sampai pukul 03.30 WIB, sedikitnya sudah muncul 8.100 cuitan di tagar ini. 

"Pak @ridwankamil kasihani kami minoritas ini... apa belum cukup kami di sebut2 KAFIR?" tulis pemilik akun Hendrix Tarihoran. 

"Sumpah sebagai warga bandung&muslim gw merasa malu atas tindakan ormas yang masuk ke dalam sabuga mengganggu kebaktian," kata pengguna Twitter lainnya dengan nama akun Arya

Cukup banyak juga pengguna Twitter yang mengaku Muslim ikut berkomentar dan meminta maaf atas insiden tersebut. 

Seperti yang ditulis akun Asitah Xx: "Saya sebagai muslim mohon maaf atas kejadian yang ada di Bandung."

Baca Juga : Acara Natal KRK dibubarkan ormas Islam

Sebagian lagi ada yang mengaitkan insiden itu dengan aksi doa bersama 2 Desember di Monumen Nasional (Monas) dan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. 

"Gedung Sabuga ITB tempat umum, tidak boleh dipakai acara keagamaan. Monas? Jalan Raya? Bukan tempat umum?" tulis pemilik akun Alwendy Sumbung. 

Acara kebaktian itu digelar di Gedung Sabuga, Jl. Tamansari Kota Bandung, dengan menghadirkan Pendeta Stephen Tong. Kegiatan terpaksa dihentikan sekitar pukul 20.20 WIB setelah massa PAS menginterupsi dengan mengatakan kegiatan tersebut bermasalah dengan perizinan. 

Massa PAS juga membawa spanduk bertuliskan: "Masyarakat Muslim Jabar meminta kegiatan KKR pindah ke tempat yang telah disediakan (gereja) bukan di tempat umum".

sumber : beritasatu.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Astaga ! Pohon Natal Bahkan Bisa Jadi Sasaran Kritikan



Sejak awal Desember ini, banyak tempat yang sudah memasang pohon Natal sebagai bentuk penyambutan musim Natal. Kebanyakan pohon Natal dihiasi dengan lampu kelap kelip nanmeriah dan indah, tapi tahukah Anda bahwa ternyata tak semua orang senang dengan itu.

Seperti halnya pohon Natal di berbagai wilayah di Inggris, seperti di kota Cardiff, Monmouthshire, Neath Port Talbot dan Carmaarthenshire, yang justru menuai kritik baik karena ukuran dan pagar-pagar yang dipasang disekitarnya. Atas kritikan ini, anggota dewan Cardiff bahkan harus meminta maaf karena pohon Natal seharga 30 ribu poundsterling itu sangat jauh dari harapan karena hanya setinggi 12 meter (40 kaki) saja.


“Kami meminta maaf kepada semua orang yang mengharapkan sebuah pohon yang besar dan akan memecat orang yang bertanggung jawab atas hal ini,” terang juru bicara anggota dewan Cardiff.

Sementara di kota Neath, warga mengaku kecewa lantaran pemerintah setempat mengeluarkan larangan tidak bisa mendekorasi pohon Natal karena alasan kesehatan dan keselamatan. Di Llanelli, pohon Natal setinggi 10 meter menjadi bulan-bulanan warga. Salah satu warga berkomentar jika pohon itu tampak sangat menyedihkan dan kota Llanelli harusnya layak membuat pohon Natal yang lebih besar. “Pohon itu menyedihkan dan orang-orang di Llanelli layak mendapat (pohon Natal) yang jauh lebih baik. Untuk ukuran kota ini, pohonnya sangat memandai. Carmarthen punya pohon-pohon yang besar, indah dan tinggi,” ucap seorang warga bernama Joanne Yeo.

Mengkritik tampilan pohon Natal kota yang tidak sesuai dengan harapan memang sudah kerap terjadi. Banyak diantaranya menilai jika pemasangan pohon Natal bahkan sudah masuk dalam anggaran tahunan pemerintah setempat. Sehingga dipikir penting untuk menggunakan anggaran yang tersedia untuk membuat pohon Natal kota yang megah dan layak.

Realita yang menghiasi Natal semacam ini mengingatkan kita bahwa banyak orang yang ternyata gagal fokus dalam menyikapi makna perayaan Natal yang sesungguhnya. Natal tidak berbicara soal megahnya pohon Natal atau indahnya dekorasi Natal di rumah-rumah, tetapi Natal berbicara soal momen untuk mensyukuri kembali segala yang Tuhan berikan dengan hati yang terbuka dan penuh kesederhanaan. Jangan biarkan apapun mencuri fokus kita dari makna Natal yang sesungguhnya.

Sumber : Bbc.co.uk/jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

8 Jemaat Gereja Turut Jadi Korban Kecelakaan Pesawat di Kolombia



Komunitas Gereja Foursquare Global sedang berduka karena kematian delapan anggota jemaat yang tewas dalam kecelakaan pesawat sewaan di Kolombia, Senin (28/11).

Pihak berwenang sedang mencari petunjuk mengapa pesawat itu jatuh tidak lama sebelum diarahkan untuk mendarat di Medillin pada malam kejadian. Kecelakaan itu menewaskan 71 orang penumpang yang berada di dalam, termasuk tim sepak bola di Brasil Selatan, Chapecoense.

"Beberapa pemimpin lokal Foursquare kami dari Chapeco berada di pesawat dan setidaknya delapan anggota jemaat Foursquare berada di antara korban," tulis Glen Burris, Presiden dari Gereja Foursquare Global, dalam sebuah posting Facebook.

Dia menambahkan bahwa ia "berdoa bagi seluruh Brazil, termasuk gereja di Chapeco, yang sedang sangat berduka."

Sementara itu, badan penerbangan Brazil mengatakan perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan British Aerospace 146 telah ditemukan di reruntuhan dan para ahli kini masih menganalisanya.

Sebelumnya, para pejabat Columbia mengatakan bahwa keadaan darurat yang dialami pesawat British Aerospace 146 bukan hanya disebabkan kerusakan listrik, tetapi juga faktor hujan deras. 

Sumber : www1.cbn.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net