Inilah Jumlah Orang Kristen yang Dibunuh ISIS sejak 2003

sumber : www.commdiginews.com

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengeluarkan sebuah dokumen berisi laporan mengenai nasib umat Kristen di Timur Tengah. Dalam laporan itu disebutkan bahwa setidaknya sebanyak 1.131 orang Kristen dibunuh oleh gerombolan teroris ISIS.

Jumlah tersebut disebut dapat dipertanggungjawabkan karena memuat nama dan lokasi kematian yang terdaftar dan tercatat, mulai dari tahun 2003 hingga 9 Juni 2014. Laporan berjudul “Genocide Against Christians in the Middle East,” (Pemusnahan Terhadap Kristen di Timur Tengah) itu juga mengatakan bahwa dalam tahun 2015 sampai 2016, ada banyak orang Kristen yang telah dibunuh, namun rinciannya belum dicatat.

Dokumen itu sendiri disusun oleh lembaga nirlaba In Defense of Christians dan Knights of Columbus yang telah diserahkan ke Sekretaris Negara, John Kerry, Maret lalu. Laporan ini memberikan penjelasan tentang kejahatan yang dilakukan terhadap orang-orang Kristen, seperti penculikan, perbudakan, penjara, penyiksaan, kekerasan seksual dan lain-lain. Salah satu bab khusus memuat mengenai "daftar harga" Kristen dan Yazidi untuk budak seks, yang disebut sebagai "rampasan perang."

Pegawai resmi dari PBB, Zainab Bangura telah memberikan konfirmasi keaslian dokumen tersebut, bahkan menambahkan bahwa gadis berumur satu tahun "dijajakan seperti barel minyak" di Irak dan Suriah. Laporan ini selanjutnya memberikan daftar gereja yang diserang atau dihancurkan oleh ISIS. Di antaranya adalah Saint George dan Gereja Armenia, hingga di Mosul.

Laporan ini menunjukkan bagaimana ISIS telah melakukan genosida terhadap umat Kristen Timur Tengah, menekankan bahwa genosida adalah kejahatan di bawah hukum internasional. Pada Juni lalu, PBB telah mengakui dan mengutuk genosida ISIS terhadap Yazidi di Irak dan Suriah, mengatakan kelompok teror bermaksud untuk menghapus budaya Yazidi.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Senin Pagi, Benda Diduga Bom Teror Sebuah Gereja di Aceh

sumber : www.indopos.co.id

Sebuah Gereja di Bireun Aceh, Senin pagi ini (7/11/2016)mendapat percobaan teror benda yang diduga bom rakitan olehOrang Tak Dikenal (OTK) yang diletakkan tepat di pintu masuk Gereja Methodis Indonesia (GMI). Saat ini kepolisian setempat telah berhasil mengamankan benda diduga bom tersebut.

Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa benda berbentuk bom rakitan itu merupakan bentuk teror yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan keamanan di Bireuen. "Kami akan terus mengembangkan dan mencari pelaku peneror bom itu," tegasnya.

Dirinya menambahkan bahwa saat ini pihaknya sudah mengamankan benda diduga bom tersebut. "Benda yang diduga bom itu sudah diamankan oleh tim jibom untuk didisposalnya, apakah itu bom atau bukan saat ini belum bisa kita ketahui, kami masih menunggu hasil dari tim jibom," ujar Heru.

Benda diduga bom itu sendiri, digambarkan berbentuk pipa dengan balutan wayer listrik. Benda diduga bom itu kini telah diamankan oleh pasukan Jibom dari Kompi Jeulikat Lhokseumawe, sekitar pukul 10.00 WIB.

Sampai saat ini lokasi tersebut tengah dijaga ketat oleh keamanan gabungan polisi dan TNI. Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan telah menutup sejumlah ruas jalan menuju arah GMI.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Sri Mulyani Infokan Kalangan Gereja pun Ikut Tax Amnesty

sumber : Jawaban.com

Menteri Keuangan Kabinet Kerja Sri Mulyani Indrawati menyatakan program tax amnesty atau pengampunan pajak yang digulirkan di tahun ini sudah diikuti oleh berbagai kalangan termasuk lembaga keagamaan yang ada di Indonesia. Mantan pejabat eksekutif Bank Dunia itu bahkan mengungkap bahwa uang yang disetorkan perwakilan dari kelompok agama kepada negara tidaklah sedikit.

“Banyak kepala kantor yang nggak kira bahwa ada orang dari persatuan gereja atau pengajian ikut tax amnesty, dan setorannya cukup banyak," ujar Sri Mulyani seperti dilansir detik.com, Rabu (9/11/).

Sejak program tax amnesty digulirkan oleh pemerintah di tahun ini, kalangan gereja turut menyambut baik dengan cara mengadakan atau menghadiri kegiatan sosialisasi. Di Medan contohnya, Paduan Suara (PS) Nafiri Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) UAS, Resort Medan menginisiasi acara sosialisasi pengampunan pajak yang dimana dihadiri oleh jemaat dari berbagai gereja HKBP di ibukota Sumatera Utara pada Sabtu, 20 Agustus 2016 silam.

Dalam sambutan acara sosialisasi program tax amnesty, Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pendeta Kardi Simanjuntak, STh, M.Min menghimbau umat Kristen khususnya jemaat HKBP agar patuh membayar pajak. Sebab, ujar Pendeta Simanjuntak, membayar pajak adalah bagian dari kewajiban umat Kristen sebagai warga negara yang baik.

Sumber : detik finance, medan bisnis daily
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Penuhi Janji, Pejabat Tomohon Ini Sumbang Gaji untuk Bantu Gereja


sumber : http://realita.web.id

Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) memberikan bantuan kepada gereja GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai lewat gaji yang diterimanya secara pribadi. Bantuan ini diberikan sebagai realisasi janji yang disampaikannya saat pemilihan kepala daerah saat Pemilihan Kepala Daerah beberapa waktu silam.

“Bantuan ini merupakan komitmen saya secara pribadi saat pemilihan Kepala Daerah lalu,” kata perempuan yang kerap disapa Sompotan ini, seperti dilansir Tribunnews.com, Minggu (6/11).

Penyerahan bantuan ini diberikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai ke-138. Dia juga mengucapkan kata perpisahan dan terima kasih kepada Pendeta Sonya Grace Robbot, STh karena telah melayani jemaat dengan berbagai nasihat, berkat firman, tuntunan dan arahan sebagai gembala bagi domba di jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai.

“Peran sebagai hamba Tuhan semoga mendapat tempat tersendiri bagi pendeta dan keluarga di tempat bertugas yang baru. Terima kasih menjadi bagian dari warga Kumelembuai dalam mendampingi kebersamaan masyarakat dalam pelayanan di jemaat dan di tengah pemerintah kelurahan di sini,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Sompotan menyampaikan selamat HUT Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kemelembuai dan selamat bertugas kepada Pendeta Sonya Grace Robbot, STh di tempat pelayanan yang baru.

Adapun gaji yang diserahkan Sompotan berupa gaji bulan November yang diterimanya sebagai Wakil Wali Kota Tomohon. Selain untuk dana bantuan gereja, sebagian dana juga disalurkan untuk masyarakat lain yang membutuhkan.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Dosa, Penghalang Doa Terjawab

sumber : jawaban.com

Yesaya 59:2

Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Pernahkah Anda menemukan bahwa doa-doa yang sudah Anda panjatkan kepada Allah tidak terjawab? Pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang dapat menahan jawaban permohonan Anda tersebut? Setelah menghabiskan beberapa waktu berpuasa danberdoa, Tuhan mewahyukan kepada saya lima rintangan doa bisa terjawab, mereka adalah sebagai berikut: dosa, takut, diri sendiri, waktu dan gangguan. Dalam tulisan ini, saya akan membahas poin pertama, yakni dosa.

Firman Tuhan mengatakan bahwa tanpa ketaatan, tidak ada berkat. Ketidaktaatan kepada firman Allah adalah dosa. Kita mungkin setia dalam persepuluhan dankehadiran gereja, tetapi jika kita tidak berjalan sesuai dengan firman Allah, kita berada dalam ketidakpatuhan dan dosa.

Kita mungkin ingin marah kepada Tuhan karena tidak menjawab doa kita, tetapi jika kita berjalan dalam ketidaktaatan kepada-Nya maka kita menghalangi diri dari menerima berkat.

Dosa itu berkembang secara bertahap, 1) Pikiran, 2) Kata-Kata, dan 3) Tindakan.Alkitab menyatakan, "Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia." Jika yang tersembunyi di hati kita adalah marah, nafsu, cemburu, dan sejenisnya, maka itu adalah indikasi siapa kita, meskipun kita mungkin menyatakan tidak menginginkan atau mau menjadi seperti itu. (Lihat Matius 15:10-20)

Sebagai orang Kristen, kita harus berusaha untuk menjaga pikiran murni dan sejalan dengan firman Allah. Filipi 4:8 menantang orang percaya, “semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci , semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah (meditasikanlah) semuanya itu.”

Dengan mengarahkan pikiran senantiasa kepada Tuhan, kita akan jauh lebih efektif menjaga pikiran kita tetap murni.

Mengenai kata-kata, Alkitab menyatakan, “hidup dan mati dikuasai oleh lidah" dan kita akan memakan buah dari apa yang kita ucapkan. Sebagai contoh, jika kita meminta Tuhan untuk berkat keuangan, tetapi pada waktu tidak berdoa, kita terus berbicara kata-kata yang menunjukkan keraguan atau negatif, maka yang akan kita makan adalah buah keraguan dan kehilangan berkat.

Terakhir, adalah tindakan. Tindakan berbicara dengan apakah kita hidup dan berjalan dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang-orang percaya yang memiliki kesalahpahaman bahwa karena kita telah menyampaikan apa yang kita mau utarakan, maka kita tidak diwajibkan untuk menjalani apa yang seharusnya kita jalani. Namun, Galatia 6:7-8 menyatakan dengan jelas, “Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu." Kita tidak dapat dapatmenyalahkan orang lain atas kurangnya berkat yang kita terima.

Pada dasarnya, jika kita menjalani hidup seolah-olah Allah tidak maha hadir [hadir di semua tempat] dan maha tahu [semua tahu], itu sama artinya kita menipu diri sendiri.Kekristenan kita tidak hanya mengenai kata-kata, tapi juga soal tindakan. Seperti dikatakan dalam kitab Yakobus, "Iman tanpa perbuatan [tindakan] adalah mati."

Apabila kita menginginkan berkat Tuhan, kita harus berjalan sesuai dengan firman-Nya.Saat kita berjalan di dalam ketaatan maka sesungguhnya kita berada di tempat yang tepat untuk menerima berkat Tuhan. Carlos Garcia / www1.cbn.com

Yang Menentukan Doa Anda Dijawab oleh Tuhan atau Tidak adalah Ketaatan Anda.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Menderita Demi Keselamatan Orang Lain


sumber : jawaban.com



Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

Hampir 20 tahun, aku menderita penyakit kronis dan begitu lelah belajar dan terus belajar. Aku juga lelah dengan semua yang berkenaan dengan membangun karakter. Kemudian dokterku menganjurkan supaya aku pergi ke dokter terapis fisik.

Dokter terapis itu adalah ‘pria yang gagah’, namun sangat perhatian dan lucu, inilah jenis obat yang Anda butuhkan saat sedang sakit. Lalu dia mulai bertanya tentang pekerjaanku. Aku menjawab bahwa aku adalah seorang penulis dan Direktur dari Departemen Perempuan di gerejaku. Mendengar hal itu, dia semakin tertarik mengajukan pertanyaan seputar gereja, tulisan dan imanku.

Ternyata, dia adalah seorang Yahudi. Dia mengaku percaya Tuhan, tetapi tidak benar-benar pergi ke gereja. Dia tampaknya memang bermasalah dengan mempercayai Yesus sebagai Mesias. Lalu kami terus ngobrol seputar nubuatan dan perjalan hidup Yesus. Lalu beberapa sesi berikutnya berlalu tanpa menyinggung pembicaraan soal kehidupan rohani.

Namun di sesi terakhir dari terapiku, dia mulai bercerita tentang masa-masa mudanya. Dia mengaku seorang Yahudi yang baik. Lalu aku meresponi, “Yesus adalah seorang Yahudi yang baik juga.” “Ya. Tentu saja,” sahutnya. Lalu dia mulai mengajakku untuk mengobrol soal hal itu.

Saat itu, aku merasa Roh Kudus sedang merencanakan sesuatu. Dia terus bertanya dan aku menjawabnya dengan cara yang bijak. Dia bahkan harus membatalkan janji dengan pasien berikutnya agar kami bisa ngobrol lebih lama lagi. Satu jam berlalu, aku menjelaskan tentang esensi keselamatan yang diberikan Yesus melalui kematian dan kebangkitan-Nya.

Akhirnya, dia mengaku bahwa aku begitu sabar menerangkan tentang semua ini. Berbeda dengan teman Kristennya yang tidak dapat menahan emosi saat dia mengajukan beragam pertanyaan seputar Yesus. Dan pada akhirnya dia memutuskan akan pergi ke gereja. Bahkan dengan semangatnya, dia menyampaikan ucapannya itu kepada semua pasien di ruangan lainnya. “Aku akan pergi ke gereja!” teriaknya.

Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan dia saat itu. Tapi aku tahu pasti, perjumpaan ilahi itu nyata terjadi, disingkapkan dan signifikan. Aku juga tahu bahwa dia akan terus mencari, dia akan menemukan ‘kebenaran’ itu. Dan Allah akan terus bekerja atas dia, seperti yang Dia lakukan kepada setiap orang.

Momen inilah yang mengingatkanku bahwa kadang kala rasa sakit yang kita alami memiliki maksud lain. Ujian datang tidak hanya agar kita belajar. Surat Paulus kepada Timotius benar-benar memberikan pesan yang begitu jelas. Di masa itu, dia rela dipenjara dan menanggung penderitaan demi penderitaan untuk keselamatan orang-orang yang belum mengenal Yesus (baca 2 Timotius 2: 9-10). Penderitaan kita saat ini bisa saja diijinkan terjadi agar orang lain bisa mengenal Kristus melalui hidup kita. – Melinda Means/Cbn.com

Lewat penderitaan dan kesengsaraan Yesus jualah keselamatan itu dinyatakan kepada dunia

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Di Negara Kenya : Cat Masjid dan Gereja Dengan Warna Kuning

sumber : cnn.com

Dari jalan-jalan padat di daerah kumuh Kibera sampai pantai Mombasa, Kenya, terlihat sesuatu yang berbeda di sana. Masjid dan gereja yang identik dengan warna khasnya dicat dengan warna kuning mencolok.

Ya, mereka menyebutnya aksi ini dengan Color in Faith (Mewarnai dalam Iman, red). Aksi ini dipelopori oleh seniman KKolombia-Amerika Yazmany Arboleda dan rekannya orang Kenya asli, Nabila Alibhai. Mereka mengaku melakukan aksi untuk mempersatukan umat beragaam di Kenya.

“Bagi saya, kuning adalah warna matahari dan matahari bersinar di atas semua orang. Kami mencatnya bersama-sama untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa kami sama-sama pemimpin dan Muslim akan tahu Kristen adalah saudara. Sekarang semua orang yang lewat akan tahu kami (hidup) dalam damai,” ungkap Uskup Rose Mungafu, seperti dilansir Cnn.com.

Aksi ini muncul pasca ancaman teror dari kelompok teroris Islam Al-Shabaab yang menargetkan umat Kristen di Kenya. Ancaman itu mulai membesar sejak kelompok ini melakukan aksi penyerangan di Universitas Garissa pada 2015 silam. Secara brutal, mereka menewaskan sebanyak 148 mahasiswa yang saat itu tengah beribadah.

Menyusul peristiwa tersebut, polisi mencurigai Masjid Musa di Mombasa sebagai lokasi perekrutan anggota Al-Shabaab. Sampai pada tahun 2014 silam, masjid tersebut digerebek polisi dan menangkap sekitar 130 jemaat. Sejak saat itu, Masjid Musa ditinggalkan umat Muslim karena takut peristiwa serupa terulang kembali.

Namun belakangan ini aksi kekerasan dan serangan brutal kelompok teroris tampak semakin mereda di Mombasa. Untuk memulihkan trauma dan ketakutan atas nama agama, Color of Faith akhirnya dicetuskan untuk mengakhiri perseteruan di antara Muslim dan Kristen.

“Aku ingin mengecat masjid ini untuk menunjukkan bagaimana aku merupakan bagian dari komunitas dan untuk menunjukkan pada dunia bahwa kami tak saling berbeda satu sama lain,” ucap Khalima Mohammed, seorang warga Mombasa.

Dari sejumlah rumah ibadah Muslim dan Kristen, terdapat sembilan masjid dan gereja yang telah dicat warna kuning di seluruh Kenya. Sementara 40 rumah ibadah lainnya akan segera ikut menjadi bagian dari Color of Faith. Mereka berharap aksi ini bisa menjadi gerakan perubahan yang berdampak besar untuk menghadirkan perdamaian dan kerukunan antarumat beragama di Kenya.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Obat Amarah

sumber : jawaban.com

I Korintus 13:7
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih itu tahan menanggung segala sesuatu, mempercayai segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.


Baru-baru ini, Laura, seorang teman berusia 13 tahun, menangis saat ia meminta nasihat kepada saya tentang cara bergaul dengan ayahnya. "Dia sering kali membentak saya," ujarnya, "Saya bahkan tidak mendengarkan. Biasanya saya tidak suka dengan orang yang memarahi saya, tapi dia tidak mengganggu saya lagi. Saya hanya cukup mengabaikannya saja. "

Dia mencoba untuk menyikat kemarahan ayahnya, tetapi Laura menangis. Dia terluka karena hal-hal yang telah dikatakan, dan sakit karena dia tidak punya harapan untuk terjadinya perdamaian. Dalam pertemuan terbaru dengan sang ayah, ia mencoba untuk menghormati, menerima tanggung jawab, dan tetap tenang, namun tampaknya usahanya sia-sia.

Orang tua seringkali frustrasi karena anak-anak mereka tidak mengikuti arahan. Kemarahan tumbuh dari frustrasi dan usaha untuk memaksa ketaatan. Namun, Laura menunjukkan respon dengan cara tidak memberikan perhatian lebih kepada ayahnya. Sikapnya tersebut didasari karena kemarahannya. Alih-alih membantu, justru kemarahan itu menghalangi usaha yang sedang dibangunnya.

“sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.” (Yakobus 1:20)

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kemarahan? Satu hal yang saya nilai berhasil melakukannya adalah dengan cinta, kasih Allah. Suami saya, Robert, menaklukkan amarah yang bergejolak dengan kasih. Bagi saya, selama hampir satu tahun, Allah menggunakan Kristik berbingkai yang adad di dinding kamar untuk menghadapi saya. Ketika saya marah, Tuhan menarik perhatian saya dengan kata-kata yang terdapat di sana,

Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih itu tahan menanggung segala sesuatu, mempercayai segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak pernah berkesudahan (I Korintus 13:7-8a)

Saya dihadapkan dengan hal tersebut setiap kali saya gagal mencintai. Ketika ketegangan berkembang di antara Robert dan saya, kata-kata itu biasanya cukup untuk mengingatkan saya akan kelemahan saya sendiri - terutama frasa "menutupi segala sesuatu" dan "sabar menanggung segala sesuatu." Setelah itu, saya teringat kualitas lain yang terdapat pada 1 Korintus 13: 4- 5, seperti,

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ….. tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.”

Ketika membaca ayat-ayat ini, saya merasaka bahwa saya adalah gong yang bising.

Berkaca kepada diri, apa yang saya lakukan selama ini belumlah cukup. Saya menemukan bahwa usaha saya untuk tetap sabar dan baik, tidak memperhitungkan menyimpan kesalahan orang belumlah memadai. Mementingkan diri sendiri begitu merongrong saya. Ketika saya mencoba dengan kekuatan sendiri, saya gagal. Namun, saya terus merenungkan makna kasih Allah, mencari pengampunan-Nya, dan meminta-Nya untuk membangun kualitas-kualitas dalam diri saya.

Sejak itu, saya menemukan harapan. Kasih Tuhan tidak pernah gagal, dan itu mengalir di dalam diri saya! Ketika saya lemah, Tuhan menunjukkan kekuatan-Nya. Hal yang harus saya lakukan adalah berserah dan membiarkan Dia mengubah hati saya. Ketika saya kembali kepada Alkitab, bertobat untuk setiap dosa saya, dan meminta Tuhan untuk membuat saya sabar, baik, dan semua yang terdapat di dalam buah roh-Nya, Dia mengubah saya. Kemarahan saya semakin berkurang, dan kualitas-kualitas lainnya terbangun secara alami. Saya tidak perlu bekerja begitu keras untuk hal itu.

1 Korintus 13 berakhir dengan,

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”

Iman Laura terguncang dan harapannya hancur. Begitu pun juga dengan ayahnya.

Namun, kasih – kasih yang mengorbankan diri yang seperti terdapat pada 1 Korintus 13 - bisa menaklukkan kemarahan, memulihkan iman dan pengharapan, serta menyembuhkan hubungan mereka. Saya tahu karena ini terjadi di dalam hidup saya.Kay Camenisch / www1.cbn.com. 

Terimalah Kasih Tuhan Maka Anda akan Melihat Bagaimana Dia Mengubah Hidup Anda Menjadi Seperti-Nya.

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Iman yang Memulihkan dan Menyembuhkan

sumber : jawaban.com

Markus 5:26

"Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk." 

Alkisah, seorang wanita mengalami penderitaan begitu berat dalam hidupnya karena telah dua belas tahun menderita pendarahan. Berbagai usaha telah ia lakukan demi mendapatkan kesembuhan tapi selalu saja gagal. Bahkan sudah banyak tabib yang ia datangi tapi hasilnya tetap nihil, justru ia makin menderita karena sakit tidak kunjung sembuh dan semua harta yang ada padanya sudah ludes untuk biaya pengobatan.

Pastinya, secara manusia wanita ini sudah tidak tahan dan putus pengharapan. Harapan untuk hidup rasa-rasanya sudah sangat tipis. Tak bisa dibayangkan betapa menderitanya wanita itu. Jika orang lain yang mengalaminya belum tentu dapat bertahan, bisa saja mereka akan mengakhiri hidupnya alias bunuh diri. Tetapi wanita ini tidak menyerah pada keadaan. Selalu ada jalan jika kita mau berusaha. Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya, tetapi yang menjadikan seseorang tampil sebagai pemenang adalah bagaimana cara ia mengatasi masalahnya. 

Lalu perempuan itu mendengar kabar tentang Yesus, dan timbullah iman di dalam hatinya. Ada tertulis bahwa "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17). Melalui kesaksian banyak orang timbullah iman dalam diri wanita ini dan ia pun mulai melangkah dalam ketekunan. Harapannya kembali timbul, dan karena pengharapannya itu ia mampu menerobos ribuan orang yang sedang mengerumuni Yesus. Wanita ini tidak memedulikan kodisi fisiknya yang lemah tetapi ia tetap bertekun dan berusaha menjamah jubah Yesus. Mata wanita itu hanya tertuju kepada Yesus.

Untuk berjumpa dengan Yesus ada banyak sekali penghalang karena Yesus selalu dikelilingi oleh banyak orang. Ia juga tidak peduli dengan cemoohan dan hinaan orang-orang di sekitarnya. Karena fokusnya adalah bertemu Yesus ia beroleh kekuatan. Wanita itu percaya dengan iman bahwa Yesus sanggup melakukan perkara besar. Iman adalah hal yang paling penting, karena tanpa iman tidak seorang pun dapat berkenan kepada Tuhan.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Belajar Melekat Kuat Pada Tuhan

sumber : jawaban.com

Kolose 2 : 7


Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur 


Keluarga Jolene Philo memiliki seekor anjing betina bernama Abby. Anjing ini sama sekali tidak menyukai orang lain selain suami Jolene, Hiram. Cinta Abby kepada Hiram merupakan satu-satunya sifat istimewa seekor anjing kepada tuannya. Abby sudah hidup bersama-sama dengan keluarga ini selama tiga tahun. Selama itu pula terjadi banyak perubahan dari sifat Abby yang awalnya adalah seekor anjing yang pemalu dan gugupan menjadi anjing yang centil dan manja.

Di awal-awal kedatangan Abby, dia hanya bisa diam ketika keluarga Philo memberinya makan. Namun setelah tiga tahun berlalu, Abby malah bertingkah begitu akrab dengan keluarga ini. Kadang dia akan berguling-guling atau mempertunjukkan perutnya saat akan disentuh. Abby merasa adalah bagian dari keluarga ini dan ketika dia ditinggalkan sendiri, dia akan mulai merengek sedih. Dan ketika keluarga Philo kembali, dia akan menyambut dengan gembira. Tetapi ada satu kelakuan Abby yang cukup aneh; dia suka bepergian sendiri dan mulai berburu kelinci, tupai tanah dan burung yang ada di halaman rumah.

Saat keluar rumah, Abby akan pergi selama yang dia mau. Lalu akan kembali saat dia ingin, mungkin karena alasan kehausan, lelah, atau takut. Setelah berada di rumah dia tidak lagi tampak seperti Abby yang sebelum dia pergi. Setelah itu, dia akan kembali melakukan kebiasaannya; bercengkrama dengan keluarga Philo sampai dia merasa puas.

Tanpa kita sadari, sifat Abby sama seperti sifat kita. Kita mengakui Tuhan sebagai tuan kita. Kita akan tunduk kepada kehendak-Nya ketika kita tinggal dekat dengan Dia. Akan mudah bagi kita untuk mengalami hadirat-Nya, merenungkan firman-Nya dan membangun doa bersama Dia. Tetapi saat kita melarikan diri dari kehendak-Nya dan mulai berburu mengejar keinginan kita. Datang kembali kepada Tuhan akan menjadi hal yang sulit. Kita mulai lapar, haus dan lelah mengejar segala keinginan itu, dan mulai takut dengan kegelapan sekitar. Kemudian kita akan berjuang kembali untuk belajar mempercayai-Nya. Karena di dalam Dia, hidup kita akan dipenuhi dengan rasa cukup. - Jolene Philo/Cbn.com

Keinginan pribadi menyeret kita keluar dari kehendak Tuhan, namun kehendak Tuhan membawa kita pada harapan

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Seekor Kuda yang Bernama Harapan

sumber : jawaban.com


Bilangan 23:19
“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?”

Bagi kita yang menonton Superbowl 2013, mungkin ingat iklan dengan anak kudaberjenis Clydesdale. Cerita itu tentang seorang pria yang membesarkan seekor anak kuda. Dia memberikan makanan lewat botol, tidur dengan anak kuda ketika menjadi sakit, dan bermain dan dilatihnya. Pria dan kuda muda itu akhirnya memiliki jalinan ikatan yang begitu kuat. Lalu suatu hari sebuah truk perusahaan datang dan mengambil kuda itu. Pria itu pun kehilangan temannya.

Tiga tahun kemudian orang itu pergi ke parade dan melintaslah kuda Clydesdales. Kuda itu pun melihat sang pria dan segera setelah bebas dari keretanya dan tagihan-tagihan yang mungkin dibebankan kepada sang pria tersebut, manusia dan kudanya pun akhirnya bersatu kembali. Pihak perusahaan tersebut meminta orang-orang untuk membantu memberikan nama kepada anak kuda ini. Setelah lebih dari 60.000 tweet dan komentar di Facebook, "Harapan" adalah salah satu nama yang paling populer; sehingga kuda itu pun diberi nama “Harapan”.

Kisah nyata di atas menunjukkan kepada sebuah kesadaran sederhana dan nyata bahwa manusia mencari harapan. Disadari atau tidak oleh mereka, “Harapan” adalah jeritan hati dari mereka yang mengajukan nama kepada anak kuda tersebut.

Sebuah hal-hal negatif yang disuarakan secara terus menerus menghancurkan semangat manusia. Orang kehilangan atau telah kehilangan harapan. Kita bisa melihat ini di kata-kata yang sering kita dengar, "Saya tidak peduli", "Apa gunanya", "Tidak ada yang akan pernah berubah" mencengkeram dunia kita saat ini. Orang menyerah, kehilangan iman dan kehilangan harapan. Beberapa membunuh diri sendiri, keluarga dan orang lain karena mereka tidak melihat ada harapan untuk masa depan.

Kita sebagai orang percaya juga bisa kehilangan harapan. Saya telah kehilangan harapan dari waktu ke waktu. Ada saat-saat dalam hidup saya ketika keadaan hidup menyebabkan saya untuk mengatakan, "Apa gunanya? Saya menyerah. Tidak ada yang akan berubah." Dan ya saya berdoa, "Tuhan, bawa saya pulang." Ini terjadi di dalam hidup saya ketika saya kehilangan pandangan Allah dan membiarkan keadaan menarik saya dari hubungan dengan Tuhan.

Tapi, harapan itu sungguh ada! Alkitab menyatakan, “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” Roma 15:13

Allah yang kita sembah adalah Allah Pengharapan. Dia ingin setiap kita berharap di dalam Dia. Banyak yang mengatakan, "Saya telah dibohongi berkali-kali. Janji tidak dapat ditepati. Mengapa saya harus berharap? Mengapa saya harus percaya?" Allah bukan manusia dan tidak berbohong, Dia menepati janji-Nya.

“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” Bilangan 23:19

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta.” Titus 1:2

Kita sebagai orang percaya harus terus menempatkan harapan kita kepada Tuhan, Bapa kita, terlepas dari keadaan yang kita lihat di sekitar kita. Hal ini tidak selalu mudah, tetapi kita harus mengatur pikiran dan hati kita pada-Nya. Jika Anda percaya pada waktu-Nya dan bahwa Allah mengasihi Anda, serta memegang janji-Nya, Dia akan memulihkan harapan Anda.

Bagaimana dengan mereka yang hidup di dunia dan tidak tahu kebenaran ini? Mereka tidak mengerti bahwa Allah mengasihi mereka, bahwa Dia adalah Harapan dan bahwa Ia menepati janji-janji-Nya. Kita, sebagai orang percaya yang mengetahui kebenaran ini memiliki tanggung jawab untuk memberitahu orang-orang yang putus asa, bahwa "Harapan itu ada." Kita harus mau di kali ini untuk berdiri dan mengatakan, "Harapan itu ada dan harapan tersebut ada dalam Yesus Kristus."

Harapan ini bukan hanya untuk orang-orang yang manis (baik) dan ketika kita semua masuk surga; tetapi juga untuk orang-orang yang jahat yang sekarang ada di dunia ini. Tuhan adalah Harapan dan Dia bersedia memberikan diri-Nya kepada Anda jika Anda bersedia untuk menerima-Nya. Richard Splanger.

Hanya Pengharapan di dalam Tuhan lah yang Tidak Mengecewakan

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Leo Nababan: Di Indonesia Tidak Ada Kafir dan Minoritas!

Sumber : Istimewa

Salah satu politisi senior di Indonesia Leo Nababan menilai bahwa keutuhan di Indonesia akan terjaga apabila setiap masyarakatnya paham mengenai arti dan definisi dari demokrasi, yang diterapkan di negara ini. Untuk itulah dirinya mengatakan bahwa di negara tidak ada orang kafir ataupun minoritas.

“Di negara ini tidak ada kafir ataupun minoritas. Semuanya adalah satu, karena negara ini menganut paham demokrasi. Semuanya sama. Kalau ada penggolongan-penggolongan, berarti kita harus lihat lagi arti kata demokrasi. Negara ini hanya bisa maju jika para kaum mudanya punya karakter dan integritas yang bersih dan jujur,” kata Leo saat menjadi pembicara dalam Seminar Sumpah Pemuda di Graha Bethel, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Leo juga menjabarkan bahwa perjalanan hidupnya selalu berlandaskan pada tuntunan Tuhan. Dirinya mengatakan bahwa setiap panggilah hidup harus dijalankan dengan kejujuran dan ketulusan hati. Selain itu Leo mengajak setiap orang untuk mau mengaplikasikan Alkitab secara nyata dan bukan hanya teori saja.

“Generasi muda harus berani mengatakan ya untuk ya, dan tidak jika memang tidak. Konsisten dan berpegang pada kebenaran, seperti yang Alkitab ajarkan. Bahkan menjadi lebih dahulu cerdik sepert ular dan tulus seperti merpati,” tegasnya.

Hadir dalam seminar itu Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Ketua Umum BPH Sinode GBI), Johny N. Simanjuntak, SH (Ketua Komisi Hukum-HAM MPH PGI, mantan Komisioner Komnas-HAM), Pdt. Dr. Ferry Haurissa (Ketua FKKJ), Handoyo Budhisedjati (Ketum Vox Point Indonesia), akademisi, dan aktivis kepemudan, serta puluhan wartawan yang tergabung dalam Pewarna Indonesia.

sumber : jawaban.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Simpan Koleksi Alkitab Terkecil di Dunia


Kaca pembesar (sebelah kanan) diletakkan "mendampingi" Alkitab King James yang berada dalam keadaan terbuka, di salah satu sudut ruang pamer Museum Alkitab LAI. (Foto: Dok. satuharapan.com/Prasasta Widiadi)

Kaca pembesar atau kaca bundar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring atau KBBI Online, di kbbi.web.id, adalah alat yang digunakan manusia untuk melihat suatu benda yang berukuran kecil agar lebih jelas terlihat dan kelihatan besar. Alat ini sering disebut sebagai lensa yang fungsinya mirip dengan kacamata.

Mengapa kaca pembesar atau kaca bundar menarik untuk menjadi bahan perbincangan, karena alat tersebut merupakan alat yang digunakan pengunjung museum Lembaga Alkitab Indonesia yang hendak membaca Alkitab King James Version (KJV) atau Alkitab Raja James yang terdapat dalam sebuah vitrin. Alkitab tersebut harus ditemani kaca pembesar, karena menurut penjelasan di Museum Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Alkitab tersebut merupakan koleksi Museum LAI yang berukuran terkecil di dunia yang dicetak di Inggris Raya pada 1839.

Kaca pembesar itu diletakkan di sebelah kanan Alkitab King James, yang ditempatkan di atas wadah terbuat dari kayu berpenyangga.

Alkitab tersebut dipamerkan dalam keadaan terbuka di bagian tengah, sementara pembatas buku berwarna kemerahan dan biru yang mulai pudar, terletak di sebelah kanan dan kiri. Kertas Alkitab tersebut terlihat bersih dan terawat. Alkitab tersebut disebut terkecil di dunia karena berukuran hampir serupa dengan telepon genggam BlackBerry.

Ukuran mini itu pula yang tidak memungkinkan pengunjung dapat melihat halaman-halaman Alkitab, namun pengunjung dapat melihat dengan kaca pembesar bergagang panjang dan berdiameter seukuran cangkir teh.

King James Version seperti dijelaskan di situs resminya, kingjamesbibleonline.org adalah terjemahan yang dibuat penamaannya oleh Raja James I dari Inggris Raya yang bertanggung jawab atas penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris baru dalam terjemahan pada 1604.

Menurut keterangan di Museum Alkitab LAI, KJV dianggap salah satu terjemahan bahasa Inggris yang paling akurat. Pada tahun 1662 Alkitab ini mulai dibaca di berbagai gereja di Inggris. Pada tahun 1814, Alkitab ini menjadi bagian resmi di kalangan umat Kristen yang berbahasa Inggris.

Menurut keterangan di Museum Alkitab LAI, Alkitab ini adalah Alkitab berbahasa Inggris yang menggantikan Alkitab Jenewa yang telah dipakai selama hampir 400 tahun. Pada awal abad ke-17 Bishop Bible (Alkitab yang dibuat oleh Church of England) dan Great Bible (Alkitab yang dibuat pada masa pemerintahan Raja Henry VIII) digunakan oleh banyak gereja di Inggris, namun banyak umat Kristiani di negara tersebut lebih memilih membeli edisi Alkitab Jenewa yang dibuat dengan mesin cetak di Inggris dan Belanda.

Menurut keterangan di Museum Alkitab LAI, Raja James I menyeponsori revisi baru Alkitab tersebut yang dimulai pada tahun 1607, untuk menghentikan perbedaan pendapat yang serius mengenai versi-versi Alkitab. Raja James memberi mandat revisi Alkitab tersebut kepada 54 orang sarjana yang melakukan revisi penerjemahan.

Pada 1611 para penerjemah menyelesaikan pekerjaan dan tugas-tugas mereka dan Authorized Version atau King James Bible diterbitkan untuk pertama kalinya. Alkitab tersebut menjadi Alkitab nasional di Inggris Raya, dan berperan penting di kalangan umat Kristiani berbahasa Inggris sampai sekarang. 

Menurut Wikipedia, Alkitab ini pertama kali diterbitkan pada 1611, dan mempunyai dampak yang sangat mendalam bukan hanya terhadap kebanyakan terjemahan bahasa Inggris yang dibuat sesudahnya, tetapi juga terhadap pemakaian bahasa Inggris baku serta kesastraan Inggris pada umumnya.

sumber : satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Melihat Alat Tulis Zaman Dahulu di Museum LAI


Salah satu koleksi Museum Alkitab di Lembaga Alkitab Indonesia, alat tulis zmaan dahulu. (Foto: Prasasta Widiadi)


Kertas merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dilupakan, selain tinta, pena, atau elemen lain yang digunakan seorang penulis dalam menuliskan kata, kalimat hingga paragraf sehingga dapat disebut buku. 

Umat Kristen memiliki buku utama sebagai pegangan, yakni Alkitab. Sebuah Alkitab terdiri atas beberapa bagian penting, yakni kertas dan alat tulis. Jika hendak membicarakan alat tulis, Alkitab sebagai salah satu pegangan umat Kristiani seluruh dunia memiliki banyak penulis yang hidup di zaman orang belum mengenal kecanggihan teknologi seperti gadget dan komputer. Perlengkapan tulis-menulis yang digunakan zaman dahulu sangat sederhana.

Papirus atau tanaman yang digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas merupakan elemen penting yang menyusun sebuah Alkitab pada zaman dahulu. Kali ini kita mencoba melihat alat tulis yang digunakan untuk menyusun Alkitab yang menjadi koleksi Museum Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), yang terbuat dari kayu, namun kayu tersebut belum berbentuk seperti papirus. 

Di museum Alkitab LAI, terdapat replika alat tulis yang memiliki bentuk seperti canting. Jika membicarakan canting, maka kita akan mengingat banyak daerah di Indonesia yang memiliki koleksi batik dengan banyak motif berbeda, maka ada alat tulis yang digunakan untuk menggambar motif batik tersebut.

Alat tersebut memiliki fungsi hampir mirip dengan yang terdapat di Museum LAI, yakni alat untuk menulis. Alat tersebut menyerupai canting karena dari ujung pena terlihat runcing. Alat tulis tersebut berwarna cokelat menyerupai kayu, namun dengan bentuk yang pipih dan mendatar.

Dua alat tulis tersebut terletak di atas sebuah tempat tinta yang akan digunakan menulis. Dua kayu yang berfungsi sebagai alat tulis tersebut diletakkan dalam posisi menyilang satu sama lain. Di bagian ujung terdapat bagian yang runcing yang digunakan untuk menulis. Alat tulis itu memiliki panjang yang hampir sama dengan sendok dan garpu yang terdapat di masa sekarang dan digunakan untuk makan.

Tempat tinta tersebut tingginya hampir seukuran adaptor yang digunakan untuk komputer jinjing, sementara panjang tempat tinta tersebut tidak lebih dari wadah kipas tangan yang biasa digunakan untuk suvenir pernikahan. Tempat tinta tersebut terdapat tiga tempat yang digunakan untuk bahan dasar menulis yakni wadah tinta merah dan hitam yang berbentuk bulat, sementara itu satu bagian lain berbentuk segi empat. 

Alat tulis saja tidak akan berfungsi dengan maksimal untuk menyusun buku bila tidak ada kertas. Dari keterangan yang terdapat di Museum LAI terdapat penjelasan tentang papirus.

Tinta yang digunakan untuk menulis biasanya berbentuk batangan atau gumpalan yang keras lalu dibasahi dengan air dan digunakan memakai kuas. Pena digunakan untuk menulis. 

Papirus sejenis tanaman air yang dikenal sebagai bahan membuat kertas pada zaman kuno. Tanaman ini banyak tumbuh di tepi dan Lembah Sungai Nil seperti terdapat dalam Ayub 8:11.

Pada tahun 3500 SM bangsa Mesir Kuno memanfaatkan papirus untuk membuat kertas dari batang pohonnya dengan cara memotong-motong membujur. Pohon tersebut kemudian ditempelkan satu sama lain dan dipukul-pukul sampai tipis. 

Papirus adalah tumbuhan sejenis alang alang yang tinggi tangkainya mencapai 10-15 kaki. Masyarakat kuno menggunakannya untuk membuat anyaman seperti terdapat dalam Perjanjian Lama, yakni di Keluaran 2:3: “Sewaktu ia tidak dapat menyembunyikan dia lagi ia mengambil sebuah peti dari papirus untuknya dan melapisi itu dengan aspal dan minyak ter dan menaruh anak itu di dalamnya dan menaruh peti itu di antara batang-batang teberau di tepi Sungai Nil.” 

Menurut amazine.co, tanaman papirus merupakan tanaman yang tumbuh di sepanjang tepi sungai di perairan yang berarus tenang. Tanaman air ini menyerupai buluh dan memiliki daun yang tumbuh dari dasarnya. Batang papirus berbentuk segitiga, lurus, dan bisa tumbuh sampai sekitar 15 meter. Pada masa Mesir kuno, tanaman ini memiliki kegunaan beragam dari sebagai sumber makanan, obat-obatan dan parfum, untuk bahan baku pembuatan keranjang, mebel, bahkan perahu. Akar dan batang papirus bisa dimakan layaknya sayuran, sedangkan batangnya saja bisa digunakan untuk membangun rumah.

Dalam Touregypt.net dijelaskan kata “paper” dalam bahasa Inggris yang berarti kertas berasal dari bahasa Mesir Kuno papyrus. Saat orang Mesir Kuno hidup dalam masa peralihan dari zaman prasejarah hingga sejarah dengan mengembangkan bahasa tertulis, mereka membutuhkan medium selain batu untuk menulis.

Dalam Touregypt.net, orang Mesir Kuno menemukan bahwa cara lain yang digunakan untuk menulis yakni di papirus. Daun dari pohon tersebut ringan, kuat, tipis, tahan lama dan mudah dibawa, dan selama ribuan tahun, tidak ada yang lebih baik untuk tujuan penulisan. Awal papirus didokumentasikan berasal dari tahun pertama Dinasti Mesir. Tetapi banyak orang yang percaya papirus telah digunakan pada tahun 4.000 Sebelum Masehi.

Dalam Touregypt.net, papirus digunakan terus sampai sekitar abad ke-11, karena selain dimanfaatkan untuk menulis, papirus juga digunakan untuk kasur di tempat tidur, untuk kursi bangunan, meja, dan perabotan lain, serta untuk tikar, keranjang, kotak, sandal, peralatan, tali dan perahu. Selanjutnya, akar papirus adalah sumber makanan, obat-obatan, dan parfum.

sumber : satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

1.180 Gereja Bantu Pindahkan Pengungsi Suriah


Ilustrasi: Anak-anak pengungsi Suriah. (Foto: newswire.com)

World Relief menyebutkan bahwa jumlah pengungsi yang telah menetap di Amerika Serikat meningkat dua kali lipat. Dalam 12 bulan, lembaga ini telah menangani perpindahan 9.759 pengungsi ke Amerika Serikat. Jumlah ini terbesar sejak 1999.

“Tugas yang diberikan kepada kami pada awalnya sebenarnya cukup berat, namun para staf dan sukarelawan telah bekerja keras untuk mewujukannya,” ujar Scott Arbeiter, presiden World Relief.

Hambatan datang bersamaan dengan pelarangan masuknya pengungsi Suriah oleh Negara Bagian Indiana dan Texas. Alasan penolakan itu adalah ketakutan bahwa ada teroris yang menyusup melalui pengungsi. Hal itu diungkapkan calon wakil presiden dari Partai Republik, Mike Pence, sebagai Skenario Mimpi Buruk. Richard Posner, Hakim di Seventh Circuit Court di Appeals, menyatakan tidak ada teori yang mendasari keyakinan itu. Empat hari kemudian, Jaksa Agung Negara Bagian Texas membatalkan keputusan negara bagian yang telah melarang masuknya pengungsi Suriah ke Texas.

Melalui 26 cabang dan jaringan gereja lokalnya, World Relief telah memindahkan 1.400 pengungsi pada bulan September. Lembaga ini mendukung rencana pemerintah untuk menambah jumlah pengungsi yang dapat dipindahkan menjadi 30 persen lebih banyak tahun depan.

“Kami sudah mempersiapkan pertemuan-pertemuan untuk memperjuangkan penambahan pengungsi yang dapat dipindahkan dengan menyediakan pendampingan bagi kaum pengungsi,” ujar Arbeiter. Kebijakan Administrasi Presiden Obama memberikan peluang kepada 110.000 pengungsi termasuk 13.000 pengungsi Suriah, yang disebar ke 50 negara bagian.

World Relief adalah satu dari sembilan lembaga resmi untuk perpindahan pengungsi. Lembaga ini bekerja sama dengan 1.180 gereja untuk mendampingi pengungsi.

“Kami berharap bahwa kongres dan negara bagian mendukung hal ini, meskipun kami melihat justru sebaliknya terjadi,” ujar Jenny Yang, presiden World Relief untuk advokasi dan politik.

Banyak pihak yang menolak pengungsi karena khawatir teroris akan memanfaatkan para pengungsi. Sumber dari Institusi Libertarian Cato menyatakan peluang diserangnya warga Amerika oleh teroris itu 1 banding 364 juta tiap tahunnya. Penolakan juga terjadi karena kekhawatiran bahwa pengungsi akan membawa penyakit, seperti TBC dan HIV.

Pelayanan Gereja Dunia (CWS) terpanggil untuk menambah jumlah pengungsi yang dapat ditampung. “Kalau ada yang menargetkan jumlah pengungsi 200.000 tahun depan, mereka sedang menyangkali komitmen pemerintah yang menambah jumlah pengungsi yang ditampung menjadi dua kali lipat, “ ujar sumber CWS. CWS sendiri mewakili 37 organisasi Kristen.

Pengungsi Muslim yang ditampung jumlahnya sudah mencapai 38.900 pada 2016, lebih banyak dari tahun lalu yang mencapai 35.500 pengungsi.

“Selama 15 tahun, Amerika Serikat telah menampung 399.667 pengungsi Kristen dan 279.339 pengungsi Muslim. Itu berarti dari total jumlah pengungsi yang telah diterima di Amerika Serikat 46 persen adalah pengunsi Kristen dan 32 persen Muslim. (christianitytoday.com/spw)
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

PGI: Berharap Calon Kepala Daerah Perjuangkan Kepentingan Rakyat


Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berfoto bersama dengan menunjukan nomor urut pasangan untuk maju dalam Pilkada yang akan digelar pada tahun 2017 mendatang. (Foto: Dok. satuharapan.com /Dedy Istanto)

Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Henriette Hutabarat-Lebang meminta calon pemimpin atau kepala daerah yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada 2017 berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Kami mengharapkan komitmen saudara (calon pemimpin kepala daerah) memperjuangkan kepentingan rakyat terutama mereka yang miskin, yang mengalami diskriminasi dan termarjinalkan. Hendaklah saudara bersikap jujur, menjauhkan diri ari suap maupun dari penggunaan dan-dana pemerintah untuk kepentingan kampanye,” demikian salah satu butir Pesan Pastoral Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia berkaitan dengan Pilkada Serentak, yang disampaikan Ketua Umum PGI, Henriette Hutabarat Lebang, hari Senin (1/11), di Grha Oikoumene, Jl. Salemba Raya, Jakarta.

( Baca Juga : PGI : Jangan Gunakan Gereja Ajang Kampanye )

Dalam Pesan Pastoral tersebut, PGI menginginkan lewat pilkada kualitas kenegarawanan seorang calon pemimpin kepala daerah akan terlihat dalam bertindak dan berkampanye.

“Oleh karena itu, jangan menghalalkan cara-cara yang melanggar hukum atau memanipulasi isu gender, SARA yang bersifat sektarian dan primordial sempit demi kekuasaan,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

Dalam Pesan Pastoral tersebut, PGI mengimbau kepada partai politik agar membangun struktur dan kultur demokrasi Indonesia. “Partai politik harus mampu menyiapkan kader-kader bangsa yang bukan memperjuangkan kepentingan partai politik atau kepentingan primordial etnik atau agama,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

Kemudian, PGI juga mengimbau partai politik berfungsi mempersiapkan kader bangsa yang memiliki integritas, kapasitas, kejujuran dan berkomitmen kepada tegaknya konstitusi. “Oleh karena itu partai politik jangan terjebak kepada pragmatisme sesaat yang memperjuangkan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, termasuk politik uang dan politisasi SARA,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

PGI mengimbau Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilihan Umum, dan Panitia Pengawas agar melaksanakan mandat secara profesional dan bertanggung jawab, jujur, adil, transparan dan tidak memihak. “Masa depan demokrasi kita bergantung kepada integritas dan kejujuran saudara,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

( Baca Juga : PGI Himbau Jemaat Gereja Ikut Aktif Berpartisipasi Pilkada 2017 )

Sedangkan kepada aparat keamanan, PGI meminta agar melakukan tugas dan tanggung jawab dengan tulus, baik dan profesional sehingga Pilkada dapat berjalan dalam suasana yang kondusif, aman, dan tentram bagi seluruh warga dalam menggunakan hak pilihnya.

sumber : satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

PGI Imbau Jemaat Gereja Berpartisipasi Aktif di Pilkada 2017


Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Ketum PGI) Henriette Hutabarat-Lebang (kiri) dan Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Henrek Lokra dalam Konferensi Pers “Pesan Pastoral PGI terkait Pilkada 2017”, hari Selasa (1/11) di Grha Oikoumene, Jl. Salemba Raya No. 10, Jakarta. (Foto: Prasasta Widiadi)

Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Ketum PGI) Henriette Hutabarat-Lebang menjelaskan PGI menerbitkan pesan pastoral tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 dengan maksud mengajak jemaat untuk berpartisipasi di ajang ini dengan aktif, positif, dan realistis.

“Kami dari PGI telah menyiapkan pesan pastoral PGI untuk Pilkada serentak 2017, semua ini kami lakukan dalam rangka mengimbau dan memberi ajakan semua warga gereja untuk berpartisipasi secara positif, aktif, dan realistis di Pilkada 2017,” kata Henriette Hutabarat-Lebang dalam Konferensi Pers “Pesan Pastoral PGI terkait Pilkada 2017”, hari Selasa (1/11) di Grha Oikoumene, Jl. Salemba Raya No. 10, Jakarta.
Henriette Hutabarat Lebang mengemukakan Pesan Pastoral diterbitkan agar Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan di lebih dari 100 daerah provinsi dan kabupaten di Indonesia dapat menjadi pesta demokrasi bangsa indonesia. Selain itu, menurut dia, Pesan Pastoral dapat berfungsi sebagai petunjuk moral ini agar warga gereja dapat menggunakan hak pilih secara benar, dan menggunakan nilai-nilai etik untuk mendekatkan kebenaran, menegakkan keadilan dan tanggung jawab sebagai bagian dari warga negara Indonesia. 

Lewat Pesan Pastoral, PGI mengajak warga gereja untuk kritis terhadap politik. “Pesan pastoral ini dikirmkan kepada semua gereja-gereja di bawah naungan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Henrek Lokra menjelaskan Pesan Pastoral ditujukan untuk seluruh Pilkada yang akan diselenggarakan secara serentak tahun depan. “Pesan ini ditujukan kepada pilkada di seluruh Indonesia, jadi tidak hanya Pilkada DKI Jakarta saja,” kata Henrek Lokra.

Dia mengatakan dengan mengacu kepada banyak pemberitaan media massa saat ini, terutama media nasional yang lebih banyak membahas Pilkada di DKI Jakarta saja, dan seolah melupakan banyak Pilkada di tempat lain di Indonesia.

sumber : satuharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

HIMBAUAN PGI : Jangan Digunakan Gereja Sebagai Ajang Kampanye Pilkada


Ketua Umum PGI, Henriette Hutabarat-Lebang (kiri) dan Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Henrek Lokra, saat konferensi pers penyampaian Pesan Pastoral PGI, hari Senin (1/11) di Grha Oikoumene, Jl. Salemba Raya, Jakarta.(Foto: Prasasta Widiadi)

Ketua Umum PGI Henriette Hutabarat-Lebang mengimbau gereja atau rumah ibadah harus steril dari ajang kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 2017.

“Hindari penggunaan gedung gereja atau rumah ibadah sebagai ajang kampanye atau menggunakan mimbar gereja untuk menggalang dukungan bagi para calon,” demikian salah satu butir Pesan Pastoral Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) berkaitan dengan Pilkada Serentak, yang disampaikan Ketua Umum PGI, Henriette Hutabarat-Lebang, hari Senin (1/11) di Grha Oikoumene, Jl. Salemba Raya, Jakarta.


Poin penting Pesan Pastoral lainnya yakni gereja tidak boleh terjebak dalam dosa yakni menghalalkan segala cara demi nafsu kekuasaan, termasuk terjebak dalam pendekatan sektarian atas nama agama, suku dan ras, yang dapat memecah Indonesia.

“Dosa dapat berwujud ketidakjujuran, diskriminasi, nafsu pada kekuasaan, manipulasi suara, politik uang, pola-pola kampanye yang menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sehingga berpotensi memecah belah persaudaraan bangsa Indonesia, dalam iman dan kesetiaan kita pada Yesus Kristus, kita harus menolak dosa itu dengan tegas,” kata dia.

Henriette Hutabarat-Lebang mengatakan Pesan Pastoral PGI tentang Pilkada Serentak 2017 yang berjudul “Kebenaran Meninggikan Derajat Bangsa” dilandasi dari Firman Tuhan yang bersumber dari Amsal 14:34 yang berbunyi : ”Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.”

Dia mengatakan Firman Tuhan tersebut mengajak manusia untuk dengan tegas menolak kuasa dosa yang hendak menodai bangsa.

Dalam Pesan Pastoral tersebut, PGI menginginkan gereja terpanggil untuk berpartisipasi dan bekerja sama dengan siapa saja dalam mengawasi jalannya pilkada, dan setelah pilkada. “Artinya gereja berkewajiban mengingatkan umat untuk mengawasi berbagai kebijakan politk pemimpin yang terpilih agar berjalan sesuai dengan konstitusi demi keadilan, kesejahteraan dan perdamaian bangsa,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

Dia mengatakan poin penting Pesan Pastoral PGI lainnya yakni lewat Pilkada, gereja memiliki tanggung jawab melakukan pendidikan politik kepada warga gereja agar mampu menggunakan hak pilih secara rasional dan bertanggungjawab demi kebaikan bersama, serta bersikap kritis dan berani menolak politik uang, sebagai perwujudan iman Kristiani dalam berbangsa.

Selain itu, lewat Pilkada, warga gereja diharapkan memilih calon pemimpin yang memiliki integritas, kejujuran, keberanian dan komitmen melawan segala bentuk korupsi dan manipulasi, komitmen pada konstitusi dan keanakearagaman bangsa, kemauan bekerja keras untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh warga negara, serta komitmen untuk menopang pembangunan yang berwawasan lingkungan.

“Kepada seluruh warga gereja, tolaklah peimpin yang memanipulasi isu-isu SARA, diskriminasi berbasis gender dan kampanye gelap yang menyudutkan pasangan calon tertentu,” demikian keterangan di Pesan Pastoral PGI.

sumber : suaraharapan.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Di Indonesia Ribut Soal Almaidah 51,Di Negara Muslim Lebanon Tokoh Kristen Ini Terpilih Jadi Presiden



Panglima Angkatan Darat Michel Aoun menjadi presiden ke-13 di negara Lebanon

Anggota Parlemen Lebanon, Senin (31/10/2016), memilih dan melantik mantan Panglima Angkatan Darat Michel Aoun menjadi presiden ke-13 negara itu. Pelantikan Aoun mengakhiri kekosongan politik 2,5 tahun. Aoun adalah memimpin Gerakan Patriotik Bebas (FPM), blok Kristen terbesar di Parlemen Lebanon.

Kantor berita Agence France-Presse melaporkan, Aoun berjanji untuk melindungi negara dari dampak perang saudara di Suriah, yang telah memicu gelombang pengungsian ratusan ribu orang ke Lebanon.

Pria berusia 81 tahun itu terpilih sebagai presiden dalam sidang parlemen Lebanon yang berlangsung alot, hingga empat putaran pada hari yang sama.

Lebanon berjalan tanpa dipimpin seorang presiden sejak Mei 2014, yaitu ketika mantan Presiden Michel Suleiman mengakhiri jabatan enam tahunnya.

Sepeninggal Suleiman, parlemen telah selama 45 kali mencoba menggelar sidang untuk memilih pengganti presiden namun tidak pernah mencapai kuorum.

Ratusan ribu pendukung Aoun membanjiri jalanan di seluruh negeri. Mereka melambaikan bendera oranye partainya, Partai Kristen Maronit.

"Lebanon masih memiliki ladang ranjau, tetapi telah terhindar dari perang yang dapat membakar seluruh wilayah," kata Aoun setelah mengambil sumpah presiden.

Sidang parlemen pada Senin dipimpin Ketua DPR Nabih Berri dan dihadiri oleh 127 anggota dari 128 kursi yang disediakan untuk putaran pemilihan ke-46.

Setelah pemilihan, Berri menyatakan Aoun sebagai presiden ke-13 Republik Lebanon dan meminta agar presiden terpilih itu diambil sumpahnya.

Sekutu Hezbollah

Aoun memiliki hubungan dengan partai Hezbollah yang didukung oleh Iran. Pasukan partai tersebut saat ini ikut berperang di Suriah bersama pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Pasukan partai tersebut saat ini ikut berperang di Suriah bersama pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Aoun diperkirakan akan menominasikan Saad Hariri sebagai perdana menteri. Aoun mengatakan, tetap menjadi prioritas untuk mencegah percikan perang Suriah mencapai Lebanon.

Di tengah kurang harmonisnya kondisi politik, demikian Xinhua seperti dikutip Antara, proses pembentukan pemerintahan kemungkinan akan berjalan lama dan sulit.

Aoun lahir di desa Haret Hreik, Lebanon, pada 1935. Ia ditunjuk sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon pada 1984 dan menjadi pejabat termuda yang menduduki posisi tersebut.

Pada 1988, masa jabatan Presiden Amin Gemayel hampir berakhir dan faksi-faksi di Lebanon gagal menyepakati kandidat untuk menggantikan Gemayel.

Pada 23 September 1988, ketika masa kepemimpinan Gemayel berakhir, Aoun diangkat sebagai Perdana Menteri Lebanon.

Pada saat yang sama, perdana menteri sementara di pada pemerintahan Gemayel, Salim al Hoss, juga terus menjabat sebagai perdana menteri sementara.

Sebagai akibatnya, Lebanon terpecah antara pemerintahan yang didukung Suriah di Beirut barat dan pemerintahan pimpinan Aoun di Beirut timur.

sumber : kompas.com
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net